Kamis, 22 Februari 2018 | 05.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Pekan ini Gerindra umumkan jagonya untuk Pilkada di tiga Provinsi

Pekan ini Gerindra umumkan jagonya untuk Pilkada di tiga Provinsi

Senin, 27 November 2017 - 08:59 WIB

IMG-28272

Ketua Umum DPP Partai Gerindra. Antara.

Jakarta, kini.co.id – Partai Gerindra bakal mengumumkan nama-nama calon gubernur yang akan diusungnya dalam Pilkada 2018.

Nama-nama tersebut diantaranya adalah untuk tiga provinsi di pulau Jawa yakni, Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan segera menetapkan dan mengumumkan bakal calon gubernur yang didukung di pemilihan kepala daerah di Pulau Jawa.

Muzani mengatakan pengumuman itu kemungkinan disampaikan pekan ini.

“Insya Allah dalam minggu ini beliau akan ambil keputusan. Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur akan diumumkan secara serentak,” kata Muzani usai acara rilis “Temuan Survei Nasional Poltracking Indonesia: Evaluasi Pemerintahan Jokowi-JK Meneropong Peta Elektoral 2019” di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad (26/11).

Muzani mengatakan, Prabowo saat ini memang belum mengambil keputusan ihwal calon-calon yang akan diusung di tiga daerah yang menjadi lumbung suara tersebut. Namun, ada beberapa gambaran yang disampaikan Muzani.

Ketua Fraksi Partai Gerindra ini mengatakan partainya akan mengusung calon alternatif di pilgub Jawa Timur selain pasangan bakal calon Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.

Menurut Muzani, Gerindra tengah mengambil langkah mundur untuk melakukan sejumlah pertimbangan menghadapi kontestasi pilgub Jawa Timur.

“Dua orang itu (Gus Ipul dan Khofifah) kan sudah tiga kali ini ketemu, masa iya di Jatim bolak balik dua tokoh itu. Kira-kira seperti itu,” kata Muzani dilansir tempo.

Kendati begitu, Muzani enggan membocorkan calon yang potensial diusung oleh partainya. Ihwal pilgub Jawa Barat, Muzani tak banyak berkomentar setelah Gerindra menolak mengusung Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu.

Hubungan Gerindra dan Deddy merenggang setelah Wakil Gubernur Jawa Barat itu menerima pinangan Demokrat, bahkan telah mengantongi kartu tanda anggota partai berlambang bintang mercy itu.

Padahal sebelumnya Deddy telah diangkat sebagai kader dan menjabat sebagai Penasehat Dewan Pengurus Daerah Gerindra Jawa Barat.“Saya baru mau ketemu Pak Prabowo dari sini, belum tahu bocorannya,”  ujarnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata  KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:42 WIB

Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah membantah tudingan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lembaga antirasuah ini bersekongkol ...
KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:33 WIB

KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro

Mantan Menteri Perekonomian, Dorojatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, (21/2).Ia diperiksa sebagai saksi dalam ...
Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah  Kemen PUPR diapresiasi
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 WIB

Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah Kemen PUPR diapresiasi

Berbagai musibah dalam proyek infrastruktur yang belakangan terjadi mendapat sorotan dari DPR. Anggota Komisi VI Nyat Kadir menyatakan menyesalkan terjadinya ...
Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:46 WIB

Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Politikus PKS, Yudi Widiana Adia untuk dijatuhi hukuman 10 tahun penjara."Menuntut supaya majelis hakim ...
Mantan Dokter Novanto Segera Diadili
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:42 WIB

Mantan Dokter Novanto Segera Diadili

Bimanesh Sutardjo bakal segera diadili atas kasus dugaan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan ...
KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat
Peristiwa - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:58 WIB

KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti insiden kecelakaan kerja pada sejumlah proyek infrastruktur di tanah air.Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ...