Friday, 20 July 2018 | 02.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Anies Berpeluang Tantang Jokowi di Pilpres, Ini Tanggapan Fadli Zon

Anies Berpeluang Tantang Jokowi di Pilpres, Ini Tanggapan Fadli Zon

Reporter : Bayu Putra | Monday, 4 December 2017 - 11:34 WIB

IMG-28480

Anies Baswedan (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan posisi Gubernur DKI Jakarta jangan dijadikan sebagai batu loncatan. Ia berharap Anies Baswedan akan memimpin Jakarta dengan baik hingga akhir periode pada 2022.

“Anies masih konsentrasi benahi jakarta. Anies-Sandi akan menyelesaikan masa tugasnya di 2017-2022 kecuali tentu ada hal- hal lain yg disepakati partai pendukung ketika itu,” ujar Fadli usai diskusi hasil survei Indo Barometer bertajuk ‘Siapa Penantang Potensial Jokowi di 2019’, di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (4/12).

Dalam survei tersebut, Anies Baswedan menjadi posisi pertama yang dipercaya responden untuk menjadi wakil dari Prabowo Subianto dalam bursa Pemilihan Presiden 2019. Menurut Fadli, penataan Jakarta sangat diperlukan mengingat pekerjaan di ibukota juga luar biasa besar.

Selain itu, Anies-Sandi sejak awal sudah berkomitmen untuk menyelesaikan tugas mereka hingga selesai.

“Sudah ada kesepakatan dan kesepahaman Jakarta ini penting. Sementara dilakukan dulu pembenahan itu. Kita juga tidak ingin DKI itu hanya sekedar menjadi batu loncatan seperti sebelum-sebelumnya,” tutur Fadli.

Dalam hasil survei, sebanyak 22,5 persen responden memilih Anies sebagai pendamping Prabowo dalam bursa Pilpres, nilai itu tertinggi dalam hasil survei pasangan Prabowo. Hal tersebut, kata Fadli, tentunya menjadi bahan pertimbangan.

Gerindra perlu mendiskusikan terlebih dahulu kepada calon-calon mitra koalisi untuk membicarakan mengenai Cawapres yang akan maju mendampingi Prabowo. Kendati begitu, ia mengaku tidak bisa memutuskan posisi Anies dalam hal ini. “Di politik tidak ada yang tidak mungkin. Politik itu dinamis,” katanya.

Seperti diketahui, Joko Widodo pernah meninggalkan posisinya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2014 untuk mengikuti pilpres.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...