Rabu, 17 Oktober 2018 | 11.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PPP tolak Daniel dampingi Ridwan Kamil

PPP tolak Daniel dampingi Ridwan Kamil

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 10 November 2017 - 11:37 WIB

IMG-27791

Wakil Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi. Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Wakil Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menolak keinginan Partai Golkar yang menyodorkan nama Daniel Muttaqien untuk mendampingi Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat 2018.

“Masih tetap kita mengusung Uu Ruzhanul Ulum. Persoalan Golkar mengusung nama lain, itu haknya Golkar. Cuma kami mengingatkan bahwa tanpa Golkar pun, koalisi ini sudah cukup tiket untuk RK. Tapi kalau dengan Golkar, Alhamdulillah berarti dapat tambahan mesin politik,” kata Baidowi saat dihubungi di Jakarta, (10/11).

Soal wakil, kata Baidowi, partai pendukung Ridwan Kamil kembali ke kesepakatan informal awal bahwa wakil itu dianalisis melalui hasil survei.

“Kita serahkan ke RK salah satu acuannya hasil survei. PPP menghormati kesepakatan itu maka menyodorkan nama Uu itu juga berdasarkan hasil survei yang cukup bagus. Beberapa lembaga survei. Bahkan dibandingkan dengan Daniel, Pak Uu masih di atasnya,” katanya.

Dari hasil survei sementara, Anggota Komisi II ini mengklaim nama bupati Tasik Malaya Uu masih di atas Daniel.

“Enggak banyak sih. Selisih satu persenan. Daniel 0, sekian, Uu 1 sekian (persen-red). Baru muncul. Nanti kalau disurvei lagi, beda lagi,” katanya.

Ia juga menilai Uu sudah jauh-jauh hari sudah melakukan pendekatan kepada masyarakat Jawa Barat.

“Pak Uu sudah lakukan sosialisasi dan komunikasi ke bawah terkait pencalonan dirinya,” ucap Baidowi.

Menurutnya, untuk pendamping Ridwan Kamil di Jawa Barat harus memperhatikan koalisi nasionalisme Islam.

“Jadi kalau Pak Daniel dengan RK, sama-sama nasionalis. Sementara kalau pak Uu merepresentasikan kalangan santri, Islam. Jadi kalau RK sama Uu, ya pas. Itu komposisi yang pas,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...
Hukum - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Meikarta, mengejar mimpi beralas upeti

OPERASI tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi, berbuntut pada penetapan tersangka ...