Jumat, 16 November 2018 | 11.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Oesman Sapta ajak broker jaga Pancasila

Oesman Sapta ajak broker jaga Pancasila

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 30 November 2017 - 16:55 WIB

IMG-28396

Ketua DPD Osman Sapta Odang saat menyambut kedatangan Presiden Joko wi di DPD. KiniNews/Bayu Putra.

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang dihadapan ratusan broker yang terhimpun dalam Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), Wakil Ketua MPR Oesman Sapta menegaskan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia sudah final.

“Pancasila adalah payung bagi semua,” terangnya melalui siaran pers yang diterima wartawan di Jakarta, Kamis (30/11).

Sebagai payung bagi semua maka Pancasila bisa menolak intervensi ideologi asing yang bertentangan. “Bangsa kita dikeroyok ideologi lain namun untung ada Pancasila,” paparnya. “Saya meminta broker juga ikut menjaga Pancasila,” tambahnya.

Dikatakannya, saat ini kita sedang mencari pahlawan yang bisa mensejahterakan rakyat. Dirinya mengajak pada semua untuk membangun bangsa untuk memperbaiki perekonomian. “Salah satu pihak yang ikut menentukan pembangunan ekonomi adalah asosiasi broker,” ujarnya.

Dikatakan di Eropa dan Singapura, keberadaan broker disegani. “Broker bukan hanya penghubung antara penjual dan pembeli namun juga sebagai pelindung,” ungkapnya. Dari sinilah maka nilai broker sangat tinggi.

Ia membandingkan di Singapura dengan jumlah penduduk 3 juta jiwa namun memiliki broker 28.000, sedang di Indonesia dengan penduduk 250 juta jiwa, broker tak lebih dari 1 juta. “Sepertinya ada kesalahan sistem,” ujarnya.

“Sudah 20 tahun kok baru segitu? Kalian terlalu sabar dan pasrah,” tambahnya. Hal demikian menurut Oesman Sapta tak boleh terjadi.

Sebagai perantara antara penjual dan pembeli, broker harus mendaftarkan diri pada organisasi yang resmi. “Kalau tidak berarti ia broker gelap sehingga yang dijual juga barang gelap,” ungkapnya.

Di tengah massifnya pembangunan rumah, menurut Oesman Sapta, kehadiran broker dibutuhkan masyarakat. “Jadi peluang broker sangat tinggi,” pungkasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 02:10 WIB

Bermasalah Lagi, Penumpang Lion Air Jakarta-Yogyakarta Berhamburan Keluar

Peristiwa mendebarkan kembali menimpa penumpang maskapai penerbangan Lion Air. Pasalnya setelah pesawat Lion Air JT-610 jatuh di Tanjung Karawang, lalu ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 02:05 WIB

Ini Total DPTHP 2 untuk Pemilu 2019

Meski masih menunggu 6 Provinsi yang belum selesai melakukan pemutakhiran data, KPU RI sudah mendapatkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 01:51 WIB

Penyebab KPU RI Belum Tetapkan DPT Pemilu 2019

Dari 34 KPU daerah yang tersebar di 34 provinsi, terdapat 6 provinsi yang tuntas melakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ...