Selasa, 20 Februari 2018 | 08.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Anies Berpeluang Tantang Jokowi di Pilpres, Ini Tanggapan Fadli Zon

Anies Berpeluang Tantang Jokowi di Pilpres, Ini Tanggapan Fadli Zon

Reporter : Bayu Putra | Senin, 4 Desember 2017 - 11:34 WIB

IMG-28480

Anies Baswedan (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan posisi Gubernur DKI Jakarta jangan dijadikan sebagai batu loncatan. Ia berharap Anies Baswedan akan memimpin Jakarta dengan baik hingga akhir periode pada 2022.

“Anies masih konsentrasi benahi jakarta. Anies-Sandi akan menyelesaikan masa tugasnya di 2017-2022 kecuali tentu ada hal- hal lain yg disepakati partai pendukung ketika itu,” ujar Fadli usai diskusi hasil survei Indo Barometer bertajuk ‘Siapa Penantang Potensial Jokowi di 2019′, di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (4/12).

Dalam survei tersebut, Anies Baswedan menjadi posisi pertama yang dipercaya responden untuk menjadi wakil dari Prabowo Subianto dalam bursa Pemilihan Presiden 2019. Menurut Fadli, penataan Jakarta sangat diperlukan mengingat pekerjaan di ibukota juga luar biasa besar.

Selain itu, Anies-Sandi sejak awal sudah berkomitmen untuk menyelesaikan tugas mereka hingga selesai.

“Sudah ada kesepakatan dan kesepahaman Jakarta ini penting. Sementara dilakukan dulu pembenahan itu. Kita juga tidak ingin DKI itu hanya sekedar menjadi batu loncatan seperti sebelum-sebelumnya,” tutur Fadli.

Dalam hasil survei, sebanyak 22,5 persen responden memilih Anies sebagai pendamping Prabowo dalam bursa Pilpres, nilai itu tertinggi dalam hasil survei pasangan Prabowo. Hal tersebut, kata Fadli, tentunya menjadi bahan pertimbangan.

Gerindra perlu mendiskusikan terlebih dahulu kepada calon-calon mitra koalisi untuk membicarakan mengenai Cawapres yang akan maju mendampingi Prabowo. Kendati begitu, ia mengaku tidak bisa memutuskan posisi Anies dalam hal ini. “Di politik tidak ada yang tidak mungkin. Politik itu dinamis,” katanya.

Seperti diketahui, Joko Widodo pernah meninggalkan posisinya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2014 untuk mengikuti pilpres.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...
KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:20 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Langkah itu berkaitan dengan kasus dugaan ...
Bupati Nganjuk Segera Diadili
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:10 WIB

Bupati Nganjuk Segera Diadili

Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman tak lama lagi akan duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.Pasalnya penyidik Komisi ...
Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:07 WIB

Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meminta agar semua institusi penegak hukum mentaati aturan hukum yang ada. Hal ini ...