Senin, 26 Februari 2018 | 05.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Lagi, KPK Panggil Setnov Sebagai Saksi untuk Tersangka E-KTP

Lagi, KPK Panggil Setnov Sebagai Saksi untuk Tersangka E-KTP

Reporter : Fadilah | Senin, 13 November 2017 - 07:12 WIB

IMG-27827

Setya Novanto. (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Beberapa kali mangkir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali panggil Ketua DPR RI, Setya Novanto untuk diperiksa sebagai saksi kasus megakorupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP) hari ini, Senin (13/11/2017).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan pemanggilan politisi Golkar itu adalah untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo (ASS), Direktur Utama (Dirut) PT Quadra Solutions.

“Surat panggilan sudah kami sampaikan untuk jadwal pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka ASS,” kata Febri.

Febri menerangkan pemanggilan Setnov untuk diperiksa adalah karena penyidik memang masih memerlukan keterangan dari beberapa saksi termasuk Setya Novanto.

Kesaksian Setnov nantinya diperlukan untuk melengkapi berkas perkara penyidikan ‎Anang Sugiana Sudihardjo.

“Setelah penahanan ASS, penyidik masih perlu lakukan pemeriksaan intensif untuk tersangka ASS tersebut,” tandasnya.

Diketahui, Setya Novanto sendiri merupakan tersangka ‎dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2012.

Novanto kembali dijerat KPK setelah sebelumnya sempat memenangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun demikian, pemeriksaan Novanto pada hari ini bukan dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Dia hanya akan digali keterangannya sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...