Rabu, 13 Desember 2017 | 12.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Jokowi minta pengusaha tak ‘campur adukan’ ekonomi dan politik

Jokowi minta pengusaha tak ‘campur adukan’ ekonomi dan politik

Reporter : Yudi Andriansyah | Rabu, 29 November 2017 - 14:14 WIB

IMG-28354

Presiden Joko Widodo.Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Presiden Jokowi meminta para pengusaha untuk tidak mencampur adukan antara urusan politik dan ekonomi.

Terlebih setiap tahunnya akan ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Seperti tahun depan tercatat akan ada Pilkada di 171 kabupaten atau kota atau provinsi.

“Saya hanya ingin kita semua biasakan yang urusan politik, biar politik. Yang ekonomi, mari kita kerja di ekonomi. Jangan campur aduk, jangan sampai Kadin menyambi jadi politikus misalnya, ini jadi campur aduk. Pengusaha apa politikus?” ungkap Jokowi dalam acara CEO Forum yang digelar Kompas di Raffles Hotel Jakarta, Rabu (29/11).

Jokowi bilang pengusaha harus memberi sekat yang jelas antara urusan politik dan ekonomi. Sehingga urusan ekonomi tidak terpengaruh politik.

“Urusan politik urusan politiklah, silahkan. Tapi Ekonomi jangan terpengaruh, pengaruh boleh tapi dikit saja, dikit saja, jangan banyak,” ujarnya.

Dengan begitu dia berharap para pengusaha tidak lagi melakukan aksi “wait and see”. Pasalnya sejak Jokowi memerintah pada tahun 2014 lalu, para pengusaha terus menunggu untuk berinvestasi.

“Investasinya pengusaha tahun depan seperti apa? Wait  and see pak. Dari 2014 saya tanya wait and see, kita tiap tahun ada Pilkada. Nanti Tahun depan wait and see, ada pilpres pak. Kapan kita kerja kalau begitu terus? Sudah jelas angka-angka, sudah jelas data-data, marilah kita bekerja keras memakmurkan, menyejahterakan negara ini,” himbaunya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis  dikawasan
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:54 WIB

Menko Luhut ingatkan posisi Indonesia strategis dikawasan

Pemerintah kembali merayakan Hari Nusantara 2017. Kali ini perayaan tersebut digelar di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (13/12).Momentum ...
Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:39 WIB

Mengaku Sakit, Dokter KPK Pastikan Novanto Sehat

Sidang dakwaan Setya Novanto yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat diawali polemik soal kesehatan.Hal tersebut bermula ketika ...
Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak
Politik - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:24 WIB

Wakil Ketua DPR minta provokator ricuh Bali ditindak

Kericuhan di Bali akibat salah informasi terkait kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) dinilai Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai hal ...
Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 11:16 WIB

Ditanya Nama Berulangkali oleh Hakim, Setya Novanto Diam

Sidang perdana kasus dugaan korupsi dalam pengadaan e-KTP TA 2011-2012 dengan terdakwa Setya Novanto dimulai. Hal tersebut ditandai dengan diketoknya ...
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...