Jumat, 16 November 2018 | 11.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ketika Beringin diterpa angin, Dedi Mulyadi: Manfaatkan, jangan dirusak

Ketika Beringin diterpa angin, Dedi Mulyadi: Manfaatkan, jangan dirusak

Reporter : Bayu Putra | Sabtu, 25 November 2017 - 15:21 WIB

IMG-28251

Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kiri) dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11). KiniNews/Bayu Putra.

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPD I Partai Golongan Karya Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan, Partai Golkar pernah melalui masa yang lebih sulit dibandingkan yang dialami saat ini.

Permasalahan yang dialami partai berlambang pohon beringin saat ini masih normal dan masih dapat dibenahi secara internal. 

Demikian hal itu disampaikan Dedi Mulyadi menanggapi sorotan publik terhadapa partainya karena Ketua Umumnya, Setya Novanto, yang tersangkut kasus elektronik KTP.

Kini, pohon beringin yang menjadi lambang partai tersebut seakan tengah diterpa angin.

Atas kondisi tersebut, Dedi juga mengungkapkan perlunya memanfaatkan angin dan beringin tersebut.

Dedi berharap agar tidak ada upaya merusak setiap bagian dari pohon beringin.

“Jauh dibanding Partai Golongan Karya tahun 98, 99, dan 2003. Golkar mendapat tekanan berat, dianggap bagian Orde Baru. Mempertahankannya berdarah-darah, benderanya dibakar,” tegas Dedi diskusi di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11).

Menurut Bupati Purwakarta itu, angin tersebut harus dimanfaatkan agar tidak merasa gerah atau panas. Karena pada saat yang bersamaan, pohon beringin masih bisa digunakan untuk berteduh.

“Ketika beringin diterpa angin, maka kita manfaatkan angin ini agar kita tidak kepanasan. Kemudian, manfaatkan beringin ini untuk kita berteduh. Jangan merusak akarnya, jangan rusak batangnya, jangan rusak rantingnya, dan jangan rusak daunnya karena beringin tempat berteduh kita Bersama,” ungkap Dedi.

“Tidak ada alasan bagi kita untuk merusak beringin ini. Sejelek-jeleknya beringin, masih ada air yang mengalir, menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat untuk mandi, cuci, dan mengairi sawahnya,” tambahnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 02:10 WIB

Bermasalah Lagi, Penumpang Lion Air Jakarta-Yogyakarta Berhamburan Keluar

Peristiwa mendebarkan kembali menimpa penumpang maskapai penerbangan Lion Air. Pasalnya setelah pesawat Lion Air JT-610 jatuh di Tanjung Karawang, lalu ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 02:05 WIB

Ini Total DPTHP 2 untuk Pemilu 2019

Meski masih menunggu 6 Provinsi yang belum selesai melakukan pemutakhiran data, KPU RI sudah mendapatkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 01:51 WIB

Penyebab KPU RI Belum Tetapkan DPT Pemilu 2019

Dari 34 KPU daerah yang tersebar di 34 provinsi, terdapat 6 provinsi yang tuntas melakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...