Friday, 17 August 2018 | 16.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>DPR sindir dewan pengawas BPJS Ketenagakerjaan bergaji besar, tapi kerjanya loyo

DPR sindir dewan pengawas BPJS Ketenagakerjaan bergaji besar, tapi kerjanya loyo

Reporter : Bayu Putra | Thursday, 30 November 2017 - 18:57 WIB

IMG-28403

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani menyebut Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan kerjanya loyo dalam mengawasi mitra kerjanya, padahal gajinya besar.

Selain itu ego sektoral dewan pengawas juga dinilai tinggi sehingga membuat regulasi yang dikeluarkan oleh dewas dan dirut, berbenturan.

“Dewas juga nih, gajinya besar tapi kerjaannya loyo,” ujar legislator NasDem ini saat rapat dengar pendapat dengan Dirut dan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakejraan, di ruang Komisi IX, Nusantara I, Senayan, Rabu, (29/11) kemarin.

Irma menegaskab dirinya tidak bermaksud mencari-cari kesalahan BPJS- Ketenagakerjaa. Tapi bila ada yang perlu diperbaiki itu berarti harus diperbaiki.

Oleh sebab itu Irma menegaskan, seharusnya Dewas mengembangkan kinerjanya untuk memberikan informasi yang tegas kepada Komisi IX DPR.

“Tadi disampaikan ada 1,8% dari dana kelola menjadi biaya untuk direksi BPJS-TK, saya minta tolong Dewas ini beri info ke kami yang tegas,” ungkapnya.

“Kemudian seluruh perusahaan kan wajib mendaftarkan ke BPJS Tenaga Kerja. Nah, kalau mereka tuh gak daftar, seharusnya bapak ini melaporkan ke Menaker agar diberikan punishment,” ucapnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...