Tuesday, 17 July 2018 | 18.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kehilangan Laptop, KPK Lakukan Pemeriksaan Internal terhadap Penyidiknya

Kehilangan Laptop, KPK Lakukan Pemeriksaan Internal terhadap Penyidiknya

Reporter : Fadilah | Wednesday, 15 November 2017 - 10:05 WIB

IMG-27902

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. KiniNews/Dok

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pemeriksaan internal terhadap penyidiknya yang bernama Surya Tarmiani.

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan internal itu terkait pendalaman hilangnya tas dan laptop penyidik lembaga antirasuah tersebut.

“Pihak PI (Pengawas Internal) masih melakukan klarifikasi,” tutur Febri di Jakarta, Rabu, (15/11/2017).

Pemeriksaan Internal diduga dilakukan lantaran ada sejumlah bukti perkara di dalam laptop tersebut.

Namun saat dikonfirmasi lebih jauh apa saja bukti tersebut, Mantan Aktifis Indonesian Corruption Watch (ICW) itu enggan mengungkapkannya.

“Isi laptop itu secara persis saya sendiri tidak tahu. Yang pasti proses penanganan perkara di KPK bukti-bukti yang kita miliki tentu kita kelola dengan semaksimal mungkin,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Surya Tarimani diduga mengalami teror pada 4 April 2017 lalu. Laptop Surya dirampas orang tidak dikenal.

Teror berasal saat Surya pulang ke kosnya di daerah Setiabudi Timur, Jakarta. Sebelumnya, Surya memeriksa ahli linguistik dari Yogyakarta.

Saat pulang dari Bandara Soekarno Hatta, Surya naik taksi. Surya pun menaruh tas di bagasi. Tas tersebut berisi sejumlah bukti untuk perkara suap korupsi Basuki Hariman.

Namun, saat tiba di pertigaan dekat kos, Surya menghentikan taksi. Sebab taksi tidak bisa masuk karena diportal. Oleh karena itu, Surya pun memilih untuk berjalan kaki ke kosan.

Sayang saat mobil berhenti dan bagasi terbuka, seorang pria memakai jaket gelap menyambar tas ransel Surya. Pelaku langsung lari ke salah satu sudut jalan setelah menganbil tas tersebut.

Para pelaku pun lari di tengah malam usai memperoleh tas dengan kendaraan sepeda motor. Surya sendiri sudah melaporkan kepada Polsek Setiabudi setelah kejadian tersebut.

Namun sampai saat ini, pihak kepolisian masih belum menemukan pelaku dugaan tindak intimidasi kepada penyidik KPK.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...