Kamis, 24 Januari 2019 | 06.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Konferensi Dukungan Hak Kemerdekaan Palestina Digelar di Jakarta

Konferensi Dukungan Hak Kemerdekaan Palestina Digelar di Jakarta

Reporter : Rakisa | Selasa, 5 Desember 2017 - 14:57 WIB

IMG-28516

Panitia International Conference In Defending Palestinian Right dalam keterangan pers di Phunam Coffe, Jakarta Pusat, Selasa (5/12). KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Dalam mendukung kemerdekaan hak rakyat Palestina atas penjajahan zionis Yahudi, sejumlah organisasi masyarakat sipil yakni Voice of Palestine bersama Mer-C dan International Union of NGO’s to Support right of the Palestinians akan menggelar konferensi peringatan deklarasi Balfour.

Mutjahid Hashem, Ketua panitia Internasional Conference In Defending Palestinian Rights menjelaskan bahwa deklarasi Balfour dikeluarkan oleh kerjaan Inggris kepada federasi zionis internasional yang diberikan kepada Yahudi.

Isinya dalam deklarasi itu adalah memberikan tanah kepada Yahudi untuk nenjadikan Palestina sebagai tanah air bangsa Yahudi.

“Dan inilah malapetaka yang sudah terjadi hampir 100 tahun, konferensi ini merupakan peringatan penolakan dari hal itu,” kata Mutjahid dalam keterangan persnya di Phunam Coffe, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).

Sejak saat itu terjadi penindasan terhadap rakyat Palestina. Maka dari itu konferensi nanti merupakan solidaritas dari bangsa Palestina atas keridak kesewenangan zionis.

Mutjahid menjelaskan konferensi ini akan digelar pada 7-8 Desember 2017 di Gedung Nusantara V Parlemen Senayan, Jakarta.

Konferensi ini akan di buka oleh Ketua MPR, Zulkifli Hasan dan acara ditutup pada 7 Desember 2017 oleh Din Syamsuddin, selalu Ketua Inisiatif Persaudaraan Indonesia- Palestina.

Adapun peserta berasal dari Malaysia, Filipina , Thailand dan juga negara- negara muslim lainnya.

Dijadwalkan beberapa tokoh politik, pengamat dan pemerhati Timur Tengah akan menjadi pembicara dalam konferensi itu.

Dr Ahmad Sorous Nejad, salah satu pemateri yang akan memberikan pemaparannya dalam konferensi nanti mengajak kepada seluruh elemen sipil, aktivis dan lainnya diseluruh dunia untuk memberikan dukungan atas kemerdekaan bangsa Palestina.

Ia juga mengemukakan untuk tidak membenci Yahudi karena pada dasarnya kaum Yahudi adalah hanya diperalat oleh sebuah kumpulan politik internasional yakni zionis itu sendiri.

“Bahwa sesungguhnya dibalik pencaplokan bangsa Palestina yang sudah seratus tahun ini adalah zionis,” kata pengajar Zaituna Institut Iran ini. []

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...