Jumat, 19 Januari 2018 | 10.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Novanto Mangkir Panggilan KPK, PAN : Panggil Paksa Saja

Novanto Mangkir Panggilan KPK, PAN : Panggil Paksa Saja

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 15 November 2017 - 14:19 WIB

IMG-27907

Setya Novanto. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Menanggapi sikap mangkir Setnov itu, politisi PAN Yandri Susanto menyarankan KPK untuk memanggil paksa.

“Kalau tidak (datang) panggil paksa saja. Tidak perlu banyak alasan,” ujar Yandri di Gedung Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (15/11).

Menurut Yandri, hak imunitas memang dimiliki seluruh pimpinan maupun anggota DPR, tapi hal tersebut tidak berlaku untuk kasus terkait teroris dan korupsi.

Terkait salah satu alasan Setnov tidak menghadiri panggilan KPK karena masih menunggu uji materi Pasal 20 A Ayat 1 dan 2 UU KPK, yang diajukan kuasa hukumnya, dinilai Yandri sebagai sesuatu yang berbeda dan tidak bisa dijadikan alasan mangkir.

“Tidak ada hubungannya, antara proses KPK dan proses MK, ini suatu berbeda, jadi tidak bisa lembaga satu menyandera lembaga lain, tidak perlu banyak alasan,” Pungkas Yandri.

Diketahui kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi menyatakan kliennya tidak dapat memenuhi panggilan perdana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, sebagai tersangka korupsi e-KTP.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...