Friday, 20 July 2018 | 09.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Konferensi Dukungan Hak Kemerdekaan Palestina Digelar di Jakarta

Konferensi Dukungan Hak Kemerdekaan Palestina Digelar di Jakarta

Reporter : Rakisa | Tuesday, 5 December 2017 - 14:57 WIB

IMG-28516

Panitia International Conference In Defending Palestinian Right dalam keterangan pers di Phunam Coffe, Jakarta Pusat, Selasa (5/12). KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Dalam mendukung kemerdekaan hak rakyat Palestina atas penjajahan zionis Yahudi, sejumlah organisasi masyarakat sipil yakni Voice of Palestine bersama Mer-C dan International Union of NGO’s to Support right of the Palestinians akan menggelar konferensi peringatan deklarasi Balfour.

Mutjahid Hashem, Ketua panitia Internasional Conference In Defending Palestinian Rights menjelaskan bahwa deklarasi Balfour dikeluarkan oleh kerjaan Inggris kepada federasi zionis internasional yang diberikan kepada Yahudi.

Isinya dalam deklarasi itu adalah memberikan tanah kepada Yahudi untuk nenjadikan Palestina sebagai tanah air bangsa Yahudi.

“Dan inilah malapetaka yang sudah terjadi hampir 100 tahun, konferensi ini merupakan peringatan penolakan dari hal itu,” kata Mutjahid dalam keterangan persnya di Phunam Coffe, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).

Sejak saat itu terjadi penindasan terhadap rakyat Palestina. Maka dari itu konferensi nanti merupakan solidaritas dari bangsa Palestina atas keridak kesewenangan zionis.

Mutjahid menjelaskan konferensi ini akan digelar pada 7-8 Desember 2017 di Gedung Nusantara V Parlemen Senayan, Jakarta.

Konferensi ini akan di buka oleh Ketua MPR, Zulkifli Hasan dan acara ditutup pada 7 Desember 2017 oleh Din Syamsuddin, selalu Ketua Inisiatif Persaudaraan Indonesia- Palestina.

Adapun peserta berasal dari Malaysia, Filipina , Thailand dan juga negara- negara muslim lainnya.

Dijadwalkan beberapa tokoh politik, pengamat dan pemerhati Timur Tengah akan menjadi pembicara dalam konferensi itu.

Dr Ahmad Sorous Nejad, salah satu pemateri yang akan memberikan pemaparannya dalam konferensi nanti mengajak kepada seluruh elemen sipil, aktivis dan lainnya diseluruh dunia untuk memberikan dukungan atas kemerdekaan bangsa Palestina.

Ia juga mengemukakan untuk tidak membenci Yahudi karena pada dasarnya kaum Yahudi adalah hanya diperalat oleh sebuah kumpulan politik internasional yakni zionis itu sendiri.

“Bahwa sesungguhnya dibalik pencaplokan bangsa Palestina yang sudah seratus tahun ini adalah zionis,” kata pengajar Zaituna Institut Iran ini. []

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...