Tuesday, 17 July 2018 | 18.50 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Gegara status facebook, wartawan di Mimika dihajar Polisi

Gegara status facebook, wartawan di Mimika dihajar Polisi

Sunday, 12 November 2017 - 10:58 WIB

Mimika, kini.co.id – Saldi Hermanto, wartawan Okezone yang juga redaktur Harian Pagi Salam Papua dikeroyok sekelompok polisi di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, pada Sabtu (11/11) sekitar pukul 22.50 WIT.

Peristiwa tersebut dipicu status Facebook yang membuat terduga pelaku tak terima.

Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon mengakui anggotanya mengeroyok korban.

“Tindakan ini menunjukan tidak profesionalnya tugas kepolisian, dan menciderai silahturahmi kami dengan rekan-rekan,” kata Victor ketika dihubungi, Ahad (12/11) seperti dilansir Antara.

Korban mengalami luka lebam di wajah kiri. Korban juga mengeluh sakit di rusuk kanannya.

“Saya dikeroyok sekitar enam sampai delapan orang di Pos Terpadu. Sampai di Polres, saya kembali dipukuli oleh anggota Brimob di pos penjagaan,” cerita Saldi kepada wartawan di SPKT Polres Mimika.

Kasus tersebut diduga bermula dari kegiatan pasar malam di Lapangan Indah. Saat itu sempat terjadi kericuhan. Saldi yang saat itu bersama anaknya di lapangan mengkritik aparat melalui status Facebook.

Diduga kuat, kritik tersebut dianggap anggota Satuan Sabhara Polres Mimika sebagai pelecehan.

Petugas lalu menciduk Saldi yang sedang nongkrong di depan Satlantas Polres Mimika, untuk dibawa ke Pos Terpadu di Jalan Budi Utomo.

Kasat Reskrim Polres Mimika Ajun Komisaris Vox Dei Paron Helan mengakui peristiwa pengeroyokan tersebut. Personel polisi yang terlibat segera diperiksa oleh Provos.

“Yang jelas dari Kepolisian, Polres Mimika memohon maaf terkait adanya kejadian ini,” katanya.

Atas kejadian itu Kapolres Mimika menyatakan bahwa pihaknya salah. Victor juga mengungkapkan permohonan maaf kepada Saldi dan awak media di wilayah itu. Ia juga berdoa agar Saldi cepat sembuh.

“Saya berharap hal ini menjadi koreksi internal buat saya selalu pimpinan Polres kepada anggota kami,” katanya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...