Sabtu, 18 November 2017 | 07.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Jenazah koruptor tak perlu dishalatkan

Jenazah koruptor tak perlu dishalatkan

Reporter : Zainal Bakri | Sabtu, 11 November 2017 - 13:41 WIB

IMG-27819

Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo (kiri), Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahniel Simanjuntak dan Ketua KPK Agus Rahardjo (Ant)

Jakarta, kini.co.id – Jenazah pelaku koruptor muslim sebaiknya tak perlu dishalatkan hal ini merujuk sebuah peristiwa Rasullah SAW yang enggan menyolatkan jenazah soerang sahabat, karena saat perang Khaibar sahabat tersebut mengambil ghonima atau harta rampasan perang.

Demikian pandangan tersebut dikemukakan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Dua tahun lalu di Muktamar Muhammadiyah, saya menyampaikan, bahwa ‘Jenazah koruptor enggak perlu dishalatkan’. Karena dalam hadits, Rasulullah pernah menolak menyalatkan jenazah sahabat, saat itu, pas perang, karena sebelumnya ia mengambil barang-barang rampasan perang,” ujarnya di Jakarta, Jumat (10/11).

Peristiwa tersebut, kata Dahnil, menunjukkan bahwa agama berperan penting dalam memberantas korupsi sesuai konsep tauhid.

“Tidak sah ibadah seorang muslim, kalau dia makan uang hasil korupsi,” tegasnya mengutip salah satu bunyi hadis.

Sayangnya, ungkap dosen Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten ini, banyak masyarakat yang lebih sensitif pada hal-hal simbolis, dibanding substansial.

“Contohnya, enggak ada da’i atau ustadz yang berani ceramah tentang korupsi. Apalagi, di masjid-masjid pemerintah,” kritiknya.

Padahal, sangat jelas, melawan korupsi merupakan ibadah yang substansi.

Oleh karenanya, Dahnil mendorong generasi milenial, agar memegang teguh prinsipnya. Salah satunya, menjadikan antikorupsi sebagai gaya hidup. “Bagi anak muda, harusnya antikorupsi jadi lifestyle (gaya hidup). Enggak korupsi itu keren. Idealis itu keren,” jelasnya.

Dahnil juga berpandangan bahwa jihad terbesar saat ini adalah melawan nafsu. Dan kemerdekaan yang diperjuangkan para pahlawan merupakan jihad kecil.

“Jadi, perang saat itu, masih jihad kecil. Jihad besarnya, bagaimana mengisi kemerdekaan ini. Salah satunya, melawan korupsi,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:59 WIB

Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara

Presiden Jokowi mengaku berbahagia hadir di tengah anggota KAHMI yang terkenal dengan orang-orang yang memiliki kehandalan di segala bidang."KAHMI ...
Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:06 WIB

Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen

Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof Mahfud MD menegaskan sikap politik organisasinya yang independen dan netral kepada ...
Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov
Hukum - Jumat, 17 November 2017 - 19:59 WIB

Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov

Indonesia Police Watch (IPW) menilai kasus kecelakaan tunggal yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto menjadi blessing in disguise (berkah tersembunyi) bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Pasalnya, PK ...
14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 19:39 WIB

14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan hasil penelitian administrasi terhadap dokumen 14 partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019.Adapun, 14 ...
Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing
Ekonomi - Jumat, 17 November 2017 - 17:10 WIB

Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengimbau masyarakat menggunakan transaksi di dalam negeri menggunakan Rupiah bukan valuta asing.Hal ini mengingat ...
Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch
Peristiwa - Jumat, 17 November 2017 - 15:46 WIB

Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch

Pihak Metro TV memberikan klarifikasinya terkait status Hilman Mattauch yang menyupiri Setya Novanto menggunakan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO ...