Selasa, 12 Desember 2017 | 02.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Fahri Hamzah Sindir Jokowi Tak Hadir Reuni 212

Fahri Hamzah Sindir Jokowi Tak Hadir Reuni 212

Reporter : Rakisa | Sabtu, 2 Desember 2017 - 10:04 WIB

IMG-28429

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di reuni 212 Monas, Sabtu (2/12). Foto Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Sejumlah pejabat dan tokoh publik terlihat hadir dalam Reuni Alumni Aksi 212 di Monas, Sabtu (2/12/2017) termasuk Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

Dalam sambutannya ia menyampaikan kekagumannya pada persatuan umat Islam di Indonesia yang berkumpul saat ini meskipun pada aksi 212 lalu, bertujuan untuk menegakkan hukum pada penista agama. Namun kali ini meski tidak ada penista agama, umat Islam tetap mau berkumpul.

Ia pun sempat menyindir Presiden Jokowi yang tidak hadir dalam acara yang dihadiri jutaan umat Islam tersebut.

Fahri menyatakan bahwa Presiden adalah alumni 212 tetapi hari ini tidak nampak dan tidak hadir.

“Coba liat sekeliling anda liat apakah ada pa Presiden jika ada tolong bawa ke panggung dan kita doakan beliau jadi mujahid 212,” katanya.

Fahri mengatakan dirinya bukan alumni aksi 212 tapi aksi 411. Namun sudah menjadi mujahid 212.

“Saya bukan alumni 212 tapi 411, tapi Alhamdulilah sudah diumumkan bukan lagi alumni 212 tetapi mujahid/Mujahidahd 212,” kata Fahri.

Selain itu, dalam maulid itu dibacakan Al Baqarah bahwa umat Islam menjadi umat yang wasath bukan umat ekstrim, ekstrimitas adalah proyek-proyek barat.

“Jadi saya tegaskan umat Islam adalah bukan ekstim, ekstrimitas adalah proyek barat, dari ayat itu saya liat dari belakang Presiden ngangguk-ngganguk, ngerti, paham atau bagaimana,”

Ia mengatajan bahwa tidak akan ada bangsa Indonesia, jika umat Islam tidak wasath (umat yang tengah), bukan ekstrim.

“Sekarang-sekarang ini jihad, syahadat dan takbir sudah dianggap kriminal, pejabat liat bendera Al Liwa dan arr raya dianggap bendera ISIS. Kenapa demikian karena otak-otaknya ya diisi oleh syetan-syetan. Mari kita doakan semoga pejabat-pejabat Indonesia mendapat hidayah,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fadli Zon ditunjuk jadi Plt Ketua DPR
Politik - Senin, 11 Desember 2017 - 21:41 WIB

Fadli Zon ditunjuk jadi Plt Ketua DPR

Wakil Ketua DPR koordinator bidang politik dan keamanan Fadli Zon ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPR menggantikan Setya Novanto ...
Kebijakan insentif fiskal industri akan dituntaskan
Ekonomi - Senin, 11 Desember 2017 - 20:42 WIB

Kebijakan insentif fiskal industri akan dituntaskan

Kementerian Perindustrian terus berupaya menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini."Pekerjaan rumah ini terkait kebijakan pemberian ...
Aziz Gagal Jadi Ketua DPR, Titiek Soeharto: Sebaiknya Tunggu MUNAS
Nasional - Senin, 11 Desember 2017 - 18:45 WIB

Aziz Gagal Jadi Ketua DPR, Titiek Soeharto: Sebaiknya Tunggu MUNAS

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto menilai, keputusan Badan Musyawarah (Bamus) DPR sudah tepat ...
Dedy Mulyadi: Golkar butuh perubahan komprehensif
Politik - Senin, 11 Desember 2017 - 18:15 WIB

Dedy Mulyadi: Golkar butuh perubahan komprehensif

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengusulkan agar perubahan partai tidak hanya sebatas pada pucuk pimpinan partai. Kata ...
Catatan Nasdem terkait pengesahan RUU Kepalangmerahan
Politik - Senin, 11 Desember 2017 - 17:45 WIB

Catatan Nasdem terkait pengesahan RUU Kepalangmerahan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepalangmerahan yang lama “mangkrak” rencananya akan disahkan dalam Rapat Paripurna DPR, Senin (11/12).Anggota Panja RUU Kepalangmerahan Amelia ...
Airlangga kantongi dukungan Golkar se-Jawa Barat dan DKI Jakarta
Politik - Senin, 11 Desember 2017 - 17:17 WIB

Airlangga kantongi dukungan Golkar se-Jawa Barat dan DKI Jakarta

Langkah Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto untuk menduduki calon Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto makin mulus.Pasalnya dukungan terhadap ...