Monday, 20 August 2018 | 10.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Demokrat Tolak Tawaran Kursi Mensos untuk Hormati Pendukung Jokowi

Demokrat Tolak Tawaran Kursi Mensos untuk Hormati Pendukung Jokowi

Reporter : Bayu Putra | Monday, 27 November 2017 - 17:19 WIB

IMG-28303

Roy Suryo. (KiniNews/Bayu Putra)

Jakarta, kini.co.id – Partai Demokrat menolak tawaran kursi menteri sosial yang bakal ditinggalkan oleh Khofifah Indar Parawansa. Penolakan tersebut untuk menghormati partai politik pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Roy Suryo menegaskan, pihaknya tidak akan masuk kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Roy menyampaikan hal itu menanggapi wacana tawaran kursi menteri sosial yang akan ditinggalkan oleh Khofifah guna konsentrasi maju ke Pilgub Jatim 2018.

“Tawaran itu sudah banyak ya, tetapi kami menghormati teman-teman dari partai lain. Partai lain kan sudah banyak juga yang mendukung bahkan mengusung (Presiden Jokowi). Partai Demokrat kan tidak termasuk yang mengusung Pak Jokowi. Kalau di menit-menit akhir belok di tikungan kan kurang pas juga,” ujar Roy Suryo di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (27/11).

Meski menolak masik kabinet, lanjut Roy, Partai Demokrat akan tetap menjaga kepemimpinan Presiden Jokowi hingga 2019.

“Kami tetap mempertahankan Pak Jokowi sampai 2019, tetapi bukan berarti harus masuk dalam periode kabinet kerja sekarang. Jelas kan,” tegas Roy.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum menerima surat resmi pengunduran diri Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah berencana maju dalam pemilihan gubernur Jawa Timur 2018. Majunya Khofifah di kontestasi pilgub Jatim membuatnya harus mundur dari Kabinet Kerja Presiden Jokowi.

“Belum sampai ke saya, belum ke saya, suratnya belum sampai ke saya,” kata Jokowi setelah membuka Munas Alim Ulama Nahdlatul Ulama Konbes Nahdlatul Ulama di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pekan lalu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...