Senin, 26 Februari 2018 | 06.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Dipanggil KPK, Setnov Pastikan Bakal Mangkir

Dipanggil KPK, Setnov Pastikan Bakal Mangkir

Reporter : Fadilah | Rabu, 15 November 2017 - 10:42 WIB

IMG-27903

Setya Novanto. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPR RI, Setya Novanto dipastikan tidak memenuhi panggilan panyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, (15/11/2017).

“Kami sudah kirim (surat ke KPK), kami tidak akan hadir,” tutur Kuasa Hukum Novanto, Fredrich Yunadi saat dikonfirmasi wartawan.

Kata Fredrich, kliennya tidak dapat memenuhi panggilan KPK sebelum Mahkamah Konstitusi (MK) memutus uji materinya mengenai kewenangan KPK.

Fredrich memastikan bahwa selama belum ada keputusan, baik dipanggil selaku tersangka, maupun dipanggil selaku saksi, kliennya tak akan memenuhi pemeriksaan penyidik.

“Ini kan yang bikin surat kantor pengacara saya. Alasannya adalah kami sudah mengajukan JR (judicial review atau uji materi) di MK. Jadi menunggu hasil keputusan dari JR,” kata Fredrich.

Fredrich menegaskan sikap yang diambilnya selaku penasihat hukum Novanto bercermin atas sikap pimpinan KPK. Di mana Ketua KPK Agus Rahardjo juga bersikap demikian terkait panggilan pansus hak angket KPK di DPR.

“Betul. Sama juga kan. Agus (Agus Rahardjo, Ketua KPK) kan juga menyatakan melalui media bahwa KPK tidak akan hadiri panggilan pansus, menunggu keputusan MK. Kan sama, kita dalam posisi yang sama,” kata Fredrich.

Diketahui, dalam kapasitas saksi untuk perkara yang menjerat Direktur Utama PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudihardjo, Novanto sudah tiga kali mangkir pemeriksaan. Sementara untuk pemanggilan selaku tersangka Setya Novanto, hari ini adalah pemanggilan perdana.

Pada pemanggilan sebelumnya Novanto mangkir panggilan KPK karena menyebut KPK mendapat izin tertulis dari Presiden Joko Widodo. Hal tersebut diklaimnya karena Pasal 245 UU MD3 yang mengatakan bahwa pemeriksaan anggota DPR harus dengan izin MKD, tapi pada September 2015, Putusan MK Nomor 76/PUU XII/2014 menegaskan bahwa izin itu bukan dari MKD melainkan dari Presiden.

Fredrich kembali menegaskan, Novanto tidak akan menghadiri semua panggilan yang dilayangkan KPK baik sebagai saksi maupun tersangka.

“Semuanya sama, tak akan kami hadiri,” kata dia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...