Kamis, 18 Oktober 2018 | 04.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Pembangunan kampus II USU seluas 300 hektar dimulai

Pembangunan kampus II USU seluas 300 hektar dimulai

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 14 November 2017 - 22:27 WIB

IMG-27870

Gubernur Sumut Tengku Erry didampingi Rektor USU, Profesor Runtung Sitepu, Selasa (14/11) meletakan batu pertama pembangunan kampus USU II. KiniNews/HA Nasution.

Medan, kini.co.id – Pembangunan kampus II Universitas Sumatera Utara (USU) yang terletak di Kwala Belaka, Kabupaten Deli Serdang mulai digulirkan dengan prosesi peletakan pertama pembangunannya oleh Gubernur Sumut Tengku Erry didampingi Rektor USU, Profesor Runtung Sitepu, Selasa (14/11).

Dengan berdiri diluas lahan 300 hektare tersebut, diproyeksikan pembangunan akan rampung hingga tahun 2024 mendatang.

Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi mengatakan, sertifikat hak pakai tanah seluas 300 hektare milik PTPN itu sudah diterbitkan.

Pemerintah Provinsi juga kata Erry mengalokasikan Rp10 miliar dalam pembangunan embung yang ke depan akan difungsikan untuk menampung air hujan dan aliran Sungai Tualang.

“Embung juga berfungsi sebagai sanitasi air, tempat ekosistem hewan dan tumbuhan, yang bila telah selesai dapat dijadikan alternatif wisata air dan sarana olahraga dayung atau perahu naga. Dana pembangunan embung dialokasikan melalui dana APBD Pemprovsu dan kami terus berkomitmen membangun USU di masa yang akan datang,” ujar Erry.

Melihat infrastruktur jalan yang masih berkalang tanah, Gubsu juga berharap ke depan ada pengaspalan jalan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Deliserdang untuk memberikan bantuan optimal demi terciptanya infrastruktur jalan yang baik.

“Saya kira Rektor USU bisa menyurati Pemkab Deliserdang, namun kalau memang butuh dukungan dari Pemprov, kita akan bantu. Kita berharap pembangunan Kampus II USU ini bisa selesai sesuai target mengingat Kampus USU di Padang Bulan kondisinya sudah sangat padat dari hari ke hari,” jelas Erry.

Rektor USU Prof Runtung Sitepu mengucapkab berterima kasih kepada Pemprov Sumut yang telah menghibahkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan embung ini.

Pihaknya, kata Runtung juga akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak mengingat banyak sekali hal yang perlu dikerjakan untuk membangun kampus di Kwala Bekala.

“2018 kita anggarkan Rp5 miliar untuk membangun Fakultas Kehutanan. Pada 2019, diharapkan bisa selesai dan digunakan oleh mahasiswa. Proyeksi pembangunan kampus di sini sampai 2024. Dukungan penuh dari semua pihak dibutuhkan untuk pembangunannya,” ujar Runtung.

Sementara itu Ketua Teknis Pembangunan Embung Ahmad Delia Nur mengatakan, embung yang dibangun adalah embung di bagian Utara.

“Akan membentang ke Selatan. Embung ini berbeda dengan bendungan atau waduk, karena lebih kecil dari itu. Namun, embung ini akan dapat menampung air dengan volume air hingga 582.000 meter kubik. Sebagai ilustrasi, air sebanyak itu bisa digunakan mandi dan minum oleh 100 orang selama satu setengah tahun, atau memelihara ikan lele 3 juta ekor sekaligus,” sebutnya.

Fakultas pertama yang berdiri di sisi Selatan embung adalah Fakultas Kehutanan yang diperkirakan selesai 2018.

Selain itu juga akan dibangun tempat persinggahan atau penginapan bagi para peneliti dengan kondisi alam yang masih asri. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Setelah 34 tahun, Tabloid BOLA berhenti terbit

TABLOID BOLA mengumumkan bakal menerbitkan edisi terakhirnya masing-masing pada hari Jumat (19/10) dan Selasa (23/10). Kepastian pemberhentian publikasi berdasarkan cuitan ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:00 WIB

Tim Satgas KPK Geledah Matahari Tower Milik Lippo Group

Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata masih melakukan srangkaian penindakan di lapangan terkait kasus suap perizinan proyek pembangunan Meikarta.Mereka ...
Politik - Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:57 WIB

Dana Saksi Tanggungan Parpol, Bukan Negara

Indonesia Corruption Watch (ICW) menolak keras usulan Komisi II DPR RI agar dana saksi dari parpol pada Pemilu 2019 ditanggung ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Soal Meikarta, KPK Buka Kemungkinan Tersangkakan Lippo Group

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan menjerat Lippo Group selaku korporasi sebagai tersangka. Hal ini lantaran KPK memiliki komitmen yang ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 14:01 WIB

Ruang DPR Ditembak Lagi, Ini Kata Ibas

Para anggota DPR RI kembali digegerkan dengan penembakan lewat kaca ruangan.Kali ini korbannya adalah ruang kerja 1008, yang ditempati Vivi ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:44 WIB

Pengakuan Kader PAN Soal Penembakan di Ruangannya

Ruang kerja anggota DPR RI dari Fraksi PAN Totok Daryanto dihantam peluru. Peristiwa penembakan itu terjadi di lantai 20 nomor ...