Friday, 17 August 2018 | 16.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Jokowi minta pengusaha tak ‘campur adukan’ ekonomi dan politik

Jokowi minta pengusaha tak ‘campur adukan’ ekonomi dan politik

Reporter : Yudi Andriansyah | Wednesday, 29 November 2017 - 14:14 WIB

IMG-28354

Presiden Joko Widodo.Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Presiden Jokowi meminta para pengusaha untuk tidak mencampur adukan antara urusan politik dan ekonomi.

Terlebih setiap tahunnya akan ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Seperti tahun depan tercatat akan ada Pilkada di 171 kabupaten atau kota atau provinsi.

“Saya hanya ingin kita semua biasakan yang urusan politik, biar politik. Yang ekonomi, mari kita kerja di ekonomi. Jangan campur aduk, jangan sampai Kadin menyambi jadi politikus misalnya, ini jadi campur aduk. Pengusaha apa politikus?” ungkap Jokowi dalam acara CEO Forum yang digelar Kompas di Raffles Hotel Jakarta, Rabu (29/11).

Jokowi bilang pengusaha harus memberi sekat yang jelas antara urusan politik dan ekonomi. Sehingga urusan ekonomi tidak terpengaruh politik.

“Urusan politik urusan politiklah, silahkan. Tapi Ekonomi jangan terpengaruh, pengaruh boleh tapi dikit saja, dikit saja, jangan banyak,” ujarnya.

Dengan begitu dia berharap para pengusaha tidak lagi melakukan aksi “wait and see”. Pasalnya sejak Jokowi memerintah pada tahun 2014 lalu, para pengusaha terus menunggu untuk berinvestasi.

“Investasinya pengusaha tahun depan seperti apa? Wait  and see pak. Dari 2014 saya tanya wait and see, kita tiap tahun ada Pilkada. Nanti Tahun depan wait and see, ada pilpres pak. Kapan kita kerja kalau begitu terus? Sudah jelas angka-angka, sudah jelas data-data, marilah kita bekerja keras memakmurkan, menyejahterakan negara ini,” himbaunya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...