Selasa, 21 November 2017 | 17.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Persoalan Listrik Jangan Sampai Jadi Alat Lawan Politik Serang Jokowi

Persoalan Listrik Jangan Sampai Jadi Alat Lawan Politik Serang Jokowi

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 15 November 2017 - 15:52 WIB

IMG-27912

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Politisi PDI Perjuangan Darmadi Durianto menilai rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) yang akan menaikkan besaran daya listrik rumah tangga membutuhkan pengkajian mendalam. Jika tidak, akan berdampak negatif bagi pemerintahan Jokowi.

“Jangan sampai rencana kenaikan daya listrik ini “digoreng” oleh lawan politik yang tentunya akan merugikan pemerintahan Jokowi,” ujar Darmadi Durianto di gedung Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (15/11).

Menurut anggota DPR-RI ini, segala hal yang terkait tarif atau harga merupakan hal yang sangat sensitif bagi publik. Tingkat sensitivitas tersebut tereskalasi dalam kondisi seperti saat ini yakni saat pemerintah tengah serius menjaga daya beli dan pola konsumsi masyarakat agar tetap kuat.

“Sekalipun niatan itu baik, jangan sampai yang diterima oleh masyarakat menjadi negatif. Perubahan daya listrik ini harus disosialisasi setelah dilakukan riset secara mendalam, terutama dari sudut pandang masyarakat,” kata Bendahara Umum Megawati Institute ini.

Dia mengungkapkan, masyarakat seperti konstituennya di Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kep.Seribu, banyak yang mengeluhkan tentang kenaikan tarif dasar listrik, kemudian tentang daya beli.

“Jika sekarang ini ada rencana perubahan daya listrik, tentunya akan menambah kekhawatiran masyarakat,” ungkap Darmadi.

Publik, lanjut dia, tentu akan bertanya-tanya apa tujuan pemerintah tentang perubahan daya listrik ini.

“Meskipun tidak akan dikenakan biaya apa pun dan besaran tarif per KWH tidak akan berubah, publik tetap khawatir, ketika disatukan pada suatu saat nanti akhirnya tarifnya akan disatukan juga. Jangan sampai kondisi ini merugikan pemerintahan Jokowi, terlebih “digoreng” pihak-pihak tertentu,” katanya mengingatkan.

Seperti diketahui, baru-baru ini muncul pengumuman dari Kementerian ESDM yang mengatakan akan ada penyatuan golongan daya listrik pelanggan PLN tipe residensial.

Penyederhanaan ini berlaku kepada pelanggan golongan 900 VA non subsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA.Semua golongan tersebut akan dinaikkan dan ditambah dayanya menjadi 4.400 VA.

Sedangkan golongan 450 VA dengan pelanggan sebanyak 23 juta rumah tangga dan golongan 900 VA dengan pelanggan 6,5 juta rumah tangga yang disubsidi oleh pemerintah, tidak mengalami perubahan. Bagi konsumen golongan 4.400 VA hingga 12.600 VA dinaikkan dan ditambahkan dayanya menjadi 13.000 VA, dan golongan 13.000 VA ke atas dayanya akan di-loss stroom.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 15:58 WIB

Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat

Foto Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPD Jatim ...
Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK
Hukum - Selasa, 21 November 2017 - 14:57 WIB

Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK

Pengacara Farhat Abbas memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjalani pemeriksaan kurang lebih dua jam.Farhat Abbas memenuhi panggilan ...
KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 14:53 WIB

KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan niat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ingin menggeledah DPR terutama ruang kerja Ketua DPR ...
Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:47 WIB

Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa

Penerbangan perdana Jetstar Asia 3K791 dari Singapura ke Okinawa hari ini, Selasa (21/11) mendarat di Naha International Airport. Penerbangan ini ...
Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:17 WIB

Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang

PT Citilink Indonesia menargetkan jumlah penumpang mencapai 13 juta hingga akhir tahun 2017, hingga September 2017 lalu, jumlah penumpang Citilink ...
Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 13:38 WIB

Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto

Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya melayangkan surat izin untuk melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPR Setya Novanto yang kini menjadi tahanan ...