Kamis, 24 Januari 2019 | 06.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ingin Naik Peringkat, Kader PPP Diminta Dekati Kyai

Ingin Naik Peringkat, Kader PPP Diminta Dekati Kyai

Reporter : Fauzan | Senin, 4 Desember 2017 - 08:44 WIB

IMG-28466

Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy. Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan partai besar yang diperhitungkan dalam Pemilu 2009. Sebab saat itu PPP masuk peringkat 3 besar dalam Pemilu.

Ingin mengulang kesuksesan tersebut, para kader PPP diminta terus menjalin komunikasi yang baik dengan para kyai.

Hal itu dikatakan Ketua Umum DPP PPP Muhammad Romahurmuziy di Surabaya, Minggu (3/13/2017).

“Sekali PPP meraih posisi tiga besar dalam sejarah pemilu nasional dengan multipartai di Indonesia, yaitu pada Pemilu tahun 2009. Setelah 2009, peringkat PPP pada pemilu nasional terus merosot, yaitu menempati urutan 4 dalam Pemilu 2004, peringkat 6 dalam Pemilu 2009, dan semakin melorot ke peringkat 9 dalam Pemilu 2014,” jelasnya.

Ia pun berusaha agar seluruh kader dapat mengembalikan peringkat PPP ke posisi tiga besar.

Ia mengatakan cara mengembalikan prestasi itu adalah dengan merangkul seluruh kyai termasuk yang pernah memecah suara PPP.

Menurut dia, kiai yang pernah bergabung di PPP dan kemudian bergabung atau mendirikan partai politik lain berarti memiliki banyak umat.

“Kita harus berdamai dengan sejarah. Kiai-kiai yang pernah menyebabkan suara PPP berkurang harus kita rangkul kembali. Karena kalau memaksalan kader sendiri yang tidak punya elektabilitas, sama saja mengirim orang yang tidak punya keahlian berperang ke medan tempur,” jelasnya lagi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...