Jumat, 19 Oktober 2018 | 17.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Diduga Lecehkan Pancasila, Gubernur Sulbar Dilaporkan ke Bareskrim

Diduga Lecehkan Pancasila, Gubernur Sulbar Dilaporkan ke Bareskrim

Kamis, 30 November 2017 - 23:02 WIB

IMG-28406

Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar diduga lecehkan Pancasila dilaporkan ke Bareskrim. Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Kamis (30/11).

Ali Baal diduga melakukan tindak pidana penghinaan terhadap Pancasila. Sebelum dilaporkan, ratusan anggota LPPH Pemuda Pancasila Sulsel melakukan aksi demo menuntut agar Ali Baal segera diproses hukum.

“Kami membawa masalah ini ke Bareskrim Polri agar Ali Baal diproses hukum. Sebab bukannya klarifikasi untuk minta maaf, dia Ali Baal malah mensosialisasikan untuk mengubah Pancasila. Ini kejahatan penistaan pada dasar negara dan harus diproses hukum,” ujar Andi Ifal Anwar selaku jenderal lapangan LPPH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan.

Ifal juga mengatakan bahwa siapa pun yang mengotak-atik Pancasila akan berurusan dengan hukum. Dan LPPH Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan akan mengawal proses hukum demi tegaknya Pancasila sebagai dasar negara.

“Kami akan mengambil inisiasi gerakan dari seluruh Indonesia karena ini merupak pengrusakan terhadap tatanan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Ifal menyangkal jika gerakan yang dilakukan ini berisi muatan politik. Ditegaskan bahwa ini murni demi memperjuangkan dasar negara.

“Tak ada muatan politik karena Pilkada Sulselbar juga sudah selesai. Kita murni membela Pancasila, dan siapa pun yang melanggar dan ingin mengubah Pancasila, maka kami terdepan melawan itu,” jelasnya.

Pada kesempatan sama, Faisal dari Anggota LPPH Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan juga menimpali bahwa apa yang dilakukan Ali Baal adalah bentuk radikalisme baru dan ini termasuk pengkhianatan pada negara.

“Ini murni penistaan pancasila. Ali Baal harus belajar sejarah dan jangan seenak perut sendiri ubah Pancasila. Pancasila adalah dasar negara yang diatur dalam konstitusi sehingga siapa pun yang mengubah atau mengotak-atik Pancasila adalah pelaku kejahatan. Apalagi ini dilakukan oleh seorang kepala daerah, sangat berbahaya ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Ali Baal salah mengucapkan teks Pancasila saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan di Mamuju, Sulawesi Barat, 10 November 2017. Ketika itu ia mengubah urutan sila ke lima ,Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dibacakan gubernur menjadi sila kedua.

Saat dikonfirmasi atas jesalahan ini, Ali Baal mengaku selalu berpikir bahwa radikalisme, terorisme, komunisme, aksi demo, dan persoalan lainnya karena masih terlalu jauh antara sila pertama dengan sila kelima Pancasila.

Kejadian inilah yang membuat massa dari Pemuda Pancasila melaporkan Ali Baal ke polisi dan menuntut untuk diadili.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:30 WIB

Resolusi Dunia Yang Lebih Aman, Damai, dan Berkeadilan di IPU 139

Delegasi Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Fadli Zon, Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf dan Wakil Ketua ...