Selasa, 12 Desember 2017 | 13.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pengamat: OPM itu teroris yang sengaja dilabeli ‘KKB’ agar TNI tak bertindak

Pengamat: OPM itu teroris yang sengaja dilabeli ‘KKB’ agar TNI tak bertindak

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 17 November 2017 - 09:40 WIB

IMG-27985

Bendera Bintang Kejora atau Papua Merdeka. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Pengamat teroris dari CIIA Ustadz Harits Abu Ulya berpendapat bahwa aparat TNI tidak bisa berbuat banyak saat Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang sejatinya juga adalah teroris namun hanya dilabeli Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Selama OPM dilabeli KKB maka TNI tidak bisa berbuat banyak,” kata pengamat teroris Harits Abu Ulya di akun Twitter-nya @HaritsAbuUlya01.

Kata Harits “KKB” dimensinya “kriminal”, kalau “teroris” masih juga mirip “ekstra ordinary crime”, kalau “separatis” dimensinya “kedaulatan”.

“Publik mulai cerdas mengeja ada kerancuan “politik keamanan” di NKRI, karena Kompleksitas kepentingan opurtunis & ego sektoral,” ungkapnya.

Menurut Harits, dalam menghadapi teroris OPM TNI menunggu keputusan dan sikap politik Presiden dan juga DPR.

“Simple tapi dibuat ruwet karena para sengkuni dengan kantong penuh daftar kepentingan?” tambahnya.

Untuk itu ia meminta pemerintah untuk segera menindak secara tegas teroris OPM karena untuk menjaga kedaultan NKRI.

“Tolong keberaniannya untuk mengambil keputusan libas Teroris OPM.Kedaulatan NKRI sudah tercoreng! Yangvgak ada kapasitas agar tahu diri,” pungkasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 13:25 WIB

Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris

Mabes Polri memastikan jika KR (45) dan JS (15), ayah dan anak yang ditangkap Densus 88 di kediamannya Jalan ...
KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:01 WIB

KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, ...
Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.Sebagai pilihan, pemerintah ...
Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:15 WIB

Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali

Untuk yang ke-7 kalinya ajang Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) 2017/2018 yang digagas oleh Indonesia Travel and Tourism ...
70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 09:40 WIB

70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM

Kementerian Perindustrian memfasilitasi sebanyak 70 industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif yang berasal dari beberapa sentra Pulau Jawa untuk bekerja sama dengan 30 pemasok ...
Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:34 WIB

Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR

Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel terus mendapat kecaman. Sebagai bentuk dukungan ...