Kamis, 18 Oktober 2018 | 04.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Sakit Alasan Istri Novanto Tak Penuhi Panggilan KPK

Sakit Alasan Istri Novanto Tak Penuhi Panggilan KPK

Reporter : Restu Fadilah | Selasa, 14 November 2017 - 13:18 WIB

IMG-27857

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. KiniNews/Dok

Jakarta, kini.co.id – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan Istri Ketua DPR RI Setya Novanto yaiti Deisti Astiani Tagor yang dipanggil untuk agenda pemeriksaan Jumat, 10 November 2017 lalu tidak datang dan mengirimkan surat pemberitahuan tidak hadir karena sakit.

Dilampirkan juga Surat Keterangan Sakit dari Aditya Medical Centre yang pada pokoknya berisikan yang bersangkutan (Deisti Astiani Tagor) perlu istirahat karena sakit selama 1 minggu terhitung sejak 10 November 2017.

“Surat tersebut ditandatangani oleh dokter pemeriksa Okky Khadarusman,” tutur Febri di Jakarta, Selasa, (14/11/2017).

Kata Febri, dalam kasus e-KTP ini Deisti akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Komisaris PT. Mondialindo Graha Perdana.

Adapun penyidik akan melakukan pemanggilan kembali untuk diperiksa pada Senin depan.

“Kami ingatkan agar yang bersangkutan mematuhi aturan hukum dan hadir memenuhi panggilan penyidik,” imbau Febri.

Untuk diketahui, nama Deisti dan anaknya Reza Herwindo sempat mencuat di sidang lanjutan perkara e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, pada Jumat, (3/11/2017) lalu.

Berdasarkan bukti yang dimiliki oleh Jaksa KPK keduanya diketahui merupakan pemegang saham terbesar PT Mondialindo Graha Perdana, yang mana perusahaan ini merupakan pemegang saham terbesar PT Murakabi Sejahtera.

PT Murakabi Sejahtera ini merupakan leader konsorsium Murakabi Sejahtera, yang mana konsorsium ini merupakan peserta lelang e-KTP yang kalah tender.

Adapun jaksa KPK dalam dakwaannya menyebut bahwa konsorsium Murakabi Sejahtera ini sengaja dibuat agar lelang proyek e-KTP tetap bisa dilaksanakan.

Pasalnya jika tidak ada pesertanya lelang tidak bisa kunjung terlaksana.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Setelah 34 tahun, Tabloid BOLA berhenti terbit

TABLOID BOLA mengumumkan bakal menerbitkan edisi terakhirnya masing-masing pada hari Jumat (19/10) dan Selasa (23/10). Kepastian pemberhentian publikasi berdasarkan cuitan ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:00 WIB

Tim Satgas KPK Geledah Matahari Tower Milik Lippo Group

Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata masih melakukan srangkaian penindakan di lapangan terkait kasus suap perizinan proyek pembangunan Meikarta.Mereka ...
Politik - Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:57 WIB

Dana Saksi Tanggungan Parpol, Bukan Negara

Indonesia Corruption Watch (ICW) menolak keras usulan Komisi II DPR RI agar dana saksi dari parpol pada Pemilu 2019 ditanggung ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Soal Meikarta, KPK Buka Kemungkinan Tersangkakan Lippo Group

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan menjerat Lippo Group selaku korporasi sebagai tersangka. Hal ini lantaran KPK memiliki komitmen yang ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 14:01 WIB

Ruang DPR Ditembak Lagi, Ini Kata Ibas

Para anggota DPR RI kembali digegerkan dengan penembakan lewat kaca ruangan.Kali ini korbannya adalah ruang kerja 1008, yang ditempati Vivi ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:44 WIB

Pengakuan Kader PAN Soal Penembakan di Ruangannya

Ruang kerja anggota DPR RI dari Fraksi PAN Totok Daryanto dihantam peluru. Peristiwa penembakan itu terjadi di lantai 20 nomor ...