Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Konferensi Dukungan Hak Kemerdekaan Palestina Digelar di Jakarta

Konferensi Dukungan Hak Kemerdekaan Palestina Digelar di Jakarta

Reporter : Rakisa | Selasa, 5 Desember 2017 - 14:57 WIB

IMG-28516

Panitia International Conference In Defending Palestinian Right dalam keterangan pers di Phunam Coffe, Jakarta Pusat, Selasa (5/12). KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Dalam mendukung kemerdekaan hak rakyat Palestina atas penjajahan zionis Yahudi, sejumlah organisasi masyarakat sipil yakni Voice of Palestine bersama Mer-C dan International Union of NGO’s to Support right of the Palestinians akan menggelar konferensi peringatan deklarasi Balfour.

Mutjahid Hashem, Ketua panitia Internasional Conference In Defending Palestinian Rights menjelaskan bahwa deklarasi Balfour dikeluarkan oleh kerjaan Inggris kepada federasi zionis internasional yang diberikan kepada Yahudi.

Isinya dalam deklarasi itu adalah memberikan tanah kepada Yahudi untuk nenjadikan Palestina sebagai tanah air bangsa Yahudi.

“Dan inilah malapetaka yang sudah terjadi hampir 100 tahun, konferensi ini merupakan peringatan penolakan dari hal itu,” kata Mutjahid dalam keterangan persnya di Phunam Coffe, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).

Sejak saat itu terjadi penindasan terhadap rakyat Palestina. Maka dari itu konferensi nanti merupakan solidaritas dari bangsa Palestina atas keridak kesewenangan zionis.

Mutjahid menjelaskan konferensi ini akan digelar pada 7-8 Desember 2017 di Gedung Nusantara V Parlemen Senayan, Jakarta.

Konferensi ini akan di buka oleh Ketua MPR, Zulkifli Hasan dan acara ditutup pada 7 Desember 2017 oleh Din Syamsuddin, selalu Ketua Inisiatif Persaudaraan Indonesia- Palestina.

Adapun peserta berasal dari Malaysia, Filipina , Thailand dan juga negara- negara muslim lainnya.

Dijadwalkan beberapa tokoh politik, pengamat dan pemerhati Timur Tengah akan menjadi pembicara dalam konferensi itu.

Dr Ahmad Sorous Nejad, salah satu pemateri yang akan memberikan pemaparannya dalam konferensi nanti mengajak kepada seluruh elemen sipil, aktivis dan lainnya diseluruh dunia untuk memberikan dukungan atas kemerdekaan bangsa Palestina.

Ia juga mengemukakan untuk tidak membenci Yahudi karena pada dasarnya kaum Yahudi adalah hanya diperalat oleh sebuah kumpulan politik internasional yakni zionis itu sendiri.

“Bahwa sesungguhnya dibalik pencaplokan bangsa Palestina yang sudah seratus tahun ini adalah zionis,” kata pengajar Zaituna Institut Iran ini. []

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:24 WIB

BPP Prabowo Sandi: Dhani Tak Sebut Objek Spesifik Ungkapan ‘Idiot’

tatus tersangka yang disandang Ahmad Dhani dinilai tak memenuhi syarat. Hal itu karena dalam video itu Dhani dinilai tak menyebutkan ...
Hukum - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:17 WIB

Tersangka, Ahmad Dhani Bakal Dicekal ke Luar Negeri

Musisi dan Politisi Ahmad Dhani Prasetyo resmi menjadi tersangka pencemaran nama baik yang menyebut massa peserta aksi yang kontra dengan ...
Politik - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:45 WIB

Jokowi Akan Pimpin Apel Akbar Santri Nusantara, Kampanye?

Presiden RI, Joko Widodo dikabarkan akan memimpin Apel Akbar Santri Nusantara 2018 di Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu (20/10). Dalam acara ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...