Friday, 17 August 2018 | 16.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Perkuat debirokratisasi, Jokowi minta anggota Korpri tinggalkan zona nyaman

Perkuat debirokratisasi, Jokowi minta anggota Korpri tinggalkan zona nyaman

Reporter : Yudi Andriansyah | Wednesday, 29 November 2017 - 14:54 WIB

IMG-28368

Presiden Jokowi dalam peringatan HUT Korpri di silang Monas, Jakarta, Rabu (29/11). KiniNews/Yudi Ardiansyah.

Jakarta, kini.co.id – Presiden Jokowi meminta agar Peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi dalam menjaga solidaritas.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), yang digelar di lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (29/11).

Presiden menegaskan, “Pemerintah harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, peran Korpri menjadi sangat vital. Korpri, tegas Presiden, harus bisa menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah.”

Korpri, kita Jokowi harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian. Karena itu, tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui gerakan perubahan, melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasarkan Pancasila.

“Setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara-cara rutin, tinggalkan zona nyaman, perkuat semangat debirokratisasi. Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, yang efisien, yang transparan, yang cepat, dan akuntabel,” tutur Presiden Jokowi, seperti dikutip dari laman Setkab.go.id.

Sebagai sebuah korps profesi, Presiden mengingatkan, bahwa Korpri mempunyai tuntutan untuk dapat mempererat solidaritas para anggotanya, tuntutan untuk mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusianya agar menjadi aparatur yang profesional.

Presiden juga menegaskan, bahwa Korpri harus mampu menjaga netralitas organisasi, harus mampu menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi, kepentingan organisasi, dan kepentingan golongan.

Yang tidak kalah penting, lanjut Presiden Jokowi, Korpri perlu mewujudkan perannya dalam menciptakan kesejahteraan anggota dan keluarganya.

“Karena itu, Korpri harus berubah dan mampu menggali potensi-potensi yang ada demi kesejahteraan anggota,” pungkasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...