Kamis, 24 Januari 2019 | 06.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Diduga Lecehkan Pancasila, Gubernur Sulbar Dilaporkan ke Bareskrim

Diduga Lecehkan Pancasila, Gubernur Sulbar Dilaporkan ke Bareskrim

Kamis, 30 November 2017 - 23:02 WIB

IMG-28406

Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar diduga lecehkan Pancasila dilaporkan ke Bareskrim. Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Kamis (30/11).

Ali Baal diduga melakukan tindak pidana penghinaan terhadap Pancasila. Sebelum dilaporkan, ratusan anggota LPPH Pemuda Pancasila Sulsel melakukan aksi demo menuntut agar Ali Baal segera diproses hukum.

“Kami membawa masalah ini ke Bareskrim Polri agar Ali Baal diproses hukum. Sebab bukannya klarifikasi untuk minta maaf, dia Ali Baal malah mensosialisasikan untuk mengubah Pancasila. Ini kejahatan penistaan pada dasar negara dan harus diproses hukum,” ujar Andi Ifal Anwar selaku jenderal lapangan LPPH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan.

Ifal juga mengatakan bahwa siapa pun yang mengotak-atik Pancasila akan berurusan dengan hukum. Dan LPPH Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan akan mengawal proses hukum demi tegaknya Pancasila sebagai dasar negara.

“Kami akan mengambil inisiasi gerakan dari seluruh Indonesia karena ini merupak pengrusakan terhadap tatanan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Ifal menyangkal jika gerakan yang dilakukan ini berisi muatan politik. Ditegaskan bahwa ini murni demi memperjuangkan dasar negara.

“Tak ada muatan politik karena Pilkada Sulselbar juga sudah selesai. Kita murni membela Pancasila, dan siapa pun yang melanggar dan ingin mengubah Pancasila, maka kami terdepan melawan itu,” jelasnya.

Pada kesempatan sama, Faisal dari Anggota LPPH Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan juga menimpali bahwa apa yang dilakukan Ali Baal adalah bentuk radikalisme baru dan ini termasuk pengkhianatan pada negara.

“Ini murni penistaan pancasila. Ali Baal harus belajar sejarah dan jangan seenak perut sendiri ubah Pancasila. Pancasila adalah dasar negara yang diatur dalam konstitusi sehingga siapa pun yang mengubah atau mengotak-atik Pancasila adalah pelaku kejahatan. Apalagi ini dilakukan oleh seorang kepala daerah, sangat berbahaya ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Ali Baal salah mengucapkan teks Pancasila saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan di Mamuju, Sulawesi Barat, 10 November 2017. Ketika itu ia mengubah urutan sila ke lima ,Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dibacakan gubernur menjadi sila kedua.

Saat dikonfirmasi atas jesalahan ini, Ali Baal mengaku selalu berpikir bahwa radikalisme, terorisme, komunisme, aksi demo, dan persoalan lainnya karena masih terlalu jauh antara sila pertama dengan sila kelima Pancasila.

Kejadian inilah yang membuat massa dari Pemuda Pancasila melaporkan Ali Baal ke polisi dan menuntut untuk diadili.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...