Jumat, 19 Oktober 2018 | 17.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Andi Narogong beberkan aliran fee proyek e-KTP untuk anggota DPR

Andi Narogong beberkan aliran fee proyek e-KTP untuk anggota DPR

Reporter : Zainal Bakri | Kamis, 30 November 2017 - 17:22 WIB

IMG-28400

Andi Agustinus alias Andi Narogong menjalani sidang perdana kasus e-KTP. Dalam dakwaannya sejumlah pihak disebutkan mendapat keuntungan dari proyek tersebut. Foto Antara.

Jakarta, kini.co.id – Terdakwa kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) Andi Agustinus alias Andi Narogong membeberkan adanya jatah sebesarima persen untuk anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) yang ditanggung oleh Direktur PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo.

Menurut Andi, Anang menyanggupi pemberian fee untuk anggota legislatif setelah bertemu Ketua DPR Setya Novanto di kediamannya.

Anang kata Andi kemudian meminta kepada Direktur Biomorf Lone LLC (alm) Johannes Marliem untuk mentransfer uang sebesar USD3,5 juta untuk para anggota dewan yang ikut membahas proyek senilai Rp5,9 triliun.

“Ya sudah, saya siap dikasih eksekusi asal saya dikasih invoice penagihan,” kata Andi Narogong menirukan pernyataan Anang dalam sidang lanjutan kasusnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (30/11).

Lalu, uang Marliem itu kemudian kata Andi, ditransfer ke rekening mantan Bos PT Gunung Agung Made Oka Masagung.

Menurutnya, mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman juga mengetahui proses aliran uang tersebut.

“Kami semua saling melaporkan. Anang bayar ke Marliem, kemudian Marliem transfer ke rekening Oka di Singapura. Dilaporkan bersama ke Irman dan Sugiharto,” tuturnya.

Andi mengaku ada dua kali transferan dalam jumlah yang sama dengan total USD7 juta ditranfer ke Oka.

Setelah transferan kedua kali itu, Andi mengatakan, di sana lah semua anggota DPR menjadi “anteng” alias tak ada lagi menagih jatah fee.

“Setelah itu, nggak ada tagihan lagi dari DPR,” tutupnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:30 WIB

Resolusi Dunia Yang Lebih Aman, Damai, dan Berkeadilan di IPU 139

Delegasi Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Fadli Zon, Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf dan Wakil Ketua ...