Tuesday, 17 July 2018 | 18.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PPP tolak Daniel dampingi Ridwan Kamil

PPP tolak Daniel dampingi Ridwan Kamil

Reporter : Bayu Putra | Friday, 10 November 2017 - 11:37 WIB

IMG-27791

Wakil Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi. Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Wakil Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menolak keinginan Partai Golkar yang menyodorkan nama Daniel Muttaqien untuk mendampingi Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat 2018.

“Masih tetap kita mengusung Uu Ruzhanul Ulum. Persoalan Golkar mengusung nama lain, itu haknya Golkar. Cuma kami mengingatkan bahwa tanpa Golkar pun, koalisi ini sudah cukup tiket untuk RK. Tapi kalau dengan Golkar, Alhamdulillah berarti dapat tambahan mesin politik,” kata Baidowi saat dihubungi di Jakarta, (10/11).

Soal wakil, kata Baidowi, partai pendukung Ridwan Kamil kembali ke kesepakatan informal awal bahwa wakil itu dianalisis melalui hasil survei.

“Kita serahkan ke RK salah satu acuannya hasil survei. PPP menghormati kesepakatan itu maka menyodorkan nama Uu itu juga berdasarkan hasil survei yang cukup bagus. Beberapa lembaga survei. Bahkan dibandingkan dengan Daniel, Pak Uu masih di atasnya,” katanya.

Dari hasil survei sementara, Anggota Komisi II ini mengklaim nama bupati Tasik Malaya Uu masih di atas Daniel.

“Enggak banyak sih. Selisih satu persenan. Daniel 0, sekian, Uu 1 sekian (persen-red). Baru muncul. Nanti kalau disurvei lagi, beda lagi,” katanya.

Ia juga menilai Uu sudah jauh-jauh hari sudah melakukan pendekatan kepada masyarakat Jawa Barat.

“Pak Uu sudah lakukan sosialisasi dan komunikasi ke bawah terkait pencalonan dirinya,” ucap Baidowi.

Menurutnya, untuk pendamping Ridwan Kamil di Jawa Barat harus memperhatikan koalisi nasionalisme Islam.

“Jadi kalau Pak Daniel dengan RK, sama-sama nasionalis. Sementara kalau pak Uu merepresentasikan kalangan santri, Islam. Jadi kalau RK sama Uu, ya pas. Itu komposisi yang pas,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...