Rabu, 17 Januari 2018 | 17.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Gegara status facebook, wartawan di Mimika dihajar Polisi

Gegara status facebook, wartawan di Mimika dihajar Polisi

Minggu, 12 November 2017 - 10:58 WIB

Mimika, kini.co.id – Saldi Hermanto, wartawan Okezone yang juga redaktur Harian Pagi Salam Papua dikeroyok sekelompok polisi di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, pada Sabtu (11/11) sekitar pukul 22.50 WIT.

Peristiwa tersebut dipicu status Facebook yang membuat terduga pelaku tak terima.

Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon mengakui anggotanya mengeroyok korban.

“Tindakan ini menunjukan tidak profesionalnya tugas kepolisian, dan menciderai silahturahmi kami dengan rekan-rekan,” kata Victor ketika dihubungi, Ahad (12/11) seperti dilansir Antara.

Korban mengalami luka lebam di wajah kiri. Korban juga mengeluh sakit di rusuk kanannya.

“Saya dikeroyok sekitar enam sampai delapan orang di Pos Terpadu. Sampai di Polres, saya kembali dipukuli oleh anggota Brimob di pos penjagaan,” cerita Saldi kepada wartawan di SPKT Polres Mimika.

Kasus tersebut diduga bermula dari kegiatan pasar malam di Lapangan Indah. Saat itu sempat terjadi kericuhan. Saldi yang saat itu bersama anaknya di lapangan mengkritik aparat melalui status Facebook.

Diduga kuat, kritik tersebut dianggap anggota Satuan Sabhara Polres Mimika sebagai pelecehan.

Petugas lalu menciduk Saldi yang sedang nongkrong di depan Satlantas Polres Mimika, untuk dibawa ke Pos Terpadu di Jalan Budi Utomo.

Kasat Reskrim Polres Mimika Ajun Komisaris Vox Dei Paron Helan mengakui peristiwa pengeroyokan tersebut. Personel polisi yang terlibat segera diperiksa oleh Provos.

“Yang jelas dari Kepolisian, Polres Mimika memohon maaf terkait adanya kejadian ini,” katanya.

Atas kejadian itu Kapolres Mimika menyatakan bahwa pihaknya salah. Victor juga mengungkapkan permohonan maaf kepada Saldi dan awak media di wilayah itu. Ia juga berdoa agar Saldi cepat sembuh.

“Saya berharap hal ini menjadi koreksi internal buat saya selalu pimpinan Polres kepada anggota kami,” katanya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...
Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna
Nasional - Rabu, 17 Januari 2018 - 13:57 WIB

Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna

Marsekal Madya Yuyu Sutisna resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto yang kini menjabat ...