Senin, 26 Februari 2018 | 06.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Vonis Dianggap Tak Berdasar, Buni Yani Bakal Laporkan Hakim ke KY

Vonis Dianggap Tak Berdasar, Buni Yani Bakal Laporkan Hakim ke KY

Reporter : Fauzan | Rabu, 15 November 2017 - 09:03 WIB

IMG-27899

Buni Yani menjelaskan soal video Ahok. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Panel hakim yang menangani perkara dugaan pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Buni Yani, akan dilaporkan ke Komisi Yudisial.

Pasalnya, vonis yang dijatuhkan ke Buni dianggap tidak berdasar dan tidak berdasarkan fakta persidangan.

“Insya Allah lusa kita ke KY,” ujar pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian.

Selain itu, mereka juga akan melakukan banding atas vonis satu tahun 6 bulan penjara bagi Buni Yani.

“Kita akan banding… Kami sampaikan Minggu depan,” ucapnya lagi.

Sebelumya majelis hakim menjatuhkan vonis satu tahun enam bulan penjara untuk Buni Yani karena dianggap terbukti melakukan pelanggaran UU ITE dengan mengunggah ulang video eks Gubernur DKI, Ahok.

“Menyatakan terdakwa Buni Yani terbukti secara sah bersalah melakukan mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik,” ucap ketua majelis hakim, M Sapto dalam sidang di Gedung Arsip, Jalan Seram, Bandung, Jawa Barat, kemarin.

Menurut majelis hakim, dia terbukti melawan hukum dengan mengunggah video pidato Ahok di Kepulauan Seribu tanpa seizin Diskominfomas Pemprov DKI sebagai pemilik video.

Selain itu, Buni juga dianggap terbukti mengubah durasi video asli berdurasi 1 jam 48 menit menjadi 30 detik.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...