Jumat, 16 November 2018 | 11.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Novanto Diagendakan ke RSCM Siang Ini

Novanto Diagendakan ke RSCM Siang Ini

Reporter : Restu Fadilah | Selasa, 28 November 2017 - 13:41 WIB

IMG-28317

Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto (kiri) bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (21/11). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.

Jakarta, kini.co.id – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan siang ini Setya Novanto akan ke RSCM untuk melakukan kontrol setelah rawat inap.

“Tim dokter yang melakukan perawatan terhadap SN (Setya Novanto) sebelumnya akan melakukan pengecekan perkembangan kesehatan setelah rawat inap dinyatakan tidak diperlukan lagi beberapa waktu yang lalu,” tutur Febri di Jakarta, Selasa, (28/11/2017).

Sebagai informasi, KPK sudah menetapkan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka sebanyak dua kali. Pria yang pernah terjerat kasus papa minta saham itu permah ditetapkan sebagai tersangka, Senin (17/7/2017).

Ketua Umum Partai Golkar itu dinilai telah ikut bersama-sama menerima aliran dana kasus korupsi pengadaan ktp elektronik 2011-2012 dan ikut merugikan negara Rp 2,3 triliun.

Pria yang juga Anggota DPR 2009-2014 itu disangkakan melanggar pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Sayangnya, penetapan tersebut dipatahkan dalam gugatan praperadilan, Jumat (29/9/2017). Penetapan tersangka Novanto pun dibatalkan setelah Hakim Praperadilan Cepi Iskandar memutuskan penetapan Novanto batal.

Namun, tidak semua gugatan praperadilan Novanto dipenuhi pengadilan. Gugatan pencegahan mantan Ketua Fraksi Partai Golkar itu tidak dikabulkan hakim.

KPK pun kembali menetapkan Novanto sebagai tersangka, Jumat (10/11/2017). Mereka kembali menyangkakan mantan Ketua DPR terlibat dalam kasus suap KTP elektronik.

KPK menyangkakan kembali Novanto melanggar pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 UU 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Dalam penetapan tersangka kedua tidak berjalan mulus. KPK berupaya memeriksa Novanto dalam kapasitas sebagai tersangka, Rabu (15/11/2017).

Namun, Novanto tidak memenuhi panggilan sehingga KPK berupaya menangkap mantan Ketua Fraksi Partai Golkar itu di kediamannya Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Hanya saja, pria yang juga Ketua Umum Partai Golkar itu ternyata tidak berada di tempat sehingga KPK mengumumkan telah memasukkan Novanto dalam daftar pencarian orang Kamis (16/11/2017).

Sempat menghilang, Novanto akhirnya menyerahkan diri, Jumat (17/11/2017). Akan tetapi mengalami kecelakaan pada Jumat (17/11/2017) malam di daerah Permata Hijau, Jakarta.

Novanto pun akhirnya dirawat di RS Permata Hijau sejak Jumat hingga Sabtu (18/11/2017). Pada hari Sabtu, Novanto langsung ditahan KPK dan dibantarkan ke RSCM hingga Minggu (19/11/2017) sebelum akhirnya diserahkan ke KPK pada Minggu malam.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 02:10 WIB

Bermasalah Lagi, Penumpang Lion Air Jakarta-Yogyakarta Berhamburan Keluar

Peristiwa mendebarkan kembali menimpa penumpang maskapai penerbangan Lion Air. Pasalnya setelah pesawat Lion Air JT-610 jatuh di Tanjung Karawang, lalu ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 02:05 WIB

Ini Total DPTHP 2 untuk Pemilu 2019

Meski masih menunggu 6 Provinsi yang belum selesai melakukan pemutakhiran data, KPU RI sudah mendapatkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 01:51 WIB

Penyebab KPU RI Belum Tetapkan DPT Pemilu 2019

Dari 34 KPU daerah yang tersebar di 34 provinsi, terdapat 6 provinsi yang tuntas melakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...