Selasa, 20 Februari 2018 | 10.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Reporter : Bayu Putra | Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

IMG-28027

E-KTP. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. Publik pun menunggu pengusutan lebih lanjut dari KPK terhadap kasus ini.

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai bahwa kasus e-KTP merupakan kasus korupsi yang dilakukan secara berjamaah.

Ia pun menyebut mereka yang turut menikmati uang dari proyek e-KTP bisa dipidana.

“e-KTP ini adalah tindak pidana berjamaah, nah dalam hukum pidana itu tidak hanya yang berbuat tapi orang yang membantu yang menikmati itu juga ada pidananya,” kata Abdul dalam diskusi Polemik Radio Sindotrijaya dengan tema Dramaturgi Setya Novanto, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, (18/11).

Ia pun menyebut bahwa KPK harus mencari tahu siapa orang yang paling bertanggung jawab terkait kasus ini. Sebab kasus ini dinilai termasuk kasus besar karena disebut merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun.

“Ya intinya saat ini cari siapa penanggung jawabnya, karena inti dari kasus besar itu berada di tangan penanggung jawabnya siapa,” kata Abdul.

Penyidik KPK saat ini sudah melakukan penahanan terhadap Setya Novanto. Namun penyidik langsung melakukan pembantaran atau penangguhan penahanan terhadap Ketua Umum Partai Golkar itu dengan alasan kondisi kesehatan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siap-siap, Toko Online Juga Akan Dikenakan Pajak
Ekonomi - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:35 WIB

Siap-siap, Toko Online Juga Akan Dikenakan Pajak

Menjamurnya toko online di dunia maya ternyata tak lepas dari pengawasan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).DJP mulai akan mengutip pajak dari ...
Nazaruddin Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah, Ini Reaksi Pimpinan KPK
Hukum - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:10 WIB

Nazaruddin Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah, Ini Reaksi Pimpinan KPK

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang turut berkomentar soal pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin yang ...
KPK Kantongi Tersangka Baru di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:00 WIB

KPK Kantongi Tersangka Baru di Kasus e-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama tersangka baru terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan ...
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...