Rabu, 21 Februari 2018 | 12.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

IMG-28028

Kopassus, pasukan elit Republik Indonesa, dobrak TPN-PB yang melakukan penyanderaan warga Papua. Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau OPM secara senyap.

Sambil terus berkoordinasi dengan Posko di Kodam Cendrawasih, menunggu waktu yang tepat untuk melakukan serangan.

Tibalah saat kabut masih menyelimuti area Camp Kimbely, Tembagapura, Papua. Jam di tangan para prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD itu menunjukkan pukul 07.00 WIT, Jumat (17/11) kemarin.

Tepat pada jam ‘J’ mereka memulai serangan dengan melempar bom tangan yang disusul tembakan sniper ke arah TPN-PB yang berkumpul di dekat kandang babi. Begitu juga pasukan Raider dan Tontaipur langsung menyerang mereka, kontak senjata pun dimulai.

Hampir sekitar dua jam Kopassus, Raider dan Batalyon Tempur adu senjata dengan 35 pasukan TPN-PB dengan tugasnya masing-masing dan semua target sudah berhasil dikuasai.

Kapendam Cendrawasih Kolonel Aidi menyebut dari pengamatan pasukan dan informasi intelijen ada 35 orang lawan yang menggunakan senjata api.

Sementara 150 anggota kelompok bersenjata lain menggunakan senjata tradisional seperti panah, tombak dan belati.

“Mereka langsung kocar kacir dan melarikan diri ke hutan begitu ada serangan. Tapi masih terjadi kontak senjata terus,” kata Aidi seperti dilansir merdeka.com.

Anggota kelompok itu juga diduga membawa serta rekan mereka yang tewas atau terluka masuk hutan.

“Kita belum pastikan korban di pihak lawan. Tapi di pihak kita dan warga tak ada korban,” kata perwira Kopassus ini.

Namun pasukan TNI tak melakukan pengejaran karena fokus pada misi menyelamatkan warga sipil. Setelah kondisi dirasa aman, pasukan elite itu segera mengontak Tim Satgas Evakuasi untuk membawa keluar warga sipil dari area Kimbely dan Dusun Binti. Saat itu Tim Kopassus, Raider dan Tontaipur masih terus berjaga di lokasi.

Setelah dirasa suasana kondusif dengan target utama penyelamatan para warga yang disandera tersbrit, barulah Tim Satgas Terpadu melakukan evakuasi warga yang dipimpin Komandan Satuan Brimob Polda Papua Kombes Mathias Fahcir.

Terpisah kontak senjata antara pasukan TNI dengan TPN PB sebelum proses evakuasi warga sipil di Banti dan Kimbeli dibenarkan oleh Hendrik Wanmang, Komandan Operasi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) III Timika.

“Dua anggota kami terluka dalam kontak tembak pagi kemarin,” ujar Hendrik Wanmang seperti dilansir Jubi, Sabtu (18/11). []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bulog Ditugaskan Jaga Kestabilan Harga Pangan
Ekonomi - Rabu, 21 Februari 2018 - 11:19 WIB

Bulog Ditugaskan Jaga Kestabilan Harga Pangan

Sekretaris Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Siti Kuwati mengatakan, Bulog ditugaskan oleh Pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan dan ...
Rita Widyasari Mengaku Bisa Pertanggungjawabkan Tuduhan KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 11:13 WIB

Rita Widyasari Mengaku Bisa Pertanggungjawabkan Tuduhan KPK

Bupati Kutai Kartanegara non-aktif, Rita Widyasari mengaku telah membaca dakwaan yang disusun oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU ...
Bupati Kukar Rita Widyasari Jalani Sidang Perdana
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 10:47 WIB

Bupati Kukar Rita Widyasari Jalani Sidang Perdana

Bupati Kutai Kartanegara non-aktif, Rita Widyasari akan menghadapi sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu, (21/2/2018).Agenda ...
10 Bulan Kasus Air Keras Novel Baswedan Mengambang, Ini Kata Wiranto
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 10:19 WIB

10 Bulan Kasus Air Keras Novel Baswedan Mengambang, Ini Kata Wiranto

Selama 10 bulan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK, Novel Baswedan belum juga tuntas.Pelaku teror penyiraman air ...
Megawati Makan Malam dengan Jokowi, Ini yang Dibahas
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 09:48 WIB

Megawati Makan Malam dengan Jokowi, Ini yang Dibahas

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan sekaligus jamuan makan malam dengan Presiden Joko Widodo kemarin, Selasa (20/2/2018) malam ...
Hasil Istikharah, Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 09:17 WIB

Hasil Istikharah, Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia

Penyambutan kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab telah dipersiapkan jauh-jauh hari. Panitia yang menunggu kepastian akhirnya ...