Kamis, 26 April 2018 | 14.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Fahri Hamzah Sindir Jokowi Tak Hadir Reuni 212

Fahri Hamzah Sindir Jokowi Tak Hadir Reuni 212

Reporter : Rakisa | Sabtu, 2 Desember 2017 - 10:04 WIB

IMG-28429

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di reuni 212 Monas, Sabtu (2/12). Foto Istimewa.

Jakarta, kini.co.id – Sejumlah pejabat dan tokoh publik terlihat hadir dalam Reuni Alumni Aksi 212 di Monas, Sabtu (2/12/2017) termasuk Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

Dalam sambutannya ia menyampaikan kekagumannya pada persatuan umat Islam di Indonesia yang berkumpul saat ini meskipun pada aksi 212 lalu, bertujuan untuk menegakkan hukum pada penista agama. Namun kali ini meski tidak ada penista agama, umat Islam tetap mau berkumpul.

Ia pun sempat menyindir Presiden Jokowi yang tidak hadir dalam acara yang dihadiri jutaan umat Islam tersebut.

Fahri menyatakan bahwa Presiden adalah alumni 212 tetapi hari ini tidak nampak dan tidak hadir.

“Coba liat sekeliling anda liat apakah ada pa Presiden jika ada tolong bawa ke panggung dan kita doakan beliau jadi mujahid 212,” katanya.

Fahri mengatakan dirinya bukan alumni aksi 212 tapi aksi 411. Namun sudah menjadi mujahid 212.

“Saya bukan alumni 212 tapi 411, tapi Alhamdulilah sudah diumumkan bukan lagi alumni 212 tetapi mujahid/Mujahidahd 212,” kata Fahri.

Selain itu, dalam maulid itu dibacakan Al Baqarah bahwa umat Islam menjadi umat yang wasath bukan umat ekstrim, ekstrimitas adalah proyek-proyek barat.

“Jadi saya tegaskan umat Islam adalah bukan ekstim, ekstrimitas adalah proyek barat, dari ayat itu saya liat dari belakang Presiden ngangguk-ngganguk, ngerti, paham atau bagaimana,”

Ia mengatajan bahwa tidak akan ada bangsa Indonesia, jika umat Islam tidak wasath (umat yang tengah), bukan ekstrim.

“Sekarang-sekarang ini jihad, syahadat dan takbir sudah dianggap kriminal, pejabat liat bendera Al Liwa dan arr raya dianggap bendera ISIS. Kenapa demikian karena otak-otaknya ya diisi oleh syetan-syetan. Mari kita doakan semoga pejabat-pejabat Indonesia mendapat hidayah,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...