Monday, 20 August 2018 | 10.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Bandara Ngurah Rai dibuka kembali

Bandara Ngurah Rai dibuka kembali

Wednesday, 29 November 2017 - 21:50 WIB

IMG-28388

Petugas memeriksa tiket penumpang di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Rabu (29/11). Berdasarkan hasil rapat evaluasi kondisi terkini Gunung Agung yang kondisinya sudah turun dari merah ke oranye, sehingga Bandara Ngurah Rai Bali dibuka kembali seperti biasa sejak pukul 15.00 Wita. ANTARA FOTO/Wira Suryantala

Denpasar, kini.co.id – Pihak Angkasa Pura I Bandara Internasional Ngurah Rai bersama instansi terkait lainnya telah mengadakan rapat dan mengevaluasi penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai.

Sebelumnya, resmi bandara ditutup hingga Kamis (30/11/2017) hingga pukul 07.00 Wita. Namun, dalam evaluasinya bandara akan dibuka pukul 15.00 Wita.

Communication and Legal Section Head PT AP I, Arie Ahsanurrohim, dalam siaran persnya menyatakan, Rabu (29/11) pukul 13.00 Wita bertempat di Ruang EOC (Emergency Operation Centre) Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah berlangsung rapat dalam rangka Evaluasi Kondisi Terkini Erupsi Gunung Agung.

“Kesimpulan, VONA sudah turun dari red ke orange. Terhitung mulai pukul 15.00 Wita Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai status opened (buka),” jelasnya Rabu (29/11).

Pasca mengalami tremor overscale, Selasa (28/11) sore kemarin, aktivitas vulkanik Gunung Agung hingga Rabu siang (29/11/) masih cukup tinggi. Gunung Agung masih mengalami erupsi magmatik, hanya saja asap abu vulkanik yang dikeluarkan cenderung semakin mengecil daripada hari sebelumnya.

“Aktivitas vulkanik gunung Agung pada umumnya masih tinggi. Tremor menerus juga masih terekam, tapi hembusan asap abu vulkaniknya menurun.Jika kemarin sampai 3000 meter lebih dari puncak kawah, hari ini teramati setinggi 2000 meter,” tambah Kepala PVMBG Kasbani, Rabu (29/11).

Hal tersebut juga membuat PVMBG mengambil kebijakan untuk menurunkan VONA (Volcano Observatory For Aviation) dari Red ke Orange.

“Selanjutnya masalah penerbangan merupakan otoritas bandara. Hari ini abu vulkanik yang teramati itu sekitar 2000 meter. Tapi abu vulkanik yang kemarin masih terus bergerak, dan bisa mengganggu penerbangan,” ungkapnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...