Senin, 26 Februari 2018 | 05.57 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Menelanjangi dan Mengarak Pasangan Diduga Mesum Adalah Pelanggaran Hukum

Menelanjangi dan Mengarak Pasangan Diduga Mesum Adalah Pelanggaran Hukum

Reporter : Yudi | Selasa, 14 November 2017 - 13:55 WIB

IMG-27858

Penganiayaan sepasang muda-mudi yang difitnah zina oleh warga Cikupa Tangerang. (Ist)

Tangerang, kini.co.id – Belum lama ini geger sepasang muda-mudi diarak dan ditelanjangi oleh sekelompok warga di Cikupa Tangerang karena diduga melakukan tindakan asusila.

Sepasang sejoli ini ditemukan sedang berdua dalam sebuah rumah kontrakan. Namun warga mengintimidasi mereka dan merekam kemudian disebar di media sosial.

Dalam video itu terlihat yang laki-laki hanya memakai celana dalam dan wanita hanya memakai baju kaos. Bukan hanya menganiaya, warga juga menelanjangi paksa si wanita hingga berteriak-teriak histeris.

Belakangan diketahui, mereka hanyalah korban fitnah warga. R (28) mendatangi calon istrinya ke sebuah kontrakan dan membawakan makanan. Saat ia di kamar mandi warga sudah datang sambil marah-marah.

Mereka disuruh telanjang padahal tidak melakukan apapun.

Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif menyayangkan aksi main hakim warga Cikupa, Tangerang yang menggerebek pasangan muda-mudi diduga mesum.

“Tidak boleh main hakim sendiri. Harusnya kejadian seperti itu dilaporkan kepada kepala desa atau kepolisian untuk ditindaklanjuti,” ucapnya, Selasa (14/11/2017).

Ia mengatakan para warga yang semuanya laki-laki itu juga melakukan penganiayaan selain memaksa menelanjangi keduanya. Sehingga mereka akan berhadapan dengan hukum.

Sejauh ini, kata dia, sementara sudah tiga pelaku yang diamankan, masing-masing berinisial G (41), T (44) dan, A (37).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...