Friday, 20 July 2018 | 09.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Industri mainan Indonesia penuhi 60 persen pasar global

Industri mainan Indonesia penuhi 60 persen pasar global

Reporter : Sindi Violinda | Monday, 4 December 2017 - 22:35 WIB

IMG-28495

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono (kiri) serta Executive Vice President and Chief Supply Chain Officer, Mattel, Inc. Peter Gibbon memperhatikan berbagai model boneka Barbie produksi PT Mattel Indonesia di Cikarang, Bekasi, Senin (4/12). KiniNews/Humas Kemenperin.

Jakarta, kini.co.id – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan apresiasinya kepada PT Mattel Indonesia yang sukses mengembangkan industri mainan di Indonesia yang sudah 25 tahun.

Menperin mengaku sangat bangga karena Indonesia adalah produsen boneka merek Barbie terbesar di dunia yang dihasilkan PT Mattel Indonesia.

Perusahaan ini memasok 60 persen ke seluruh pasar global atau telah mengungguli produksi China. 

“Enam dari 10 boneka yang beredar di dunia itu berasal dari Indonesia, dibuat dengan tangan-tangan terampil anak bangsa kita,” ujar Airlangga pada Peringatan Ulang Tahun ke-25 PT Mattel Indonesia di Cikarang, Bekasi, Senin (4/11).

Airlangga mengemukakan, kinerja industri mainan memberikan kontribusi cukup signifikan bagi pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional. Terlebih lagi, industri mainan tergolong sektor padat karya yang berorientasi ekspor.

“Kami sampaikan bahwa ekspor komoditi mainan sampai dengan bulan September tahun 2017 ini mencapai USD 228,39 juta atau naik sebesar 8,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 (YoY) sebesar USD209,59 juta,” paparnya.

Selanjutnya, kata dia penyerapan tenaga kerja di sektor industri mainan sebanyak 23.116 orang dengan nilai investasi pada tahun 2016 sebesar USD14,76 juta dan sampai triwulan III tahun 2017 telah mencapai USD9,52 juta.

“Aktivitas industri yang konsisten membawa dampak yang luas bagi perekonomian nasional. Multiplier effectstersebut antara lain peningkatan pada nilai tambah bahan baku dalam negeri, penyerapan tenaga kerjalokal, dan penerimaan devisa dari ekspor,” sebut Airlangga.

Menperin mengungkapkan, pihaknya tengah mengusulkan suatu skema insentif baru bagi industri nasional agar kinerjanya semakin produktif dan berdaya saing di tingkat global.

Salah satunya untuk industri padat karya berorientasi ekspor, yang akan diberikan fasilitas berupa pengurangan pajak melalui penghitungan berbasis kepada jumlah penyerapan tenaga kerjanya.

“Misalnya, mereka mempekerjakan sebanyak 1.000, 3.000 atau di atas 5.000 tenaga kerja. Itu kami akan berikan scheme tax allowancetersendiri. Ini yang sedang kami bahas dengan Kementerian Keuangan,” ungkapnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...