Selasa, 12 Desember 2017 | 13.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Wartawan Metro TV yang supiri Setnov jadi tersangka

Wartawan Metro TV yang supiri Setnov jadi tersangka

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 17 November 2017 - 13:50 WIB

IMG-28003

Setnov saat terbaring di rumahsakit karena kecelakaan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Hilman Matauchi, wartawan Metro TV yang mengemudikan Mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Ketua DPR, Setya Novanto, ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap lalai, sehingga menyebabkan kecelakaan di Jalan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (16/11) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, polisi telah menetapkan Hilman yang berprofesi sebagai wartawan dari perusahan televisi swasta ini sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas.

Argo menerangkan, Hilman dijerat Pasal 283 junto Pasal 310 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), karena diduga lalai saat mengemudikan mobilnya.

“Sopir ini terancam hukuman tiga bulan (penjara-red),” kata Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/11).

Dalam Pasal 283 UU LLAJ itu dijelaskan setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat 1 terancam dipidana kurungan paling lama 3 bulan.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Halim Pagarra mengatakan, untuk sopir yang mengendarai mobil yang ditumpangi Setya Novanto telah diperiksa oleh petugas kepolisian.

Pengemudi bernama Hilman Matauchi, mengaku pengemudi kurang konsentrasi, karena sedang menerima telepon, ngobrol dengan korban, dan lelah akibat kurang tidur.

Saat itu sopir di dalam mobil bersama ajudan Setya Novanto bernama Reza yang duduk sebelah kiri samping pengemudi, sementara Setya Novanto duduk di jok tengah samping kiri.

“Rencana awal mau ke kantor Stasiun Metro TV, karena saudara Setya Novanto akan menjadi nara sumber dalam program Prime Time News. Namun, di tengah perjalanan disepakati untuk live by phone, kemudian pengemudi bermaksud mencari tempat yg aman,” terang Halim. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:01 WIB

KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, ...
Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.Sebagai pilihan, pemerintah ...
Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:15 WIB

Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali

Untuk yang ke-7 kalinya ajang Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) 2017/2018 yang digagas oleh Indonesia Travel and Tourism ...
70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 09:40 WIB

70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM

Kementerian Perindustrian memfasilitasi sebanyak 70 industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif yang berasal dari beberapa sentra Pulau Jawa untuk bekerja sama dengan 30 pemasok ...
Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:34 WIB

Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR

Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel terus mendapat kecaman. Sebagai bentuk dukungan ...
Batal Menjadi Ketua DPR RI, Aziz Legowo
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:30 WIB

Batal Menjadi Ketua DPR RI, Aziz Legowo

Politikus Partai Golkar Aziz Syamsudin mengaku tak masalah jika dirinya batal menjadi ketua DPR.Rapat Badan Musyawarah (Bamus) hari ini menyerahkan ...