Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Jonan ditengarai tahu banyak informasi soal kasus suap Ditjen Hubla

Jonan ditengarai tahu banyak informasi soal kasus suap Ditjen Hubla

Reporter : Zainal Bakri | Senin, 4 Desember 2017 - 22:51 WIB

IMG-28497

Barang bukti OTT KPK di kasus suap. KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan disebut memiliki sejumlah informasi terkait kasus suap perizinan di pengadaan proyek-proyek di lingkungan Ditjen Perhubungan laut tahun anggaran 2016 dan 2017.

Oleh karena itu penyidik membutuhkan keterangan Menteri ESDM itu sebagai saksi.

“Pak Jonan dalam kapasitasnya sebagai mantan Menteri Perhubungan. Jadi penyidik menganggap bahwa pak Jonan memiliki informasi-informasi yang dibutuhkan untuk pendalaman di proses penyidikan ini,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha di gedung KPK, Jakarta, Senin (4/12).

Seperti diketahui Jonan dipanggil KPK, namun ia tidak memenuhi panggilan KPK dan telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada KPK.

“Alasan ketidakhadirannya adalah telah diagenda sebelumnya itu dia menerima tamu yaitu Menteri Energi Etiopia,” ujarnya.

Adapun pemanggilan terhadap Jonan, kata Priharsa, akan dilakukan lagi oleh penyidik dalam waktu yang tidak lama.

Namun, dia belum bisa memberi kepastian kapan penjadwalan ulang itu.

“Jadinya pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dijadwalkan ulang dalam waktu tidak lama,” paparnya.

Jonan dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untik diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirjen Perhubungan Laut A Tonny Budiono (ATB) dalam kasus suap terkait perizinan pengadaan proyek-proyek di Ditjen Perhubungan Laut.

“Jonan akan diperiksa sebagai saksi untuk ATB,” katanya kepada awak media.

Belum diketahui apa yang ingin ditelisik dari Jonan yang merupakan Mantan Menteri Perhubungan RI itu era 2014-2016.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) A Tonny Budiono (ATB) sebagai tersangka penerimaan suap.

Tonny diduga menerima suap terkait perizinan pengadaan proyek-proyek di Ditjen Hubla.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:24 WIB

BPP Prabowo Sandi: Dhani Tak Sebut Objek Spesifik Ungkapan ‘Idiot’

tatus tersangka yang disandang Ahmad Dhani dinilai tak memenuhi syarat. Hal itu karena dalam video itu Dhani dinilai tak menyebutkan ...
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:17 WIB

Tersangka, Ahmad Dhani Bakal Dicekal ke Luar Negeri

Musisi dan Politisi Ahmad Dhani Prasetyo resmi menjadi tersangka pencemaran nama baik yang menyebut massa peserta aksi yang kontra dengan ...
Politik - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:45 WIB

Jokowi Akan Pimpin Apel Akbar Santri Nusantara, Kampanye?

Presiden RI, Joko Widodo dikabarkan akan memimpin Apel Akbar Santri Nusantara 2018 di Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu (20/10). Dalam acara ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...