Rabu, 14 November 2018 | 19.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Abdul Manan-Revolusi Riza pimpin AJI tiga tahun ke depan

Abdul Manan-Revolusi Riza pimpin AJI tiga tahun ke depan

Senin, 27 November 2017 - 11:26 WIB

IMG-28284

Abdul Manan dan Revolusi Riza secara aklamasi terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) periode 2017-2020, dalam Kongres X AJI di The Sunan Hotel Solo, Senin (27/11) dini hari.Istimewa

Solo, kini.co.id – Redaktur Majalah Tempo, ‎Abdul Manan dan Head Of News Gathering CNN Indonesia, Revolusi Riza secara aklamasi terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) periode 2017-2020, dalam Kongres X AJI di The Sunan Hotel Solo, Senin (27/11) dini hari.

Keduanya menggantikan Suwarjono dan Arfi Bambani Amri sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal periode 2014-2017.

Abdul Manan menyatakan komitmennya menjalankan amanat Kongres yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta garis garis besar haluan program. Dalam program ke depan ada beberapa poin besar yang akan diimplementasikan.

“Pertama, penguatan kapasitas anggota-anggota di semua AJI kota. Kami menyadari Aji Kota adalah ujung tombak organisasi ini, sebab baik, buruk organisasi dilihat dari kapasitas anggota AJI Kota. Maka dari itu kami akan melakukan pelatihan-pelatihan tematik,” kata Manan.

Selain pelatihan, kata dia akan membuat training untuk pengelolaan organisasi AJI Kota secara baik. Kedua, pasangan Manan-Revolusi ini akan meningkatkan kompetensi anggota AJI.

‎”Saya kira peningkatan potensi anggota ini adalah salah satu prioritas. Maka perlu ada pelatihan-pelatihan peningkatan skill,” ujarnya dilansir Suara.com.

Dia meyakini, anggota AJI yang terampil, cakap dan memiliki keahlian khusus dapat meningkatkan kesejahteraan.

‎”Kami punya keyakinan, keterampilan yang bertambah akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan‎ anggota AJI,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Revolusi Riza menyatakan komitmennya dalam menjalankan program program AJI ke depan.

“Ini amanah yang luar biasa berat, pengabdian kita ke AJI. Kita telah memilih dunia jurnalisme ini, ketika itulah kita mengabdi untuk AJI,” kata dia.

Revolusi menyampaikan tantangan-tantangan jurnalisme ke depan akan semakin berat. Khususnya dalam satu, dua tahun mendatang dengan dimulainya Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Serentak, seperti Pemilihan Legislatif dan Eksekutif‎ pada 2019.

“Kita semua sepakat bahwa tahun-tahun ke depan situasi yang akan dihadapi cukup berat. Sebab kita akan menghadapi Pilkada dan Pemilu serentak. Ditambah lagi dengan lanskap media yang berubah,” ujarnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 14 November 2018 - 17:59 WIB

Rusak, Lion Air yang ditumpangi suami Nina Zatulini putar balik

PERISTIWA mendebarkan menimpa suami dari aktris cantik Nina Zatulini, Chandra Tauphan Ansar pada Rabu, (14/11/2018) pagi ini. Pasalnya pesawat Lion ...
Peristiwa - Rabu, 14 November 2018 - 16:38 WIB

Kontrol emosi pembunuhan sekeluarga di Bekasi cukup baik

KONTROL emosi pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Bekasi, dinilai cukup baik. Polisi hingga kini masih ...
Ekonomi - Rabu, 14 November 2018 - 16:27 WIB

Penundaan hutang dikabulkan, Merpati siap ‘terbang’ lagi

PENGADILAN Tinggi Niaga Surabaya mengabulkan proposal perdamaian permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Merpati Nusantara Airlines. Keputusan tersebut diambil ...
Ekonomi - Rabu, 14 November 2018 - 16:12 WIB

Kalla: Dana desa diprioritaskan untuk kualitas SDM

WAKIL Presiden Jusuf Kalla mengatakan dana desa di tahun 2018-2019 akan diprioritaskan untuk meningkatkan kualitas SDM. Sebab, pada empat tahun ...
Ekonomi - Selasa, 13 November 2018 - 17:50 WIB

Bunga Tinggi Disertai Ancaman, Ini Kata OJK Soal Pinjaman Online

Ratusan korban pinjaman online atau perusahaan Peer to Peer (P2P) Lending mengadu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Aduan itu terkait ...
Hukum - Selasa, 13 November 2018 - 17:27 WIB

KPK Perpanjang Penahanan Bupati Cirebon

Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra harus lebih lama mendekam dalam rutan KPK yang terletak di Gedung KPK lama C4. Hal ini ...