Kamis, 14 November 2019 | 00.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Konferensi Dukungan Hak Kemerdekaan Palestina Digelar di Jakarta

Konferensi Dukungan Hak Kemerdekaan Palestina Digelar di Jakarta

Reporter : Rakisa | Selasa, 5 Desember 2017 - 14:57 WIB

IMG-28516

Panitia International Conference In Defending Palestinian Right dalam keterangan pers di Phunam Coffe, Jakarta Pusat, Selasa (5/12). KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Dalam mendukung kemerdekaan hak rakyat Palestina atas penjajahan zionis Yahudi, sejumlah organisasi masyarakat sipil yakni Voice of Palestine bersama Mer-C dan International Union of NGO’s to Support right of the Palestinians akan menggelar konferensi peringatan deklarasi Balfour.

Mutjahid Hashem, Ketua panitia Internasional Conference In Defending Palestinian Rights menjelaskan bahwa deklarasi Balfour dikeluarkan oleh kerjaan Inggris kepada federasi zionis internasional yang diberikan kepada Yahudi.

Isinya dalam deklarasi itu adalah memberikan tanah kepada Yahudi untuk nenjadikan Palestina sebagai tanah air bangsa Yahudi.

“Dan inilah malapetaka yang sudah terjadi hampir 100 tahun, konferensi ini merupakan peringatan penolakan dari hal itu,” kata Mutjahid dalam keterangan persnya di Phunam Coffe, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).

Sejak saat itu terjadi penindasan terhadap rakyat Palestina. Maka dari itu konferensi nanti merupakan solidaritas dari bangsa Palestina atas keridak kesewenangan zionis.

Mutjahid menjelaskan konferensi ini akan digelar pada 7-8 Desember 2017 di Gedung Nusantara V Parlemen Senayan, Jakarta.

Konferensi ini akan di buka oleh Ketua MPR, Zulkifli Hasan dan acara ditutup pada 7 Desember 2017 oleh Din Syamsuddin, selalu Ketua Inisiatif Persaudaraan Indonesia- Palestina.

Adapun peserta berasal dari Malaysia, Filipina , Thailand dan juga negara- negara muslim lainnya.

Dijadwalkan beberapa tokoh politik, pengamat dan pemerhati Timur Tengah akan menjadi pembicara dalam konferensi itu.

Dr Ahmad Sorous Nejad, salah satu pemateri yang akan memberikan pemaparannya dalam konferensi nanti mengajak kepada seluruh elemen sipil, aktivis dan lainnya diseluruh dunia untuk memberikan dukungan atas kemerdekaan bangsa Palestina.

Ia juga mengemukakan untuk tidak membenci Yahudi karena pada dasarnya kaum Yahudi adalah hanya diperalat oleh sebuah kumpulan politik internasional yakni zionis itu sendiri.

“Bahwa sesungguhnya dibalik pencaplokan bangsa Palestina yang sudah seratus tahun ini adalah zionis,” kata pengajar Zaituna Institut Iran ini. []

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...