Rabu, 21 Februari 2018 | 12.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Demokrat Tolak Tawaran Kursi Mensos untuk Hormati Pendukung Jokowi

Demokrat Tolak Tawaran Kursi Mensos untuk Hormati Pendukung Jokowi

Reporter : Bayu Putra | Senin, 27 November 2017 - 17:19 WIB

IMG-28303

Roy Suryo. (KiniNews/Bayu Putra)

Jakarta, kini.co.id – Partai Demokrat menolak tawaran kursi menteri sosial yang bakal ditinggalkan oleh Khofifah Indar Parawansa. Penolakan tersebut untuk menghormati partai politik pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Roy Suryo menegaskan, pihaknya tidak akan masuk kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Roy menyampaikan hal itu menanggapi wacana tawaran kursi menteri sosial yang akan ditinggalkan oleh Khofifah guna konsentrasi maju ke Pilgub Jatim 2018.

“Tawaran itu sudah banyak ya, tetapi kami menghormati teman-teman dari partai lain. Partai lain kan sudah banyak juga yang mendukung bahkan mengusung (Presiden Jokowi). Partai Demokrat kan tidak termasuk yang mengusung Pak Jokowi. Kalau di menit-menit akhir belok di tikungan kan kurang pas juga,” ujar Roy Suryo di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (27/11).

Meski menolak masik kabinet, lanjut Roy, Partai Demokrat akan tetap menjaga kepemimpinan Presiden Jokowi hingga 2019.

“Kami tetap mempertahankan Pak Jokowi sampai 2019, tetapi bukan berarti harus masuk dalam periode kabinet kerja sekarang. Jelas kan,” tegas Roy.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum menerima surat resmi pengunduran diri Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah berencana maju dalam pemilihan gubernur Jawa Timur 2018. Majunya Khofifah di kontestasi pilgub Jatim membuatnya harus mundur dari Kabinet Kerja Presiden Jokowi.

“Belum sampai ke saya, belum ke saya, suratnya belum sampai ke saya,” kata Jokowi setelah membuka Munas Alim Ulama Nahdlatul Ulama Konbes Nahdlatul Ulama di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pekan lalu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bulog Ditugaskan Jaga Kestabilan Harga Pangan
Ekonomi - Rabu, 21 Februari 2018 - 11:19 WIB

Bulog Ditugaskan Jaga Kestabilan Harga Pangan

Sekretaris Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Siti Kuwati mengatakan, Bulog ditugaskan oleh Pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan dan ...
Rita Widyasari Mengaku Bisa Pertanggungjawabkan Tuduhan KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 11:13 WIB

Rita Widyasari Mengaku Bisa Pertanggungjawabkan Tuduhan KPK

Bupati Kutai Kartanegara non-aktif, Rita Widyasari mengaku telah membaca dakwaan yang disusun oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU ...
Bupati Kukar Rita Widyasari Jalani Sidang Perdana
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 10:47 WIB

Bupati Kukar Rita Widyasari Jalani Sidang Perdana

Bupati Kutai Kartanegara non-aktif, Rita Widyasari akan menghadapi sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu, (21/2/2018).Agenda ...
10 Bulan Kasus Air Keras Novel Baswedan Mengambang, Ini Kata Wiranto
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 10:19 WIB

10 Bulan Kasus Air Keras Novel Baswedan Mengambang, Ini Kata Wiranto

Selama 10 bulan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK, Novel Baswedan belum juga tuntas.Pelaku teror penyiraman air ...
Megawati Makan Malam dengan Jokowi, Ini yang Dibahas
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 09:48 WIB

Megawati Makan Malam dengan Jokowi, Ini yang Dibahas

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan sekaligus jamuan makan malam dengan Presiden Joko Widodo kemarin, Selasa (20/2/2018) malam ...
Hasil Istikharah, Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 09:17 WIB

Hasil Istikharah, Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia

Penyambutan kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab telah dipersiapkan jauh-jauh hari. Panitia yang menunggu kepastian akhirnya ...