Sabtu, 18 November 2017 | 07.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>JK: Jaga Masjid dari Kelompok Radikal

JK: Jaga Masjid dari Kelompok Radikal

Reporter : Fauzan | Sabtu, 11 November 2017 - 15:06 WIB

IMG-27820

Jusuf Kala (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pemerintah dan sejumlah elemen masyarakat sedang gencar memerangi radikalisme agat tak subur di Tanah Air.

Salahsatunya dengan menjaga masjid, agar tetap kondusif dan tidak menjadi sarang radikalisme.

“Dengan menjaga moderasi, menjaga jalan tengah, maka akan baik. Kita harus menjaga jangan tiba-tiba masjid itu menjadi radikal, menjadi provokatif,” ujar Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Muhammad Jusuf Kalla (JK) ketika membuka kegiatan Muktamar VII di Asrama Pondok Gede, Jakarta Timur pada Sabtu (11/11).

Ia menyebut penceramah boleh menyampaikan kritik, namun tidak boleh sambil memprovokasi umat.

Ia menyebut di Indonesia ada ribuan masjid yang jaraknya juga berdekatan. Sehingga berpotensi besar untuk menyebarkan Islam yang moderat. Dan tugas setiap umat adalah menjaga masjid agar tidak dikuasai kelompok radikal.

“Jangan datang-datang, dia balikkan itu masjid menjadi radikal dan sebagainya, tentu ini tidak bagus. Inilah tugas kita semua, dan Menteri Agama,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:59 WIB

Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara

Presiden Jokowi mengaku berbahagia hadir di tengah anggota KAHMI yang terkenal dengan orang-orang yang memiliki kehandalan di segala bidang."KAHMI ...
Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:06 WIB

Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen

Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof Mahfud MD menegaskan sikap politik organisasinya yang independen dan netral kepada ...
Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov
Hukum - Jumat, 17 November 2017 - 19:59 WIB

Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov

Indonesia Police Watch (IPW) menilai kasus kecelakaan tunggal yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto menjadi blessing in disguise (berkah tersembunyi) bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Pasalnya, PK ...
14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 19:39 WIB

14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan hasil penelitian administrasi terhadap dokumen 14 partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019.Adapun, 14 ...
Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing
Ekonomi - Jumat, 17 November 2017 - 17:10 WIB

Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengimbau masyarakat menggunakan transaksi di dalam negeri menggunakan Rupiah bukan valuta asing.Hal ini mengingat ...
Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch
Peristiwa - Jumat, 17 November 2017 - 15:46 WIB

Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch

Pihak Metro TV memberikan klarifikasinya terkait status Hilman Mattauch yang menyupiri Setya Novanto menggunakan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO ...