Rabu, 13 Desember 2017 | 12.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Berikut 7 Saksi dari Golkar yang Meringankan Setnov

Berikut 7 Saksi dari Golkar yang Meringankan Setnov

Reporter : Fauzan | Selasa, 28 November 2017 - 16:26 WIB

IMG-28325

Tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto kembali menjalani pemeriksaan lanjutan, Kamis (23/11) kemarin. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Sebanyak tujuh saksi yang meringankan Setya Novanto berasal dari para politisi Golkar yakni Idrus Marham, Rudi Alfonso, Agun Gunandjar, Melki Laka Lena, Robert Kardinal, Anwar Puegeno, dan Erwin Siregar, bakal dimintai keterangannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, untuk Idrus Marham dan Melky Laka Lena seharusnya diperiksa, Senin (27/11) kemarin.

Namun, keduanya tidak datang. Untuk itu, kedua orang politisi itu akan dijadwalkan ulang.

“Untuk Idrus Marham staf datang ke KPK mengantar surat bahwa yang bersangkutan tidak bisa datang dan minta penjadwalan ulang dan Melky Laka Lena mengirimkan surat ke KPK. Dia juga tidak bisa datang karena ada tugas partai di luar kota,” kata Febri di Jakarta, Selasa (28/11).

Menurut Febri, untuk Rudi Alfonso dan Agun Gunandjar karena yang bersangkutan sudah pernah diperiksa penyidik untuk dimintai keterangannya dalam kasus yang sama sehingga takan lagi diikutsertakan.

“Dua saksi (Rudi dan Agun) pernah diperiksa KPK dalam kasus e-KTP,” katanya.

Sementara itu pemeriksaan kepada para ahli hukum pidana hingga tata negara, KPK memanggil sejumlah ahli yakni Romly Atmasasmita, Samsul Bakri, Supandji, Mudzaki, Azis Syamsuddin, Maman Abdurahman dan Margarito Kamis.

Sebagai informasi, KPK mengabulkan permintaan pemeriksaan saksi ahli yang meringankan Setya Novanto.

Tiga nama terakhir diantaranya sudah diperiksa oleh penyidik KPK kemarin ialah Aziz Syamsudin, Maman Abdurahman dan Margarito Kamis.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis  dikawasan
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:54 WIB

Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis dikawasan

Pemerintah kembali merayakan Hari Nusantara 2017. Kali ini perayaan tersebut digelar di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (13/12).Momentum ...
Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:39 WIB

Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat

Sidang dakwaan Setya Novanto yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat diawali polemik soal kesehatan.Hal tersebut bermula ketika ...
Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak
Politik - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:24 WIB

Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak

Kericuhan di Bali akibat salah informasi terkait kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) dinilai Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai hal ...
Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:16 WIB

Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam

Sidang perdana kasus dugaan korupsi dalam pengadaan e-KTP TA 2011-2012 dengan terdakwa Setya Novanto dimulai. Hal tersebut ditandai dengan diketoknya ...
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...