Rabu, 14 November 2018 | 19.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Sudah baca surat Khofifah, Jokowi: Nanti ketemu dulu

Sudah baca surat Khofifah, Jokowi: Nanti ketemu dulu

Rabu, 29 November 2017 - 10:09 WIB

IMG-28342

Presiden Jokowi. KiniNews/Dok

Jakarta, kini.co.id – Presiden Jokowi mengaku sudah menerima dan membaca surat dari Mensos Khofifah Indar Parawansa terkait dengan permohonan arahan dari Presiden mengenai sejumlah parpol yang mengusungnya dalam Pilkada Jatim 2018.

“Ya suratnya kemarin sudah sampai ke meja saya. Sudah saya baca,” kata Presiden Jokowi usai Upacara HUT Ke-46 Korpri di Lapangan Monas Jakarta, Rabu (29/11).

Namun sebelum memutuskan apakah memberikan izin atau tidak, Jokowi menyebutkanrus bertemu dengan Khofifah untuk membahas masalah itu.

“Mungkin kalau enggak hari ini atau besok saya minta untuk ketemu,” kata Jokowi didampingi Mendagri Tjahjo Kumolo dan Menpan RB Asman Abnur.

Mengenai apa yang akan dibahas dalam pertemuan itu, Jokowi mengatakan belum bisa menyampaikannya.

“Belum ketemu saya belum bisa ngomong. Selesai ketemu, baru saya sampaikan,” katanya.

Ketika ditanya apakah Khofifah harus mundur dari Mensos, Presiden juga mengatakan belum bisa menyampaikan karena belum ketemu.

Ketemu dulu, suratnya ada, ketemu, berbicara baru saya memutuskan, baru bisa ngomong,” katanya, seperti yang dikutip dari Antara.

Ia menyebutkan isi surat dari Khofifah adalah permohonan izin mengikuti Pilgub di Jatim.

“Ya izin untuk mengikuti Pilgub di Jatim. Sudah, itu saja,” katanya dilansir Antara.

Sementara itu menanggapi soal Menperin Airlangga Hartarto yang disebut-sebut mencalonkan diri sebagai ketua umum Partai Golkar, Jokowi mengatakan hal itu urusan internal Golkar.

“Itu urusannya Partai Golkar, urusannya internal Partai Golkar,” tegasnya.

Menurut dia, sebagai menteri jika memiliki keinginan lain merupakan hal yang biasa.

“Ya kalau sebagai menteri ya mesti toh mau memiliki keinginan, kemudian menyampaikan, biasa,” katanya.

Menurut Presiden, hingga saat ini tidak ada rangkap jabatan dari Menperin Airlangga.

“Itu urusan internal Partai Golkar,” tegasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 14 November 2018 - 17:59 WIB

Rusak, Lion Air yang ditumpangi suami Nina Zatulini putar balik

PERISTIWA mendebarkan menimpa suami dari aktris cantik Nina Zatulini, Chandra Tauphan Ansar pada Rabu, (14/11/2018) pagi ini. Pasalnya pesawat Lion ...
Peristiwa - Rabu, 14 November 2018 - 16:38 WIB

Kontrol emosi pembunuhan sekeluarga di Bekasi cukup baik

KONTROL emosi pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Bekasi, dinilai cukup baik. Polisi hingga kini masih ...
Ekonomi - Rabu, 14 November 2018 - 16:27 WIB

Penundaan hutang dikabulkan, Merpati siap ‘terbang’ lagi

PENGADILAN Tinggi Niaga Surabaya mengabulkan proposal perdamaian permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Merpati Nusantara Airlines. Keputusan tersebut diambil ...
Ekonomi - Rabu, 14 November 2018 - 16:12 WIB

Kalla: Dana desa diprioritaskan untuk kualitas SDM

WAKIL Presiden Jusuf Kalla mengatakan dana desa di tahun 2018-2019 akan diprioritaskan untuk meningkatkan kualitas SDM. Sebab, pada empat tahun ...
Ekonomi - Selasa, 13 November 2018 - 17:50 WIB

Bunga Tinggi Disertai Ancaman, Ini Kata OJK Soal Pinjaman Online

Ratusan korban pinjaman online atau perusahaan Peer to Peer (P2P) Lending mengadu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Aduan itu terkait ...
Hukum - Selasa, 13 November 2018 - 17:27 WIB

KPK Perpanjang Penahanan Bupati Cirebon

Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra harus lebih lama mendekam dalam rutan KPK yang terletak di Gedung KPK lama C4. Hal ini ...