Jumat, 19 Oktober 2018 | 17.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Dipanggil KPK, Setnov Pastikan Bakal Mangkir

Dipanggil KPK, Setnov Pastikan Bakal Mangkir

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 15 November 2017 - 10:42 WIB

IMG-27903

Setya Novanto. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPR RI, Setya Novanto dipastikan tidak memenuhi panggilan panyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, (15/11/2017).

“Kami sudah kirim (surat ke KPK), kami tidak akan hadir,” tutur Kuasa Hukum Novanto, Fredrich Yunadi saat dikonfirmasi wartawan.

Kata Fredrich, kliennya tidak dapat memenuhi panggilan KPK sebelum Mahkamah Konstitusi (MK) memutus uji materinya mengenai kewenangan KPK.

Fredrich memastikan bahwa selama belum ada keputusan, baik dipanggil selaku tersangka, maupun dipanggil selaku saksi, kliennya tak akan memenuhi pemeriksaan penyidik.

“Ini kan yang bikin surat kantor pengacara saya. Alasannya adalah kami sudah mengajukan JR (judicial review atau uji materi) di MK. Jadi menunggu hasil keputusan dari JR,” kata Fredrich.

Fredrich menegaskan sikap yang diambilnya selaku penasihat hukum Novanto bercermin atas sikap pimpinan KPK. Di mana Ketua KPK Agus Rahardjo juga bersikap demikian terkait panggilan pansus hak angket KPK di DPR.

“Betul. Sama juga kan. Agus (Agus Rahardjo, Ketua KPK) kan juga menyatakan melalui media bahwa KPK tidak akan hadiri panggilan pansus, menunggu keputusan MK. Kan sama, kita dalam posisi yang sama,” kata Fredrich.

Diketahui, dalam kapasitas saksi untuk perkara yang menjerat Direktur Utama PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudihardjo, Novanto sudah tiga kali mangkir pemeriksaan. Sementara untuk pemanggilan selaku tersangka Setya Novanto, hari ini adalah pemanggilan perdana.

Pada pemanggilan sebelumnya Novanto mangkir panggilan KPK karena menyebut KPK mendapat izin tertulis dari Presiden Joko Widodo. Hal tersebut diklaimnya karena Pasal 245 UU MD3 yang mengatakan bahwa pemeriksaan anggota DPR harus dengan izin MKD, tapi pada September 2015, Putusan MK Nomor 76/PUU XII/2014 menegaskan bahwa izin itu bukan dari MKD melainkan dari Presiden.

Fredrich kembali menegaskan, Novanto tidak akan menghadiri semua panggilan yang dilayangkan KPK baik sebagai saksi maupun tersangka.

“Semuanya sama, tak akan kami hadiri,” kata dia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:30 WIB

Resolusi Dunia Yang Lebih Aman, Damai, dan Berkeadilan di IPU 139

Delegasi Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Fadli Zon, Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf dan Wakil Ketua ...