Rabu, 13 Desember 2017 | 12.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Demokrat Tolak Tawaran Kursi Mensos untuk Hormati Pendukung Jokowi

Demokrat Tolak Tawaran Kursi Mensos untuk Hormati Pendukung Jokowi

Reporter : Bayu Putra | Senin, 27 November 2017 - 17:19 WIB

IMG-28303

Roy Suryo. (KiniNews/Bayu Putra)

Jakarta, kini.co.id – Partai Demokrat menolak tawaran kursi menteri sosial yang bakal ditinggalkan oleh Khofifah Indar Parawansa. Penolakan tersebut untuk menghormati partai politik pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Roy Suryo menegaskan, pihaknya tidak akan masuk kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Roy menyampaikan hal itu menanggapi wacana tawaran kursi menteri sosial yang akan ditinggalkan oleh Khofifah guna konsentrasi maju ke Pilgub Jatim 2018.

“Tawaran itu sudah banyak ya, tetapi kami menghormati teman-teman dari partai lain. Partai lain kan sudah banyak juga yang mendukung bahkan mengusung (Presiden Jokowi). Partai Demokrat kan tidak termasuk yang mengusung Pak Jokowi. Kalau di menit-menit akhir belok di tikungan kan kurang pas juga,” ujar Roy Suryo di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (27/11).

Meski menolak masik kabinet, lanjut Roy, Partai Demokrat akan tetap menjaga kepemimpinan Presiden Jokowi hingga 2019.

“Kami tetap mempertahankan Pak Jokowi sampai 2019, tetapi bukan berarti harus masuk dalam periode kabinet kerja sekarang. Jelas kan,” tegas Roy.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum menerima surat resmi pengunduran diri Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah berencana maju dalam pemilihan gubernur Jawa Timur 2018. Majunya Khofifah di kontestasi pilgub Jatim membuatnya harus mundur dari Kabinet Kerja Presiden Jokowi.

“Belum sampai ke saya, belum ke saya, suratnya belum sampai ke saya,” kata Jokowi setelah membuka Munas Alim Ulama Nahdlatul Ulama Konbes Nahdlatul Ulama di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pekan lalu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis  dikawasan
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:54 WIB

Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis dikawasan

Pemerintah kembali merayakan Hari Nusantara 2017. Kali ini perayaan tersebut digelar di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (13/12).Momentum ...
Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:39 WIB

Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat

Sidang dakwaan Setya Novanto yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat diawali polemik soal kesehatan.Hal tersebut bermula ketika ...
Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak
Politik - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:24 WIB

Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak

Kericuhan di Bali akibat salah informasi terkait kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) dinilai Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai hal ...
Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:16 WIB

Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam

Sidang perdana kasus dugaan korupsi dalam pengadaan e-KTP TA 2011-2012 dengan terdakwa Setya Novanto dimulai. Hal tersebut ditandai dengan diketoknya ...
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...