Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Google akhirnya bayar pajak sesuai aturan Indonesia

Google akhirnya bayar pajak sesuai aturan Indonesia

Reporter : Sindi Violinda | Jumat, 1 Desember 2017 - 17:31 WIB

IMG-28422

Perusahaan google. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) mengungkapkan perusahaan teknologi ternama dunia, Google sudah melaksanakan kewajibannya sebagai badan usaha tetap (BUT) di Indonesia dengan membayar pajak pada Kamis (30/11).

Jenis pajak yang dibayarkan terdiri dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh).

Mantan Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan, pembayaran pajak ini dilakukan melalui enam billing yang dibayarkan langsung dari Amerika Serikat.

“Mereka melakukan pembayaran dari Amerika Serikat, lalu ke Singapura, nah baru ke Indonesia. Terima kasih kepada perusahaan “G” telah bekerja sama taat dengan peraturan perpajakan di Indonesia,” ungkap Ken, kemarin.

Sayangnya, Ken enggan menyebut jumlah pajak yang dibayarkan oleh Google. Namun, ia memastikan, jumlah pajak itu sesuai dengan ketentuan dan tidak ada pengurangan dari jumlah yang harus dibayar.

“Tidak ada negosiasi, sesuai ketentuan. Jadi data dia mana, data pajak ini mana lalu perang data,” papar Ken.

Ken mengklaim, total penerimaan pajak khusus pada November 2017 tercatat mencapai Rp114 triliun atau sekitar 90,47 persen dari target akhir tahun yang sebesar Rp126 triliun. Angka itu belum termasuk pajak yang dibayarkan Google.

Seperti diketahui, Google memiliki kantor perwakilan di Indonesia, PT Google Indonesia yang berada dibawah Google Asia Pasific Pte. Ltd (GAP).

Dengan pembayaran pajak oleh Google ini, maka Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu mengejar pajak dari perusahaan asal AS. Selain Indonesia, baru ada tiga negara lain yang juga mampu mendapatkan penerimaan pajak dari Google, yakni Inggris, India, dan Australia.

Adapun, untuk kewajiban pajak Google tahun 2016 hingga tahun selanjutnya dibayarkan dengan skema pelaporan mandiri (self assessment).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghargai sikap Google telah melunasi kewajiban pajaknya setelah sekian lama melakukan kegiatan bisnis di Indonesia.

Sikap taat pajak dari Google diharapkan bisa menjadi contoh bagi perusahaan teknologi sejenis yang sampai sekarang belum menuntaskan kewajiban perpajakannya.

“Ini adalah suatu proses yang cukup panjang antara kami, DJP, di dalam melakukan berbagai macam negosiasi mengenai cara untuk memajaki dan prinsip-prinsip perpajakan untuk┬ácompanyseperti Google,” kata Sri Mulyani. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:24 WIB

BPP Prabowo Sandi: Dhani Tak Sebut Objek Spesifik Ungkapan ‘Idiot’

tatus tersangka yang disandang Ahmad Dhani dinilai tak memenuhi syarat. Hal itu karena dalam video itu Dhani dinilai tak menyebutkan ...
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:17 WIB

Tersangka, Ahmad Dhani Bakal Dicekal ke Luar Negeri

Musisi dan Politisi Ahmad Dhani Prasetyo resmi menjadi tersangka pencemaran nama baik yang menyebut massa peserta aksi yang kontra dengan ...
Politik - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:45 WIB

Jokowi Akan Pimpin Apel Akbar Santri Nusantara, Kampanye?

Presiden RI, Joko Widodo dikabarkan akan memimpin Apel Akbar Santri Nusantara 2018 di Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu (20/10). Dalam acara ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...