Kamis, 22 Februari 2018 | 06.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Konferensi Dukungan Hak Kemerdekaan Palestina Digelar di Jakarta

Konferensi Dukungan Hak Kemerdekaan Palestina Digelar di Jakarta

Reporter : Rakisa | Selasa, 5 Desember 2017 - 14:57 WIB

IMG-28516

Panitia International Conference In Defending Palestinian Right dalam keterangan pers di Phunam Coffe, Jakarta Pusat, Selasa (5/12). KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Dalam mendukung kemerdekaan hak rakyat Palestina atas penjajahan zionis Yahudi, sejumlah organisasi masyarakat sipil yakni Voice of Palestine bersama Mer-C dan International Union of NGO’s to Support right of the Palestinians akan menggelar konferensi peringatan deklarasi Balfour.

Mutjahid Hashem, Ketua panitia Internasional Conference In Defending Palestinian Rights menjelaskan bahwa deklarasi Balfour dikeluarkan oleh kerjaan Inggris kepada federasi zionis internasional yang diberikan kepada Yahudi.

Isinya dalam deklarasi itu adalah memberikan tanah kepada Yahudi untuk nenjadikan Palestina sebagai tanah air bangsa Yahudi.

“Dan inilah malapetaka yang sudah terjadi hampir 100 tahun, konferensi ini merupakan peringatan penolakan dari hal itu,” kata Mutjahid dalam keterangan persnya di Phunam Coffe, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).

Sejak saat itu terjadi penindasan terhadap rakyat Palestina. Maka dari itu konferensi nanti merupakan solidaritas dari bangsa Palestina atas keridak kesewenangan zionis.

Mutjahid menjelaskan konferensi ini akan digelar pada 7-8 Desember 2017 di Gedung Nusantara V Parlemen Senayan, Jakarta.

Konferensi ini akan di buka oleh Ketua MPR, Zulkifli Hasan dan acara ditutup pada 7 Desember 2017 oleh Din Syamsuddin, selalu Ketua Inisiatif Persaudaraan Indonesia- Palestina.

Adapun peserta berasal dari Malaysia, Filipina , Thailand dan juga negara- negara muslim lainnya.

Dijadwalkan beberapa tokoh politik, pengamat dan pemerhati Timur Tengah akan menjadi pembicara dalam konferensi itu.

Dr Ahmad Sorous Nejad, salah satu pemateri yang akan memberikan pemaparannya dalam konferensi nanti mengajak kepada seluruh elemen sipil, aktivis dan lainnya diseluruh dunia untuk memberikan dukungan atas kemerdekaan bangsa Palestina.

Ia juga mengemukakan untuk tidak membenci Yahudi karena pada dasarnya kaum Yahudi adalah hanya diperalat oleh sebuah kumpulan politik internasional yakni zionis itu sendiri.

“Bahwa sesungguhnya dibalik pencaplokan bangsa Palestina yang sudah seratus tahun ini adalah zionis,” kata pengajar Zaituna Institut Iran ini. []

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata  KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:42 WIB

Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah membantah tudingan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lembaga antirasuah ini bersekongkol ...
KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:33 WIB

KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro

Mantan Menteri Perekonomian, Dorojatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, (21/2).Ia diperiksa sebagai saksi dalam ...
Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah  Kemen PUPR diapresiasi
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 WIB

Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah Kemen PUPR diapresiasi

Berbagai musibah dalam proyek infrastruktur yang belakangan terjadi mendapat sorotan dari DPR. Anggota Komisi VI Nyat Kadir menyatakan menyesalkan terjadinya ...
Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:46 WIB

Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Politikus PKS, Yudi Widiana Adia untuk dijatuhi hukuman 10 tahun penjara."Menuntut supaya majelis hakim ...
Mantan Dokter Novanto Segera Diadili
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:42 WIB

Mantan Dokter Novanto Segera Diadili

Bimanesh Sutardjo bakal segera diadili atas kasus dugaan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan ...
KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat
Peristiwa - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:58 WIB

KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti insiden kecelakaan kerja pada sejumlah proyek infrastruktur di tanah air.Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ...