Kamis, 26 April 2018 | 14.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Anggap Hukum Berat Sebelah, Alasan Gumilar Hina Jokowi di Facebook

Anggap Hukum Berat Sebelah, Alasan Gumilar Hina Jokowi di Facebook

Reporter : Fauzan | Selasa, 5 Desember 2017 - 11:09 WIB

IMG-28504

UU ITE. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Seorang pria di Pamulang, Tangerang Selatan diamankan Bareskrim Polri karena diduga menghina Presiden Jokowi di media sosial.

Pria bernama Cahyo Gumilar (40) itu diduga menghina Presiden dan memposting konten yang bersifat ancaman, SARA dan menghina lambang negara.

Wakabareskrim Irjen Antam Novambar, Selasa (5/12/2017) mengatakan Gumilar mengakui semua perbuatannya dan mengatakan melakukan itu karena merasa hukum tidak adil dan berat sebelah.

Gumilar merasa merasa terpanggil jiwanya, dengan alasan hukum pada saat ini berat sebelah serta telah melakukan kriminalisasi terhadap para ulama.

“Motivasi Pelaku melakukan perbuatan tersebut adalah sebagai panggilan jiwa,” kata Antam.

Setelah dilakukan penangkapan, polisi langsung melakukan penggeledahan dirumah pelaku. Dalam kegiatan itu aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

Antara lain, satu HP Vivo, satu Laptop merk Toshiba, satu buah Hardisk merk Toshiba, satu buah Handycam, satu kamera digital, satu buah pedang, satu bendera Tauhid, satu buah bendera Palestina, tiga) buah bendera LPI (Sayap Juang FPI, satu buah rompi hitam bergambar bendera Palestine, dan KTP.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 45A ayat (2) Jo 28 ayat (2) dan/atau pasal 45B Jo Pasal 29 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik dan/atau 207 KUHPidana.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...