Kamis, 24 Januari 2019 | 19.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Anies Berpeluang Tantang Jokowi di Pilpres, Ini Tanggapan Fadli Zon

Anies Berpeluang Tantang Jokowi di Pilpres, Ini Tanggapan Fadli Zon

Reporter : Bayu Putra | Senin, 4 Desember 2017 - 11:34 WIB

IMG-28480

Anies Baswedan (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan posisi Gubernur DKI Jakarta jangan dijadikan sebagai batu loncatan. Ia berharap Anies Baswedan akan memimpin Jakarta dengan baik hingga akhir periode pada 2022.

“Anies masih konsentrasi benahi jakarta. Anies-Sandi akan menyelesaikan masa tugasnya di 2017-2022 kecuali tentu ada hal- hal lain yg disepakati partai pendukung ketika itu,” ujar Fadli usai diskusi hasil survei Indo Barometer bertajuk ‘Siapa Penantang Potensial Jokowi di 2019’, di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (4/12).

Dalam survei tersebut, Anies Baswedan menjadi posisi pertama yang dipercaya responden untuk menjadi wakil dari Prabowo Subianto dalam bursa Pemilihan Presiden 2019. Menurut Fadli, penataan Jakarta sangat diperlukan mengingat pekerjaan di ibukota juga luar biasa besar.

Selain itu, Anies-Sandi sejak awal sudah berkomitmen untuk menyelesaikan tugas mereka hingga selesai.

“Sudah ada kesepakatan dan kesepahaman Jakarta ini penting. Sementara dilakukan dulu pembenahan itu. Kita juga tidak ingin DKI itu hanya sekedar menjadi batu loncatan seperti sebelum-sebelumnya,” tutur Fadli.

Dalam hasil survei, sebanyak 22,5 persen responden memilih Anies sebagai pendamping Prabowo dalam bursa Pilpres, nilai itu tertinggi dalam hasil survei pasangan Prabowo. Hal tersebut, kata Fadli, tentunya menjadi bahan pertimbangan.

Gerindra perlu mendiskusikan terlebih dahulu kepada calon-calon mitra koalisi untuk membicarakan mengenai Cawapres yang akan maju mendampingi Prabowo. Kendati begitu, ia mengaku tidak bisa memutuskan posisi Anies dalam hal ini. “Di politik tidak ada yang tidak mungkin. Politik itu dinamis,” katanya.

Seperti diketahui, Joko Widodo pernah meninggalkan posisinya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2014 untuk mengikuti pilpres.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...