Jumat, 16 November 2018 | 11.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Bandara Ngurah Rai dibuka kembali

Bandara Ngurah Rai dibuka kembali

Rabu, 29 November 2017 - 21:50 WIB

IMG-28388

Petugas memeriksa tiket penumpang di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Rabu (29/11). Berdasarkan hasil rapat evaluasi kondisi terkini Gunung Agung yang kondisinya sudah turun dari merah ke oranye, sehingga Bandara Ngurah Rai Bali dibuka kembali seperti biasa sejak pukul 15.00 Wita. ANTARA FOTO/Wira Suryantala

Denpasar, kini.co.id – Pihak Angkasa Pura I Bandara Internasional Ngurah Rai bersama instansi terkait lainnya telah mengadakan rapat dan mengevaluasi penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai.

Sebelumnya, resmi bandara ditutup hingga Kamis (30/11/2017) hingga pukul 07.00 Wita. Namun, dalam evaluasinya bandara akan dibuka pukul 15.00 Wita.

Communication and Legal Section Head PT AP I, Arie Ahsanurrohim, dalam siaran persnya menyatakan, Rabu (29/11) pukul 13.00 Wita bertempat di Ruang EOC (Emergency Operation Centre) Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah berlangsung rapat dalam rangka Evaluasi Kondisi Terkini Erupsi Gunung Agung.

“Kesimpulan, VONA sudah turun dari red ke orange. Terhitung mulai pukul 15.00 Wita Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai status opened (buka),” jelasnya Rabu (29/11).

Pasca mengalami tremor overscale, Selasa (28/11) sore kemarin, aktivitas vulkanik Gunung Agung hingga Rabu siang (29/11/) masih cukup tinggi. Gunung Agung masih mengalami erupsi magmatik, hanya saja asap abu vulkanik yang dikeluarkan cenderung semakin mengecil daripada hari sebelumnya.

“Aktivitas vulkanik gunung Agung pada umumnya masih tinggi. Tremor menerus juga masih terekam, tapi hembusan asap abu vulkaniknya menurun.Jika kemarin sampai 3000 meter lebih dari puncak kawah, hari ini teramati setinggi 2000 meter,” tambah Kepala PVMBG Kasbani, Rabu (29/11).

Hal tersebut juga membuat PVMBG mengambil kebijakan untuk menurunkan VONA (Volcano Observatory For Aviation) dari Red ke Orange.

“Selanjutnya masalah penerbangan merupakan otoritas bandara. Hari ini abu vulkanik yang teramati itu sekitar 2000 meter. Tapi abu vulkanik yang kemarin masih terus bergerak, dan bisa mengganggu penerbangan,” ungkapnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 02:10 WIB

Bermasalah Lagi, Penumpang Lion Air Jakarta-Yogyakarta Berhamburan Keluar

Peristiwa mendebarkan kembali menimpa penumpang maskapai penerbangan Lion Air. Pasalnya setelah pesawat Lion Air JT-610 jatuh di Tanjung Karawang, lalu ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 02:05 WIB

Ini Total DPTHP 2 untuk Pemilu 2019

Meski masih menunggu 6 Provinsi yang belum selesai melakukan pemutakhiran data, KPU RI sudah mendapatkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 01:51 WIB

Penyebab KPU RI Belum Tetapkan DPT Pemilu 2019

Dari 34 KPU daerah yang tersebar di 34 provinsi, terdapat 6 provinsi yang tuntas melakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...