Friday, 17 August 2018 | 16.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ketika Beringin diterpa angin, Dedi Mulyadi: Manfaatkan, jangan dirusak

Ketika Beringin diterpa angin, Dedi Mulyadi: Manfaatkan, jangan dirusak

Reporter : Bayu Putra | Saturday, 25 November 2017 - 15:21 WIB

IMG-28251

Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kiri) dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11). KiniNews/Bayu Putra.

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPD I Partai Golongan Karya Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan, Partai Golkar pernah melalui masa yang lebih sulit dibandingkan yang dialami saat ini.

Permasalahan yang dialami partai berlambang pohon beringin saat ini masih normal dan masih dapat dibenahi secara internal. 

Demikian hal itu disampaikan Dedi Mulyadi menanggapi sorotan publik terhadapa partainya karena Ketua Umumnya, Setya Novanto, yang tersangkut kasus elektronik KTP.

Kini, pohon beringin yang menjadi lambang partai tersebut seakan tengah diterpa angin.

Atas kondisi tersebut, Dedi juga mengungkapkan perlunya memanfaatkan angin dan beringin tersebut.

Dedi berharap agar tidak ada upaya merusak setiap bagian dari pohon beringin.

“Jauh dibanding Partai Golongan Karya tahun 98, 99, dan 2003. Golkar mendapat tekanan berat, dianggap bagian Orde Baru. Mempertahankannya berdarah-darah, benderanya dibakar,” tegas Dedi diskusi di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11).

Menurut Bupati Purwakarta itu, angin tersebut harus dimanfaatkan agar tidak merasa gerah atau panas. Karena pada saat yang bersamaan, pohon beringin masih bisa digunakan untuk berteduh.

“Ketika beringin diterpa angin, maka kita manfaatkan angin ini agar kita tidak kepanasan. Kemudian, manfaatkan beringin ini untuk kita berteduh. Jangan merusak akarnya, jangan rusak batangnya, jangan rusak rantingnya, dan jangan rusak daunnya karena beringin tempat berteduh kita Bersama,” ungkap Dedi.

“Tidak ada alasan bagi kita untuk merusak beringin ini. Sejelek-jeleknya beringin, masih ada air yang mengalir, menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat untuk mandi, cuci, dan mengairi sawahnya,” tambahnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...