Kamis, 22 Februari 2018 | 06.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Gembong ISIS Bahrun Naim Dikabarkan Tewas, Reaksi Keluarga Biasa Saja

Gembong ISIS Bahrun Naim Dikabarkan Tewas, Reaksi Keluarga Biasa Saja

Reporter : Fauzan | Senin, 4 Desember 2017 - 11:46 WIB

IMG-28485

ISIS (ist)

Jakarta, kini.co.id – Gembong ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim dikabarkan tewas di medan perang, Senin (4/12/2017) pagi.

Terkait kabar tersebut, pengacara Bahrun Naim, Anis Prijo Anshorie mengatakan pihak keluarga belum mengetahuinya.

Sehingga tidak ada dilakukan upacara atau tanda sedang berduka di kediaman mereka di RT 01 RW 01 Kelurahan Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo.

“Saya kabari, kemudian saya tanya, ‘Sudah dapat kabar dereng (belum) pak. Bapaknya Mas Bahrun Naim malah tanya tentang kabar apa? Lalu saya bilang kabar kalau Mas Bahrun Naim gugur. Bapaknya bilang belum ada kabar,” ujar Anis.

Mengetahui kabar tersebut, menurut Anis, jika pihak keluarga tak menunjukkan respons yang berlebihan.

“Reaksi keluarga hanya biasa-biasa saja,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata  KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:42 WIB

Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah membantah tudingan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lembaga antirasuah ini bersekongkol ...
KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:33 WIB

KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro

Mantan Menteri Perekonomian, Dorojatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, (21/2).Ia diperiksa sebagai saksi dalam ...
Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah  Kemen PUPR diapresiasi
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 WIB

Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah Kemen PUPR diapresiasi

Berbagai musibah dalam proyek infrastruktur yang belakangan terjadi mendapat sorotan dari DPR. Anggota Komisi VI Nyat Kadir menyatakan menyesalkan terjadinya ...
Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:46 WIB

Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Politikus PKS, Yudi Widiana Adia untuk dijatuhi hukuman 10 tahun penjara."Menuntut supaya majelis hakim ...
Mantan Dokter Novanto Segera Diadili
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:42 WIB

Mantan Dokter Novanto Segera Diadili

Bimanesh Sutardjo bakal segera diadili atas kasus dugaan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan ...
KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat
Peristiwa - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:58 WIB

KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti insiden kecelakaan kerja pada sejumlah proyek infrastruktur di tanah air.Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ...