Senin, 26 Februari 2018 | 05.57 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Pembangunan kampus II USU seluas 300 hektar dimulai

Pembangunan kampus II USU seluas 300 hektar dimulai

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 14 November 2017 - 22:27 WIB

IMG-27870

Gubernur Sumut Tengku Erry didampingi Rektor USU, Profesor Runtung Sitepu, Selasa (14/11) meletakan batu pertama pembangunan kampus USU II. KiniNews/HA Nasution.

Medan, kini.co.id – Pembangunan kampus II Universitas Sumatera Utara (USU) yang terletak di Kwala Belaka, Kabupaten Deli Serdang mulai digulirkan dengan prosesi peletakan pertama pembangunannya oleh Gubernur Sumut Tengku Erry didampingi Rektor USU, Profesor Runtung Sitepu, Selasa (14/11).

Dengan berdiri diluas lahan 300 hektare tersebut, diproyeksikan pembangunan akan rampung hingga tahun 2024 mendatang.

Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi mengatakan, sertifikat hak pakai tanah seluas 300 hektare milik PTPN itu sudah diterbitkan.

Pemerintah Provinsi juga kata Erry mengalokasikan Rp10 miliar dalam pembangunan embung yang ke depan akan difungsikan untuk menampung air hujan dan aliran Sungai Tualang.

“Embung juga berfungsi sebagai sanitasi air, tempat ekosistem hewan dan tumbuhan, yang bila telah selesai dapat dijadikan alternatif wisata air dan sarana olahraga dayung atau perahu naga. Dana pembangunan embung dialokasikan melalui dana APBD Pemprovsu dan kami terus berkomitmen membangun USU di masa yang akan datang,” ujar Erry.

Melihat infrastruktur jalan yang masih berkalang tanah, Gubsu juga berharap ke depan ada pengaspalan jalan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Deliserdang untuk memberikan bantuan optimal demi terciptanya infrastruktur jalan yang baik.

“Saya kira Rektor USU bisa menyurati Pemkab Deliserdang, namun kalau memang butuh dukungan dari Pemprov, kita akan bantu. Kita berharap pembangunan Kampus II USU ini bisa selesai sesuai target mengingat Kampus USU di Padang Bulan kondisinya sudah sangat padat dari hari ke hari,” jelas Erry.

Rektor USU Prof Runtung Sitepu mengucapkab berterima kasih kepada Pemprov Sumut yang telah menghibahkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan embung ini.

Pihaknya, kata Runtung juga akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak mengingat banyak sekali hal yang perlu dikerjakan untuk membangun kampus di Kwala Bekala.

“2018 kita anggarkan Rp5 miliar untuk membangun Fakultas Kehutanan. Pada 2019, diharapkan bisa selesai dan digunakan oleh mahasiswa. Proyeksi pembangunan kampus di sini sampai 2024. Dukungan penuh dari semua pihak dibutuhkan untuk pembangunannya,” ujar Runtung.

Sementara itu Ketua Teknis Pembangunan Embung Ahmad Delia Nur mengatakan, embung yang dibangun adalah embung di bagian Utara.

“Akan membentang ke Selatan. Embung ini berbeda dengan bendungan atau waduk, karena lebih kecil dari itu. Namun, embung ini akan dapat menampung air dengan volume air hingga 582.000 meter kubik. Sebagai ilustrasi, air sebanyak itu bisa digunakan mandi dan minum oleh 100 orang selama satu setengah tahun, atau memelihara ikan lele 3 juta ekor sekaligus,” sebutnya.

Fakultas pertama yang berdiri di sisi Selatan embung adalah Fakultas Kehutanan yang diperkirakan selesai 2018.

Selain itu juga akan dibangun tempat persinggahan atau penginapan bagi para peneliti dengan kondisi alam yang masih asri. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...