Jumat, 16 November 2018 | 11.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Wartawan Metro TV yang supiri Setnov jadi tersangka

Wartawan Metro TV yang supiri Setnov jadi tersangka

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 17 November 2017 - 13:50 WIB

IMG-28003

Setnov saat terbaring di rumahsakit karena kecelakaan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Hilman Matauchi, wartawan Metro TV yang mengemudikan Mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Ketua DPR, Setya Novanto, ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap lalai, sehingga menyebabkan kecelakaan di Jalan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (16/11) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, polisi telah menetapkan Hilman yang berprofesi sebagai wartawan dari perusahan televisi swasta ini sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas.

Argo menerangkan, Hilman dijerat Pasal 283 junto Pasal 310 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), karena diduga lalai saat mengemudikan mobilnya.

“Sopir ini terancam hukuman tiga bulan (penjara-red),” kata Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/11).

Dalam Pasal 283 UU LLAJ itu dijelaskan setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat 1 terancam dipidana kurungan paling lama 3 bulan.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Halim Pagarra mengatakan, untuk sopir yang mengendarai mobil yang ditumpangi Setya Novanto telah diperiksa oleh petugas kepolisian.

Pengemudi bernama Hilman Matauchi, mengaku pengemudi kurang konsentrasi, karena sedang menerima telepon, ngobrol dengan korban, dan lelah akibat kurang tidur.

Saat itu sopir di dalam mobil bersama ajudan Setya Novanto bernama Reza yang duduk sebelah kiri samping pengemudi, sementara Setya Novanto duduk di jok tengah samping kiri.

“Rencana awal mau ke kantor Stasiun Metro TV, karena saudara Setya Novanto akan menjadi nara sumber dalam program Prime Time News. Namun, di tengah perjalanan disepakati untuk live by phone, kemudian pengemudi bermaksud mencari tempat yg aman,” terang Halim. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 02:10 WIB

Bermasalah Lagi, Penumpang Lion Air Jakarta-Yogyakarta Berhamburan Keluar

Peristiwa mendebarkan kembali menimpa penumpang maskapai penerbangan Lion Air. Pasalnya setelah pesawat Lion Air JT-610 jatuh di Tanjung Karawang, lalu ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 02:05 WIB

Ini Total DPTHP 2 untuk Pemilu 2019

Meski masih menunggu 6 Provinsi yang belum selesai melakukan pemutakhiran data, KPU RI sudah mendapatkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 01:51 WIB

Penyebab KPU RI Belum Tetapkan DPT Pemilu 2019

Dari 34 KPU daerah yang tersebar di 34 provinsi, terdapat 6 provinsi yang tuntas melakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...