Kamis, 18 Oktober 2018 | 04.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dari jarak dua meter, Dokter Helmi tembak istri

Dari jarak dua meter, Dokter Helmi tembak istri

Reporter : Zainal Bakri | Senin, 13 November 2017 - 17:31 WIB

IMG-27839

Prarekonstruksi penembakan dokter Helmi terhadap istrinya.Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Dokter Ryan Helmi (41) menembak istrinya, dokter Letty Sultri terungkap dari jarak dua meter. Hal itu berdasarkan hasil rekonstruksi yang dilakukan aparat Kepolisian, Senin (13/11).

Saat Helmi yang berada di depan loket pendaftaran menembak istrinya yang berada di dalam ruang keuangan Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, pelaku menembak korban dari jarak dua meter.

“Pelaku ini menembak dari lubang ruang pendaftaran,” ujar Hendy kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/11).

Dari jarak tersebut, Helmi menembakan enam peluru ke tubuh korban. Namun, dari hasil pemeriksaan laboratorium forensik (labfor) baru tiga proyektil yang ditemukan dari tubuh Dokter Letty.

“Saksi menjelaskan ada enam tembakan, tapi yang di tubuh korban ada tiga proyektil,” tambahnya.

Tiga proyektil tersebut, ditemukan di bagian dada sebanyak dua proyektil dan satu proyektil ada di bagian paha. Untuk tiga proyektil masih dicari, apakah masih bersarang di tubuh korban atau di lokasi kejadian.

Sebelumnya diberitakan media, seorang wanita bernama Letty Sultri (46) ditembak mati oleh suaminya sendiri bernama Ryan Helmi di Azzahra Medical Centre Jalan Dewi Sartika Nomor 352 RT04/04, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur sekitar pukul 14.00, Kamis (9/11).

Dalam peristiwa tersebut diduga Helmi melepaskan enam tembakan, karena di dalam medical centre tersebut terdengar senjata api meletus sebanyak enam kali. Diduga sang suami nekat melakukan aksinya tersebut karena tidak ingin dicerai sang istri.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Setelah 34 tahun, Tabloid BOLA berhenti terbit

TABLOID BOLA mengumumkan bakal menerbitkan edisi terakhirnya masing-masing pada hari Jumat (19/10) dan Selasa (23/10). Kepastian pemberhentian publikasi berdasarkan cuitan ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:00 WIB

Tim Satgas KPK Geledah Matahari Tower Milik Lippo Group

Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata masih melakukan srangkaian penindakan di lapangan terkait kasus suap perizinan proyek pembangunan Meikarta.Mereka ...
Politik - Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:57 WIB

Dana Saksi Tanggungan Parpol, Bukan Negara

Indonesia Corruption Watch (ICW) menolak keras usulan Komisi II DPR RI agar dana saksi dari parpol pada Pemilu 2019 ditanggung ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Soal Meikarta, KPK Buka Kemungkinan Tersangkakan Lippo Group

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan menjerat Lippo Group selaku korporasi sebagai tersangka. Hal ini lantaran KPK memiliki komitmen yang ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 14:01 WIB

Ruang DPR Ditembak Lagi, Ini Kata Ibas

Para anggota DPR RI kembali digegerkan dengan penembakan lewat kaca ruangan.Kali ini korbannya adalah ruang kerja 1008, yang ditempati Vivi ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:44 WIB

Pengakuan Kader PAN Soal Penembakan di Ruangannya

Ruang kerja anggota DPR RI dari Fraksi PAN Totok Daryanto dihantam peluru. Peristiwa penembakan itu terjadi di lantai 20 nomor ...