Kamis, 24 Januari 2019 | 06.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK tak hadir, sidang praperadilan Setnov ditunda sepekan

KPK tak hadir, sidang praperadilan Setnov ditunda sepekan

Reporter : Yudi Andriansyah | Kamis, 30 November 2017 - 17:40 WIB

IMG-28401

Setya Novanto meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Jakarta, kini.co.id – Hakim tunggal Kusno menunda sidang praperadilan Setya Novanto lantaran pihak Tim Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tak hadir dalam sidang yang digelar di PN Jakarta Selatan, Kamis (30/11).

Keterangan ketidakhadiran itu tertulis dalam surat resmi KPK kepada Pimpinan PN Jakarta Selatan, yang dibacakan hakim tunggal Kusno di hadapan tim kuasa hukum Setya Novanto.

“Kalau salah satu tidak datang maka kewajiban hakim menunda sidang dan untuk (termohon) akan dipanggil lagi,” ujar Hakim Kusno di PN Jakarta Selatan, Kamis (30/11).

Dalam surat tersebut, tim biro hukum KPK meminta agar sidang ditunda selama tiga minggu. Adapun surat tersebut juga ditandatangani oleh Deputi bidang penindakan dan Pimpinan KPK

“Untuk itu kami mohon pada Ketua PN Jakarta Selatan agar dapat menunda persidangan minimal 3 minggu ke depan. (Surat) atas nama Kepala Biro Hukum. Namanya tidak ada. Ditandatangani pimpinan KPK dan Deputi Penindakan,” tambahnya.

Mendengar lamanya permintaan ditundanya sidang, tim advokat dari Setya Novanto langsung menyampaikan keberatan. Ketua tim advokasi, Ketut Mulya Arsana menilai, penundaan tersebut terlalu lama sehingga Ia minta Hakim Kusno tak mengabulkannya.

“Kami mohon yang mulia untuk lanjutkan persidangan ini. Jika berpendapat lain, kita minta tidak lebih dari 3 hari sehingga bisa diselesaikan dengan berkeadilan,” papar Ketut.

Ini sesuai dengan Pasal 1 angka 10 dan Pasal 77 KUHAP yang menentukan bahwa 0emeriksaan dilakukan secara cepat dan selambat-lambatnya tujuh hari hakim harus sudah menjatuhkan putusannya.

“Dengan ini maka mohon persidangan dilakuka sesuai waktu dan aturan,” ungkapnya.

Hakim Kusno pun akhirnya mengabulkan permintaan kuasa hukum Novanto. Dia kemudian menunda sidang selama sepekan.

“Kita tidak mengulur-mengulur waktu. Diberitahukan pada termohon agar datang pada kamis jam 9 pagi. Jadi saya tunda tanggal 7 Desember,” tutupnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...