Selasa, 12 Desember 2017 | 02.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Sudah baca surat Khofifah, Jokowi: Nanti ketemu dulu

Sudah baca surat Khofifah, Jokowi: Nanti ketemu dulu

Rabu, 29 November 2017 - 10:09 WIB

IMG-28342

Presiden Jokowi. KiniNews/Dok

Jakarta, kini.co.id – Presiden Jokowi mengaku sudah menerima dan membaca surat dari Mensos Khofifah Indar Parawansa terkait dengan permohonan arahan dari Presiden mengenai sejumlah parpol yang mengusungnya dalam Pilkada Jatim 2018.

“Ya suratnya kemarin sudah sampai ke meja saya. Sudah saya baca,” kata Presiden Jokowi usai Upacara HUT Ke-46 Korpri di Lapangan Monas Jakarta, Rabu (29/11).

Namun sebelum memutuskan apakah memberikan izin atau tidak, Jokowi menyebutkanrus bertemu dengan Khofifah untuk membahas masalah itu.

“Mungkin kalau enggak hari ini atau besok saya minta untuk ketemu,” kata Jokowi didampingi Mendagri Tjahjo Kumolo dan Menpan RB Asman Abnur.

Mengenai apa yang akan dibahas dalam pertemuan itu, Jokowi mengatakan belum bisa menyampaikannya.

“Belum ketemu saya belum bisa ngomong. Selesai ketemu, baru saya sampaikan,” katanya.

Ketika ditanya apakah Khofifah harus mundur dari Mensos, Presiden juga mengatakan belum bisa menyampaikan karena belum ketemu.

Ketemu dulu, suratnya ada, ketemu, berbicara baru saya memutuskan, baru bisa ngomong,” katanya, seperti yang dikutip dari Antara.

Ia menyebutkan isi surat dari Khofifah adalah permohonan izin mengikuti Pilgub di Jatim.

“Ya izin untuk mengikuti Pilgub di Jatim. Sudah, itu saja,” katanya dilansir Antara.

Sementara itu menanggapi soal Menperin Airlangga Hartarto yang disebut-sebut mencalonkan diri sebagai ketua umum Partai Golkar, Jokowi mengatakan hal itu urusan internal Golkar.

“Itu urusannya Partai Golkar, urusannya internal Partai Golkar,” tegasnya.

Menurut dia, sebagai menteri jika memiliki keinginan lain merupakan hal yang biasa.

“Ya kalau sebagai menteri ya mesti toh mau memiliki keinginan, kemudian menyampaikan, biasa,” katanya.

Menurut Presiden, hingga saat ini tidak ada rangkap jabatan dari Menperin Airlangga.

“Itu urusan internal Partai Golkar,” tegasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fadli Zon ditunjuk jadi Plt Ketua DPR
Politik - Senin, 11 Desember 2017 - 21:41 WIB

Fadli Zon ditunjuk jadi Plt Ketua DPR

Wakil Ketua DPR koordinator bidang politik dan keamanan Fadli Zon ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPR menggantikan Setya Novanto ...
Kebijakan insentif fiskal industri akan dituntaskan
Ekonomi - Senin, 11 Desember 2017 - 20:42 WIB

Kebijakan insentif fiskal industri akan dituntaskan

Kementerian Perindustrian terus berupaya menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini."Pekerjaan rumah ini terkait kebijakan pemberian ...
Aziz Gagal Jadi Ketua DPR, Titiek Soeharto: Sebaiknya Tunggu MUNAS
Nasional - Senin, 11 Desember 2017 - 18:45 WIB

Aziz Gagal Jadi Ketua DPR, Titiek Soeharto: Sebaiknya Tunggu MUNAS

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto menilai, keputusan Badan Musyawarah (Bamus) DPR sudah tepat ...
Dedy Mulyadi: Golkar butuh perubahan komprehensif
Politik - Senin, 11 Desember 2017 - 18:15 WIB

Dedy Mulyadi: Golkar butuh perubahan komprehensif

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengusulkan agar perubahan partai tidak hanya sebatas pada pucuk pimpinan partai. Kata ...
Catatan Nasdem terkait pengesahan RUU Kepalangmerahan
Politik - Senin, 11 Desember 2017 - 17:45 WIB

Catatan Nasdem terkait pengesahan RUU Kepalangmerahan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepalangmerahan yang lama “mangkrak” rencananya akan disahkan dalam Rapat Paripurna DPR, Senin (11/12).Anggota Panja RUU Kepalangmerahan Amelia ...
Airlangga kantongi dukungan Golkar se-Jawa Barat dan DKI Jakarta
Politik - Senin, 11 Desember 2017 - 17:17 WIB

Airlangga kantongi dukungan Golkar se-Jawa Barat dan DKI Jakarta

Langkah Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto untuk menduduki calon Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto makin mulus.Pasalnya dukungan terhadap ...