Rabu, 17 Oktober 2018 | 11.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ribut, napi terorisme rusak fasilitas rutan

Ribut, napi terorisme rusak fasilitas rutan

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 10 November 2017 - 22:42 WIB

IMG-27806

Belasan napi teroris mengamuk di rutan cabang Salemba Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. Istimewa

Depok, kini.co.id – Sebuah keributan pecah di rutan terorisme Mako Korbrimob Depok cabang rutan Salemba, Jumat (10/11) sore.

Keributan yang dilakukan oleh tahanan teroris itu mengakibatkan rusaknya fasilitas rutan.

“Pintu sel tahanan dijebol, pintu pagar lorong blok, kaca jendela di blok C dan blok B,” ujar Kabagpenum Divisi Humas Polri, Komisaris Martinus Sitompul.

Kerusuhan terjadi sekira pukul 15.00 WIB. Saat itu, usai sholat Jumat tahanan dimasukkan ke sel masing-masing.

Setelah masuk sel, piket Densus melepas kunci yang ada di kamar A.5 dan C 5 karena ada selotan kunci dari dalam. Ini dilakukan demi keamanan dan memudahkan putugas piket membuka pintu sel.

Piket Densus juga melakukan penggeledahan. Di kamar itu ditemukan empat HP.

“Sambil melaksanakan giat tersebut piket Densus melaksanakan penggeledahan di kamar tersebut dan ditemukan empat HP milik Juhanda, Saulihun, Kairul Anam, dan Jumali,” lanjutnya.

Salah satu tahanan ada yang tidak terima dan memancing-mancing petugas dengan ucapan macam macam dimana kemudian anggota ada yang terpancing ucapan mereka.

“Ada tahanan yang bertakbir keras-keras sehingga memancing tahanan blok sebelahnya. Anggota piket dari Sat III Pelopor lalu melakukan tindakan dengan tembakan ke atas,” sambungnya.

Tujuannya memberikan tanda pada petugas lain telah terjadi kekacauan dan untuk memberi peringatan kepada para narapidana.

“Saat suasana sudah reda oleh piket Densus, anggota siaga di piketan sambil menunggu perkembangan, namun para tahanan tetap masih ada yg bertakbir sehingga memicu yang lain,” ungkapnya.

Ia membatah keributan terjadi karena ada pelemparan Al Quran oleh petugas jaga.

“Yang benar petugas memeriksa buku-buku dan benda dalam sel,” ucapnya.

“Suasana rutahn sudah kondusif, penghuni sudah tenang.” tegasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...
Hukum - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Meikarta, mengejar mimpi beralas upeti

OPERASI tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi, berbuntut pada penetapan tersangka ...