Selasa, 21 November 2017 | 17.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Kasus E-KTP, Fahri Hamzah Sebut Pihak Kalah Tender dengan Elit Politik Bersekongkol

Kasus E-KTP, Fahri Hamzah Sebut Pihak Kalah Tender dengan Elit Politik Bersekongkol

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 14 November 2017 - 11:39 WIB

IMG-27852

Fahri Hamzah. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menuding, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berbohong atas audit kerugian negara dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik atau KTP-e yang diduga menilap uang negara sebesar Rp2,3 triliun dari total Rp5,7 triliun.

“Yang dia bilang kerugian negara Rp2,3 triliun itu mana? Kan dia bohong, itu kan Rp2,3 triliun sudah dibantah oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan), iya kan,” ungkapnya di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (14/11).

Fahri menduga, yang dijadikan sumber oleh KPK sehingga menemukan angka Rp2,3 triliun adalah keterangan dari Nazaruddin (mantan bendahara DPP Partai Demokrat).

Seharusnya, kata Fahri, KPK memakai audit dari BPK sebagai auditor negara yang ditugaskan oleh kontitusi.

Bahkan, Fahri juga menuding telah terjadi persengkongkolan antarorang kalah dalam pengadaan proyek e-KTP tersebut. Namun, dia tidak menjelaskan secara spesifik siapa saja pihak yang bersekongkol itu.

“Kalau saya telusuri dari mana angka Rp2,3 triliun itu muncul. Itu kan dari keterangan Nazarudin yang segera diambil setelah tanggal 21 Desember Agus Raharjo dilantik menjadi ketua KPK. Dugaan saya ada persengkokolan orang kalah juga di dalam kasus KTP elektronik ini. Jadi semua yang kalah itu lagi bersekongkol untuk balas dendam ketemu dengan kelompok kelompok yang punya kepentingan politik,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 15:58 WIB

Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat

Foto Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPD Jatim ...
Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK
Hukum - Selasa, 21 November 2017 - 14:57 WIB

Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK

Pengacara Farhat Abbas memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjalani pemeriksaan kurang lebih dua jam.Farhat Abbas memenuhi panggilan ...
KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 14:53 WIB

KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan niat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ingin menggeledah DPR terutama ruang kerja Ketua DPR ...
Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:47 WIB

Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa

Penerbangan perdana Jetstar Asia 3K791 dari Singapura ke Okinawa hari ini, Selasa (21/11) mendarat di Naha International Airport. Penerbangan ini ...
Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:17 WIB

Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang

PT Citilink Indonesia menargetkan jumlah penumpang mencapai 13 juta hingga akhir tahun 2017, hingga September 2017 lalu, jumlah penumpang Citilink ...
Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 13:38 WIB

Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto

Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya melayangkan surat izin untuk melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPR Setya Novanto yang kini menjadi tahanan ...