Kamis, 24 Januari 2019 | 06.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Anggap Hukum Berat Sebelah, Alasan Gumilar Hina Jokowi di Facebook

Anggap Hukum Berat Sebelah, Alasan Gumilar Hina Jokowi di Facebook

Reporter : Fauzan | Selasa, 5 Desember 2017 - 11:09 WIB

IMG-28504

UU ITE. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Seorang pria di Pamulang, Tangerang Selatan diamankan Bareskrim Polri karena diduga menghina Presiden Jokowi di media sosial.

Pria bernama Cahyo Gumilar (40) itu diduga menghina Presiden dan memposting konten yang bersifat ancaman, SARA dan menghina lambang negara.

Wakabareskrim Irjen Antam Novambar, Selasa (5/12/2017) mengatakan Gumilar mengakui semua perbuatannya dan mengatakan melakukan itu karena merasa hukum tidak adil dan berat sebelah.

Gumilar merasa merasa terpanggil jiwanya, dengan alasan hukum pada saat ini berat sebelah serta telah melakukan kriminalisasi terhadap para ulama.

“Motivasi Pelaku melakukan perbuatan tersebut adalah sebagai panggilan jiwa,” kata Antam.

Setelah dilakukan penangkapan, polisi langsung melakukan penggeledahan dirumah pelaku. Dalam kegiatan itu aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

Antara lain, satu HP Vivo, satu Laptop merk Toshiba, satu buah Hardisk merk Toshiba, satu buah Handycam, satu kamera digital, satu buah pedang, satu bendera Tauhid, satu buah bendera Palestina, tiga) buah bendera LPI (Sayap Juang FPI, satu buah rompi hitam bergambar bendera Palestine, dan KTP.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 45A ayat (2) Jo 28 ayat (2) dan/atau pasal 45B Jo Pasal 29 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik dan/atau 207 KUHPidana.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...