Rabu, 17 Oktober 2018 | 11.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kehilangan Laptop, KPK Lakukan Pemeriksaan Internal terhadap Penyidiknya

Kehilangan Laptop, KPK Lakukan Pemeriksaan Internal terhadap Penyidiknya

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 15 November 2017 - 10:05 WIB

IMG-27902

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. KiniNews/Dok

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pemeriksaan internal terhadap penyidiknya yang bernama Surya Tarmiani.

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan internal itu terkait pendalaman hilangnya tas dan laptop penyidik lembaga antirasuah tersebut.

“Pihak PI (Pengawas Internal) masih melakukan klarifikasi,” tutur Febri di Jakarta, Rabu, (15/11/2017).

Pemeriksaan Internal diduga dilakukan lantaran ada sejumlah bukti perkara di dalam laptop tersebut.

Namun saat dikonfirmasi lebih jauh apa saja bukti tersebut, Mantan Aktifis Indonesian Corruption Watch (ICW) itu enggan mengungkapkannya.

“Isi laptop itu secara persis saya sendiri tidak tahu. Yang pasti proses penanganan perkara di KPK bukti-bukti yang kita miliki tentu kita kelola dengan semaksimal mungkin,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Surya Tarimani diduga mengalami teror pada 4 April 2017 lalu. Laptop Surya dirampas orang tidak dikenal.

Teror berasal saat Surya pulang ke kosnya di daerah Setiabudi Timur, Jakarta. Sebelumnya, Surya memeriksa ahli linguistik dari Yogyakarta.

Saat pulang dari Bandara Soekarno Hatta, Surya naik taksi. Surya pun menaruh tas di bagasi. Tas tersebut berisi sejumlah bukti untuk perkara suap korupsi Basuki Hariman.

Namun, saat tiba di pertigaan dekat kos, Surya menghentikan taksi. Sebab taksi tidak bisa masuk karena diportal. Oleh karena itu, Surya pun memilih untuk berjalan kaki ke kosan.

Sayang saat mobil berhenti dan bagasi terbuka, seorang pria memakai jaket gelap menyambar tas ransel Surya. Pelaku langsung lari ke salah satu sudut jalan setelah menganbil tas tersebut.

Para pelaku pun lari di tengah malam usai memperoleh tas dengan kendaraan sepeda motor. Surya sendiri sudah melaporkan kepada Polsek Setiabudi setelah kejadian tersebut.

Namun sampai saat ini, pihak kepolisian masih belum menemukan pelaku dugaan tindak intimidasi kepada penyidik KPK.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...
Hukum - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Meikarta, mengejar mimpi beralas upeti

OPERASI tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi, berbuntut pada penetapan tersangka ...