Rabu, 17 Oktober 2018 | 11.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Fenomena Paradise Papers, Menkeu Diminta Tangani Serius

Fenomena Paradise Papers, Menkeu Diminta Tangani Serius

Reporter : Bayu Putra | Sabtu, 11 November 2017 - 12:59 WIB

IMG-27817

Paradise papers. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Dunia dihebohkan dengan beredarnya orang-orang kaya yang dinilai melakukan penghindaran pajak, kali ini bertajuk Paradise Papers.

Berdasarkan data yang dipublikasi oleh International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ) terdapat nama-nama pengusaha asal Indonesia yang masuk dalam paradise papers.

Atas dasar itu, pemerintah diminta untuk secepatnya dengan serius menelusuri dan menyelidiki data tersebut. Sehingga, dapat diketahui motif dari kasus ini.

Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Pratikno mengatakan, siapapun yang menempatkan dananya yang cukup besar di luar negeri dengan trik canggih, karena mempunyai agenda penting. Maka, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk segera mendapatkan hasil dari penulusuran atas temuan paradise papers.

“Sri Mulyani perlu meneliti ini, apalagi sudah berjanji untuk menelusurinya. Jadi, kita tunggu saja bagaimana hasil dari penelusuran Sri Mulyani itu terhadap paradise papers,” katanya dalam acara talkshow Polemik SINDO Trijaya di Warung Daun Cikini, Jakarta, (11/11).

Dia meyakini setelah dilakukan penelusuran lebih dalam, maka akan ditemukan nama-nama pengusaha lain selain dari yang beredar saat ini. “Mungkin nama yang dimunculkan yang seksi-seksi lebih dulu,” imbuhnya.

Menurutnya, potensi kerugian yang dialami negara sangat besar. Hal ini berkaca pada kejadian sebelumnya saat muncul panama papers, di mana ketika UU Tax Amnest disahkan dan dijalankan, dana yang diperoleh dari deklarasi harta luar negeri mencapai Rp1.031 triliun dan dana repatriasi tembus Rp147 triliun.

“Jadi, banyak misterius dari kehidupan orang-orang kaya di Indonesia. Memang mengurusi orang kaya ini repot tapi cukup menghasilkan,” imbuh Hendrawan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...
Hukum - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Meikarta, mengejar mimpi beralas upeti

OPERASI tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi, berbuntut pada penetapan tersangka ...