Rabu, 13 Desember 2017 | 12.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Secangkir Kopi>Harapan baru pada ‘Song For Pride’

Harapan baru pada ‘Song For Pride’

Senin, 27 November 2017 - 10:06 WIB

IMG-28278

Dahlan Iskan. Istimewa

kini.co.id – Peristiwa Persebaya melawan PSMS Medan ini sudah 25 tahun berlalu. Tapi tidak pernah hilang dari ingatan. Begitu menggoyahkan jiwa.

Persebaya saat itu kalah sejak tendangan pertama dilakukan. Ada serangan mental yang membuat down pemain: berkumandangnya lagu Sing Sing So. Yang sangat masif. Dari suporter PSMS yang mendominasi stadion Gelora Bung Karno.

Suporter bonek sebenarnya tidak kalah dalam jumlah. Tret tet tet sangat legendaris. Bonek sekitar Jakarta juga membanjir ke GBK. Tapi Bonek saat itu belum punya senjata untuk melawan Sing Sing So.

Belum ada Emosi Jiwaku. Belum ada Rek Aku Teko Rek. Dan yang utama belum ada Song For Pride. Bonek hanya meneriakkan yel yel tanpa nada. Dan akhirnya tenggelam total oleh magisnya nada Sing Sing So.

Persebaya kalah. Skornya saya lupa. Tapi telak.

Saya punya keyakinan Persebaya bukan kalah dari PSMS tapi kalah oleh magisnya Sing Sing So. Kini Bonek punya Song for Pride. Yang juga sangat magis.

Saya merinding setiap kali mendengarkannya. Baik di Youtube apalagi di stadion. Mendengar Song for Pride dikumandangkan di stadion luar kota Surabaya membuat saya lebih merinding lagi.

Dalam final Liga 2 Selasa (28/11) malam besok semuanya akan berbeda. Sudah begitu lama dua jagoan tidak bertemu. Sudah begitu lama Sing Sing So tidak berkumandang.

Persebaya juga sudah beda. Sudah punya senjata. Song For Pride. Tidak kalah magisnya. Bahkan lebih menghunjam di dada.

Sing Sing So adalah lagu rakyat. Song For Pride adalah lagu perjuangan!

Maka besok malam itu, yang terjadi di stadion Lautan Api Bandung bukan hanya Persebaya lawan PSMS. Tapi juga pertandingan antar mantera modern: Sing Sing So vs Song For Pride. Saya begitu tidak sabar ingin berada di tengah pertempuran dua mantera itu. Sing vs Song. [Dahlan Iskan].

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis  dikawasan
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:54 WIB

Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis dikawasan

Pemerintah kembali merayakan Hari Nusantara 2017. Kali ini perayaan tersebut digelar di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (13/12).Momentum ...
Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:39 WIB

Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat

Sidang dakwaan Setya Novanto yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat diawali polemik soal kesehatan.Hal tersebut bermula ketika ...
Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak
Politik - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:24 WIB

Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak

Kericuhan di Bali akibat salah informasi terkait kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) dinilai Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai hal ...
Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:16 WIB

Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam

Sidang perdana kasus dugaan korupsi dalam pengadaan e-KTP TA 2011-2012 dengan terdakwa Setya Novanto dimulai. Hal tersebut ditandai dengan diketoknya ...
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...