Jumat, 19 Oktober 2018 | 17.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Anggap Hukum Berat Sebelah, Alasan Gumilar Hina Jokowi di Facebook

Anggap Hukum Berat Sebelah, Alasan Gumilar Hina Jokowi di Facebook

Reporter : Fauzan | Selasa, 5 Desember 2017 - 11:09 WIB

IMG-28504

UU ITE. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Seorang pria di Pamulang, Tangerang Selatan diamankan Bareskrim Polri karena diduga menghina Presiden Jokowi di media sosial.

Pria bernama Cahyo Gumilar (40) itu diduga menghina Presiden dan memposting konten yang bersifat ancaman, SARA dan menghina lambang negara.

Wakabareskrim Irjen Antam Novambar, Selasa (5/12/2017) mengatakan Gumilar mengakui semua perbuatannya dan mengatakan melakukan itu karena merasa hukum tidak adil dan berat sebelah.

Gumilar merasa merasa terpanggil jiwanya, dengan alasan hukum pada saat ini berat sebelah serta telah melakukan kriminalisasi terhadap para ulama.

“Motivasi Pelaku melakukan perbuatan tersebut adalah sebagai panggilan jiwa,” kata Antam.

Setelah dilakukan penangkapan, polisi langsung melakukan penggeledahan dirumah pelaku. Dalam kegiatan itu aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

Antara lain, satu HP Vivo, satu Laptop merk Toshiba, satu buah Hardisk merk Toshiba, satu buah Handycam, satu kamera digital, satu buah pedang, satu bendera Tauhid, satu buah bendera Palestina, tiga) buah bendera LPI (Sayap Juang FPI, satu buah rompi hitam bergambar bendera Palestine, dan KTP.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 45A ayat (2) Jo 28 ayat (2) dan/atau pasal 45B Jo Pasal 29 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik dan/atau 207 KUHPidana.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:30 WIB

Resolusi Dunia Yang Lebih Aman, Damai, dan Berkeadilan di IPU 139

Delegasi Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Fadli Zon, Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf dan Wakil Ketua ...