Rabu, 17 Januari 2018 | 17.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ribut, napi terorisme rusak fasilitas rutan

Ribut, napi terorisme rusak fasilitas rutan

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 10 November 2017 - 22:42 WIB

IMG-27806

Belasan napi teroris mengamuk di rutan cabang Salemba Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. Istimewa

Depok, kini.co.id – Sebuah keributan pecah di rutan terorisme Mako Korbrimob Depok cabang rutan Salemba, Jumat (10/11) sore.

Keributan yang dilakukan oleh tahanan teroris itu mengakibatkan rusaknya fasilitas rutan.

“Pintu sel tahanan dijebol, pintu pagar lorong blok, kaca jendela di blok C dan blok B,” ujar Kabagpenum Divisi Humas Polri, Komisaris Martinus Sitompul.

Kerusuhan terjadi sekira pukul 15.00 WIB. Saat itu, usai sholat Jumat tahanan dimasukkan ke sel masing-masing.

Setelah masuk sel, piket Densus melepas kunci yang ada di kamar A.5 dan C 5 karena ada selotan kunci dari dalam. Ini dilakukan demi keamanan dan memudahkan putugas piket membuka pintu sel.

Piket Densus juga melakukan penggeledahan. Di kamar itu ditemukan empat HP.

“Sambil melaksanakan giat tersebut piket Densus melaksanakan penggeledahan di kamar tersebut dan ditemukan empat HP milik Juhanda, Saulihun, Kairul Anam, dan Jumali,” lanjutnya.

Salah satu tahanan ada yang tidak terima dan memancing-mancing petugas dengan ucapan macam macam dimana kemudian anggota ada yang terpancing ucapan mereka.

“Ada tahanan yang bertakbir keras-keras sehingga memancing tahanan blok sebelahnya. Anggota piket dari Sat III Pelopor lalu melakukan tindakan dengan tembakan ke atas,” sambungnya.

Tujuannya memberikan tanda pada petugas lain telah terjadi kekacauan dan untuk memberi peringatan kepada para narapidana.

“Saat suasana sudah reda oleh piket Densus, anggota siaga di piketan sambil menunggu perkembangan, namun para tahanan tetap masih ada yg bertakbir sehingga memicu yang lain,” ungkapnya.

Ia membatah keributan terjadi karena ada pelemparan Al Quran oleh petugas jaga.

“Yang benar petugas memeriksa buku-buku dan benda dalam sel,” ucapnya.

“Suasana rutahn sudah kondusif, penghuni sudah tenang.” tegasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...
Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna
Nasional - Rabu, 17 Januari 2018 - 13:57 WIB

Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna

Marsekal Madya Yuyu Sutisna resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto yang kini menjabat ...