Rabu, 17 Oktober 2018 | 11.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pasukan Indonesia siaga selamatkan ribuan sandera di Papua

Pasukan Indonesia siaga selamatkan ribuan sandera di Papua

Minggu, 12 November 2017 - 10:46 WIB

IMG-27823

Pasukan TNI disiagakan. Istimewa

Papua, kini.co.id – Pasukan keamanan Indonesia di Provinsi Papua disiagakan untuk menyerang lima desa yang dikuasai Gerakan Papua Merdeka (OPM) bersenjata yang menyandra ribuan warga.

Sedikitnya sekitar 200 personil polisi dan militer dikerahkan dan sedang menunggu perintah di dekat tambang tembaga raksasa, yang dioperasikan oleh Penambang Amerika Freeport-McMoRan Inc

“Saat ini pasukan gabungan polisi dan militer telah menduduki berbagai pos untuk bisa mengambil tindakan,” kata juru bicara kepolisian Papua, Suryadi Diaz.

“Mereka akan dibawa mati atau hidup,” katanya dari sekitar 100 pemberontak yang menurut polisi telah menyiksa  penduduk desa sejak mengambil alih wilayah tersebut beberapa hari yang lalu.

Sebuah keadaan darurat telah diumumkan di wilayah tersebut dan setidaknya 300 pasukan keamanan tambahan telah dikirim ke wilayah provinsi tersebut setelah serangkaian baku tembak sejak 17 Agustus yang menewaskan satu petugas polisi dan melukai enam lainnya seperti dilansir reuters.

Kelompok pemberontak, diantaranya adalah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-OPM), pada  Jumat (10/11)  menolak meninggalkan desa-desa di dekat tambang tersebut, tetapi mengatakan  pihaknya “berperang” dengan polisi, militer, dan Freeport.

Diketahui Papua  memiliki gerakan separatis yang telah lama berjalan dan terkadang penuh kekerasan sejak dimasukkan ke Indonesia setelah referendum yang didukung PBB pada  1969.

Ketegangan ini adalah eskalasi kekerasan pertama selama masa Presiden Jokowi, padahal telah berusaha meredakan ketegangan di kedua provinsi tersebut dengan meningkatkan investasi, membebaskan tahanan politik dan menangani masalah hak asasi manusia.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...
Hukum - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Meikarta, mengejar mimpi beralas upeti

OPERASI tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi, berbuntut pada penetapan tersangka ...