Senin, 19 Februari 2018 | 00.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Anggota DPRD dan pejabat Pemprov Jambi kena OTT KPK

Anggota DPRD dan pejabat Pemprov Jambi kena OTT KPK

Reporter : Zainal Bakri | Selasa, 28 November 2017 - 22:04 WIB

IMG-28333

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. KiniNews/Dok

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah anggota DPRD dan pejabat provinsi Jambi Selasa (28/11).

Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston membenarkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat Pemerintah Provinsi Jambi dan anggota DPRD Provinsi Jambi.

Kabar penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari Kapolda setempat.

“Saya dapat informasi dari Kapolda ada OTT anggota dewan, cuma siapa orangnya saya belum mendapat informasi,” kata Cornelis singkat.

Sementara itu, di Markas Polda Jambi sekitar pukul 16.00 WIB, beberapa petugas KPK terlihat menggiring pejabat Pemprov Jambi atas nama Saipuddin yang menjabat sebagai Asisten III Pemprov Jambi memasuki ruang penyidik.

Saipuddin terlihat mengenakan kaos berkerah dan celana dinas PNS, terlihat juga bersamaan petugas KPK membawa diduga berkas dalam kantong plastik hitam.

Beberapa saat kemudian, Polisi juga terlihat membawa alat penghitung uang memasuki ruang penyidik.

Saipuddin terlihat mengenakan kaos berkerah dan celana dinas PNS, terlihat juga bersamaan petugas KPK membawa diduga berkas dalam kantong plastik hitam.

Beberapa saat kemudian, Polisi juga terlihat membawa alat penghitung uang memasuki ruang penyidik.

Dikabarkan, beberapa anggota DPRD Provinsi Jambi yang diamankan sudah terlebih dahulu berada di ruang penyidik.

Hingga, Selasa (28/11) malam Mapolda Jambi masih memfasilitasi pengamanan pejabat dan anggota DPRD Provinsi Jambi yang terkena OTT tersebut.

Sementara itu Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap sekitar 10 orang dalam operasi tangkap tangan di Jambi dan Jakarta pada Selasa (28/10).

Para pihak yang ditangkap itu terdiri dari sejumlah anggota DPRD Jambi, pejabat Pemprov Jambi dan pihak swasta.

“Unsur dari 10 orang itu ada yang merupakan penyelenggara negara di daerah, dalam hal ini anggota DPRD setempat, kemudian ada pejabat dan pegawai di Pemprov juga, termasuk pihak swasta,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/11) malam.

Tak hanya menangkap para pihak, dalam OTT ini, tim Satgas KPK juga mengamankan sejumlah uang. Febri mengaku belum mengetahui secara pasti total uang yang diamankan. Namun, berdasar informasi sementara, uang tersebut berjumlah lebih dari Rp 1 miliar.

“Tadi masih proses penghitungan Karena tim sebagian masih di Polda Jambi. Sejauh ini kita dapatkan informasinya uang yang diamankan sekitar lebih dari Rp1 miliar,” katanya.

Febri menyebut para pihak tersebut ditangkap lantaran diduga terlibat penyuapan terkait APBD Jambi tahun 2018. Namun, Febri masih enggan merinci tujuan pemberian uang tersebut. Hal ini lantaran terdapat sejumlah tahapan yang perlu dilewati hingga APBD itu disahkan.

“Belum bisa kami sampaikan secara spesifik, dalam APBD itu kan ada proses penyusunan dan pembahasan, dan ada proses pengesahan. Kami tentu belum bisa sampaikan bagian mana yang dipengaruhi terkait pemberian sejumlah uang ini. Intinya ada dugaan pemberian sejumlah uang pada penyelenggara negara terkait dengan proses APBD 2018,” katanya.

Febri menyatakan, para pihak yang ditangkap masih diperiksa tim Satgas. Lembaga antikorupsi memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status para pihak tersebut.

“Untuk mereka yang diamankan di Jakarta sudah dibawa ke Gedung KPK untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut sampai dengan besok. kami juga ucapkan terima kasih kepada tim dari polda Jambi yang membantu operasi ini,” katanya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes
Ekonomi - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:21 WIB

Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes

Untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat terhadap produk-produk Industri Jasa Keuangan (IJK), PT Pegadaian (Persero) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas ...
KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:17 WIB

KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebanyak 14 partai politik resmi menjadi peserta pemilu 2019, empat diantaranya merupakan parpol baru.Adapun ...
92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:02 WIB

92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut

PT Jasa Marga memprediksikan puncak arus balik libur Imlek terjadi pada Ahad (18/2) besok melalui GT Cikarang Utama menuju Jakarta."Sebanyak ...
KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 10:42 WIB

KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik penjelasan kepolisian mengenai penyebab kematian terduga teroris Muhamad Jefri alias ...
NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 09:58 WIB

NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung

Partai NasDem akan segera berkonsolidasi dengan Partai Hanura dan PKS setelah calon yang mereka usung dalam Pilgub Lampung, Mustafa ditetapkan ...
Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan
Hukum - Jumat, 16 Februari 2018 - 13:18 WIB

Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan

Usai menjalani pemeriksaan selama empat jam, Bupati Lampung Tengah, Mustofa resmi berstatus tersangka dan langsung ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ...