Rabu, 17 Oktober 2018 | 13.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Kemenperin pacu daya saing industri penopang pertanian

Kemenperin pacu daya saing industri penopang pertanian

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 14 November 2017 - 23:16 WIB

IMG-27894

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan pengarahan pada kunjungan kerja ke Pabrikan Mesin Alat Pertanian Quick CV Karya Hidup Sentosa di Yogyakarta, Selasa (14/11). KiniNews/Humas Kemenperin.

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Perindustrian terus memacu daya saing dan produktivitas industri yang berperan dalam pengembangan sektor pertanian.

Upaya ini sebagai pengimplementasian pada program pemerintah yang tertuang di butir Nawa Cita, salah satunya adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

“Kami aktif mendorong para pelaku industri termasuk industri kecil dan menengah (IKM) agar terus berkarya dan berinovasi untuk menghasilkan produk yang bernilai tambah tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sektor lainnya seperti pertanian,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam kunjungan kerjanya di CV. Karya Hidup Sentosa, Yogyakarta, Selasa (14/11).

Menurut Airlangga, sektor pertanian membutuhkan dukungan dari sektor industri agar kegiatan pertanian lebih efektif dan efisien.

Selain itu, agar kegiatan pertanian juga dapat dilakukan lebih intensif dengan hasil yang lebih besar sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Misalnya, Menperin memberikan apresiasi kepada CV. Karya Hidup Sentosa selaku produsen alat dan mesin pertanian (alsintan) yang telah mempunyai kemampuan manufaktur terintegrasi dan membuat komponen secara mandiri. “Tidak  banyak pabrik yang mempunyai kemampuan seperti ini. Apalagi yang dihasilkan adalah produk yang menunjang pasca panen di pertanian dan perkebunan,” ujarnya.

Kemenperin pun berkepentingan untuk terus mendorongpengembangan industri alsintan di Tanah Air. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo agar mengoptimalkan penciptaan lapangan kerja di daerah utamanya di desa. “Untuk itu, kami mendukung upaya perusahaan ini yang telah menguasai teknologi dalam pengembangan kendaraan pedesaan,” tuturnya.

CV. Karya Hidup Sentosa yang berdiri sejak tahun 1953 ini produknya telah dikenal masyarakat dengan merek Quick. Produk unggulannya, yaitu traktor tangan, yang mampu menguasai market share hingga 70 persen di pasar domestik. Ini dibuktikan dengan tersebarnya produk Quick dari Sabang sampai Merauke dengan didukung lebih dari 450 dealer di seluruh Indonesia.

Dengan jumlah karyawan sebanyak 3.000 orang, perusahaan memiliki kapasitas produksi untuk meghasilkan traktor tangan roda dua hingga mencapai 110 ribu unit per tahun, mesin panen 4.000 unit per tahun, traktor roda empat 600 unit per tahun, alat transportasi 6.000 unit per tahun, serta ferro casting dan steel 7.800 ton per tahun.

Menggunakan lebih dari 100 mesin berteknologi Computer Numeric Control (CNC), menjadikan Quick sangat presisi dan unggul dalam ketahanan. Tidak heran jika produk ini telah menjelajah tanah pertanian di Afrika, Timur Tengah dan Amerika Latin.

Kemenperin mencatat, berbagai produk alsintan yang telah mampu diproduksi dalam negeri, antara lain pintu air, pompa air, traktor tangan, mesin pengolah tanah, mesin penebah atau panen, penyemprot tanaman, penyemprot bertekanan, pengabut gendong bermotor (mist blower), pengering, perontok multiguna, pengupas gabah, pengayak (shifter), penyosoh (rice polisher), pemutih, penghancur jerami, pemotong rumput, serta Rice Milling Unit (RMU). []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:54 WIB

Kalau Sukses di Jabar, PAN Bisa Menangkan Prabowo-Sandi

Ketua Umum Partai PAN, Zulkifli Hassan mengatakan jika PAN sukses menang di Jawa Barat, maka mereka akan bisa memenangkan Prabowo-Sandi ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...