Senin, 19 Februari 2018 | 00.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Tak Miliki Kewajiban Panggil Paksa Saksi Meringankan Setnov

KPK Tak Miliki Kewajiban Panggil Paksa Saksi Meringankan Setnov

Reporter : Fadilah | Jumat, 1 Desember 2017 - 10:33 WIB

IMG-28415

Setya Novanto meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR di Jakarta, Kamis (30/11) ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Jakarta, kini.co.id – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan pihaknya tak memiliki kewajiban untuk melakukan upaya paksa untuk menghadirkan saksi meringankan yang diajukan oleh Setya Novanto.

“Kami tidak ada upaya paksa untuk menghadirkan mereka,” tutur Febri saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, (1/12).

Menurut Febri, penyidik akan lebih fokus pada fakta dan bukti yang ditemukan di sidang untuk membuktikan keterlibatan Novanto di kasus e-KTP.

Untuk diketahui, ada sembilan saksi dan lima ahli yang telah disodorkan kepada penyidik lembaga antirasuah oleh Kuasa Hukum Setnov.

Pada Senin, (27/11) KPK pun telah mengagendakan pemeriksaannya. Namun dari sejumlah saksi tersebut yang hadir hanyalah Maman Abdurrahman, Aziz Syamsuddin dan Margarito Kamis.

- Berikut Daftar Saksi yang diajukan oleh Setnov:

1. Idrus Marham, Sekjen Partai Golkar 

2. Rudy Alfonso, Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Golkar

3. Melky Lena, Ketua DPD Golkar NTT

4. Anwar Pua Geno, Koordinator bidang pemenangan NTT

5. Agun Gunanjar, Ketua DPP Golkar/anggota DPR

6. Aziz Syamsudin, Ketua Banggar DPR/anggota DPR

7. Robert Kardinal, Bendahara Umum Partai Golkar

8. Erwin Siregar, Politikus Golkar

9. Maman Abdurrahman, Wasekjen Partai Golkar.

- Berikut Daftar Ahli yang diajukan oleh Setnov

1. Pakar Hukum Pidana dari Universitas Indonesia, Mudzakir

2. Pakar Hukum Pidana Universitas Padjajaran, Romly Atmasasmita

3. Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis

4. Pakar Hukum, Samsul Bakri

5. Pakar Hukum Azis Syamsuddin.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes
Ekonomi - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:21 WIB

Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes

Untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat terhadap produk-produk Industri Jasa Keuangan (IJK), PT Pegadaian (Persero) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas ...
KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:17 WIB

KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebanyak 14 partai politik resmi menjadi peserta pemilu 2019, empat diantaranya merupakan parpol baru.Adapun ...
92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:02 WIB

92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut

PT Jasa Marga memprediksikan puncak arus balik libur Imlek terjadi pada Ahad (18/2) besok melalui GT Cikarang Utama menuju Jakarta."Sebanyak ...
KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 10:42 WIB

KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik penjelasan kepolisian mengenai penyebab kematian terduga teroris Muhamad Jefri alias ...
NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 09:58 WIB

NasDem akan konsolidasi politik di Pilgub Lampung

Partai NasDem akan segera berkonsolidasi dengan Partai Hanura dan PKS setelah calon yang mereka usung dalam Pilgub Lampung, Mustafa ditetapkan ...
Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan
Hukum - Jumat, 16 Februari 2018 - 13:18 WIB

Jadi Tersangka, Bupati Lampung Tengah Langsung Ditahan

Usai menjalani pemeriksaan selama empat jam, Bupati Lampung Tengah, Mustofa resmi berstatus tersangka dan langsung ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ...